there’s something about geometry + architecture

April 4, 2012

Geometri dan Bentuk Tubuh Manusia

Filed under: architecture and other arts,perception — sisbut @ 19:12

Banyak buku gambar yang memulai pembelajaran berdasarkan bentuk-bentuk dasar seperti kubus, lingkaran, ataupun prisma. Bentuk-bentuk ini mendasari gambar dan menjadikan latihan awal dalam menggambarkan sosok manusia.

 

Tubuh manusia digambarkan sebagai kumpulan volume 3D yang terkait satu sama lainnya, bagian sendi disimbolkan dengan bola dengan kemampuan untuk berputar sesuai dengan kemampuan sendi. Bola tersebut menghubungkan bentuk geometris bersudut di dalam tubuh berupa benda ini adalah tulang. Bentuk tulang asli memang tidak 3D namun volume yang menutupi berupa daging memberikan bantuk kepada tulang sehingga mereka dapat dilambangkan sebagai sebuah bangun 3D.

Bentuk-bentuk ini kemudian mengikuti bagian yang sesuai dengan susunan rangka dan volume dari bagian manusia. Tidak hanya itu, setiap bagian masih dapat disederhanakan menjadi sebuah bentuk geometri.

Bentuk-bentuk dasar ini justru digunakan kembali dalam seni beraliran kubisme. Bentuk kubus dan bentuk lingkaran dikembangkan untuk mencapai sebuah komposisi seperti terlihat dalam karyanya Pablo Picasso yang berjudul The Mandolin:

The Mandolin karya Picasso

Leonardo da Vinci mengambil perbandingan ini lebih jauh lagi hingga menemukan perbandingan tertentu pada modelnya Vitruvian Man. Rumusan yang diambil berdasarkan buku yang ditulis Vitruvius, De architectura:

Vitruvian Man karya Leonardo da Vinci

Le Corbusier, juga merumuskan perbandingan yang ia buat berdasarkan bentuk geometri tertentu dengan perbandingan dan proporsi yang diambil ketika seseorang meregangkan tanganya dan mencapai ketinggian 2.20 meter. Ide awalnya, Le Corbusier berusaha untuk mentranslasikan perbedaan satuan penghitungan antara inch dan meter.

The Modulor karya Le Corbusier

Pengertian akan geometri dan penemuan rumus-rumus serta proporsi tertentu membantu manusia untuk mendapatkan gambaran akan bentuk. Terutama bagi mereka yang sangat menyukai matematika, bentuk-bentuk 3D ini tidak akan lepas dari perhitungan dan presisi. Namun lewat ekspresi dalam karya seni, sebagai contoh aliran kubisme, benda-benda yang semula tampak kaku dengan perbandingan yang ketat dapat digambarkan dengan lebih bebas. Tidak hanya itu, bentuk sederhana tersebut juga digunakan mereka yang menggambar kartun seperti contoh di bawah ini:

Stop - Cyanide and Happiness

Bentuk-bentuk geometri tampaknya tidak akan lepas dari bagaimana seseorang melihat dunia. Mulai dari usaha Leonardo da Vinci  untuk mengejar kesempurnaan dalam bentuk tubuh manusia hingga The Modulor milik Le Corbusier. Namun di tengah kerumitan dan perhitungan yang seolah-olah mengejar kebenaran dan suatu standar akan penilaian manusia, kita juga berusaha untuk menyederhanakan bentuk kembali ke bentuk dasar dan bentuk 3 dimensi. Kerumitan dalam 3D dapat disederhakan dengan bentuk 2D untuk menghasilkan proyeksi tertentu seperti contoh pada gambar di atas, rupa manusia disederhanakan menjadi bentuk berupa lingkaran (kepala), segiempat (badan), garis (untuk tangan, kaki & mulut), dan titik (biji mata). Geometri tampaknya tidak akan lepas dari persepsi sesorang selama kita masih mencari asosiasi berupa keserupaan bentuk akan bentuk lain terutama adanya pembelajaran ilmu dasar berupa geometri itu sendiri.

Daftar Pustaka:
Art of Drawing the Human Body
. Sterling Publishing Co., Inc. 2004
Borenstein, Sheldon. See, Feel, Trace, Draw It. DNP.

http://en.wikipedia.org/wiki/Vitruvian_Man

http://en.wikipedia.org/wiki/The_Modulor

Sumber gambar:

About these ads

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: