there’s something about geometry + architecture

March 23, 2011

Sebuah Nilai yang Berasal dari Keagungan Tuhan Angka 1,618

Filed under: classical aesthetics — evita18 @ 14:47
Tags: ,

Di dunia ini banyak sekali misteri yang belum kita ketahui, jujur saja setelah mengikuti mata kuliah geometri pun banyak hal baru yang saya ketahui yang tidak pernah saya sangka. Salah satunya perbandingan geometri pada tubuh manusia.
Yang ingin saya bahas disini adalah mengenai keistimewaan angka phi (1,618) yang telah banyak diteliti misterinya oleh para pakar bahwa angka ini menjadi angka perbandingan agung yang telah dititipkan Tuhan untuk manusia.
Apabila dari kita ada yang telah menonton karya fiksi Dan Brown, the Da vinci Code, di salah satu bab dalam film tersebut diceritakan mengeni pembagian agung dalam deret Fibonacci.
Pembagian agung yang seringkali disebut Divine Proportion atau golden section adalah sebuah perbandingan yang ditentukan oleh angka phi (1,618). Phi sendiri dapat digambarkan sebagai berikut

Hasil pembagian itu selalu sama, yaitu: 1,618 (setelah pembulatan)
Dan tak dinanya, ternyata pembagian agung ini dapat ditemukan pula dalam tubuh kita, bila tinggi tubuh kita dibagi dengan jarak antara pusar sampai ke telapak kaki, akan kita dapatkan nilai Phi atau angka 1,618, panjang tangan kita mulai dari siku sampai ke ujung jari dibagi dengan jarak dari pergelangan tangan sampai ke ujung jari adalah 1.618,
Demikian juga jarak dari pangkal paha sampai ke telapak kaki dibagi dengan jarak antara lutut sampai ke telapak kaki, juga 1,618, demikan pula dengan jarak antara ruas jari-jari kita, setiap ruas yang panjang dibagi ruas yang pendek hasilnya selaluPhi. Pengulangan Phi seperti yang kita temukan pada ruas-ruas jari disebut denganDeret Fibonacci.

Beberapa contoh deret Fibonacci yang dapat ditemukan dari diri kita adalah melalui tangan kita. Setiap ruas jari telunjuk, mulai dari ujung jari sampai ke pergelangan tangan, lebih besar dari ruas sebelumnya, perbandingannya kira-kira 1,618 kalinya, juga cocok dengan Angka Fibonacci: 2, 3, 5, dan 8
Tidak Cuma tangan, lengan kita pun memiliki perbandingan phi. Seluruh panjang lengan anda dari siku hingga ke ujung jari dibagi dengan jarak dari siku sampai pergelangan

Leornado Da vinci telah lama membuat gambar manusia memakai perbandingan ukuran yang sempurna seperti itu dengan berpedoman pada pembagian agung dan deret Fibonacci ini. Gambar leornado yang terkenal adalah vitruvian man. Gambar ini seringkali dijadikan patokan proporsi pada tubuh manusia. Dari gambar ini, leornado ingin menceritakan bahwa bila seseorang berbaring terlentang dengan tangan dan kaki yang direntangkan dan pusar sebagai pusatnya, maka dapat dibuat lingkaran yang menyentuh ujung-ujung jari tangan dan jari kakinya (seperti memakai jangka). Lalu dapat dibuat pula bujur sangkar dengan membuat garis horizontal di puncak kepala dan kaki serta garis vertical dari ujung jari tangan yang terentang lebar.

Sesungguhnya Tuhan menciptakan alam semesta ini dengan bentuk-bentuk geometris dan proporsi yang seimbang. Dan hal ini pun dapat dilihat dari geometris tubuh manusia yang ternyata mengikuti deret fibonacci

March 16, 2011

Human Section dan Arsitektur

Filed under: classical aesthetics,nature and architecture — nurrisinda @ 20:21
Tags: ,

Section atau potongan atau irisan adalah istilah yang sering dipakai dalam arsitektur. Berbagai istilah yang menggunakan kata section sudah sering didengar. Salah satu yang terkenal adalah Conics Section atau kurva hasil perpotongan 2 buat kerucut yang saling berhadapan ujung kerucutnya dengan sebuah bidang. Yang menarik dari ini adalah bahwa suatu bentuk, jika mengalami irisan atau potongan akan menjadi bentuk yang baru dan mungkin tidak terduga. Namun dari hasil perpotongan itu bisa dijadikan lagi suatu eksplorasi yang menarik hingga bisa menghasilkan hal yang unik lainnya. Seperti contohnya pada tubuh manusia.

Human Section

Seperti pada gambar di atas ini. Sebuah human section, ternyata memberikan bentukan yang berbeda dari manusia umumnya, terlihat dari gambar ini, kepalanya jadi terlihat lebih kecil dibanding tubuhnya, serta tangannya yang pendek, dan juga kakinya yang jadi seperti kaki hewan. Namun dibalik itu, bisa dipelajari bagian dalam yang tersusun sedemikian rupa mengenai badan manusia, susunan otot, dan juga susunannya di dalam tubuh, dan masih banyak lagi hal bisa dipelajari.

conics section human

Gambar diatas menurut pembuatnya, yakni Al-Mehdari dari Bartlett School of Architecture, bahwa bahkan dari studi mengenai pergerakan tubuh manusia, bisa jadi suatu basis dalam tipe baru dari bentukan arsitektural. Hal ini menunjukan bahwa irisan bisa menunjukan sesuatu yang berbeda daripada yang seharusnya, membuatnya semakin terlihat artistik, sampai-sampai bisa dijadikan inspirasi dalam bentuk-bentuk arsitektur.

seperti bangunan di bawah ini, tubuh manusia menjadi inspirasi dalam merancang bangunan. Baik secara ekplisit seperti dibawah ini

corpus museum

Maupun secara implisit seperti ini

turning torso

Keduanya merupakan hasil dari irisan manusia, yang kemudian menjadi inspirasi dalam arsitektur. Tentu saja selain diatas, masih banyak contoh lain mengenai Human Section yang menjadi inspirasi dalam arsitektur. Tapi yang pasti dari tubuh manusia bisa dijadikan banyak pembelajaran untuk perancangan arsitektur.

Sumber:

http://bldgblog.blogspot.com/2009/09/body-baroque.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Conic_section

http://www.corporeality.net/museion/2010/08/06/a-kind-of-medical-museum-i-have-quite-mixed-feelings-about/

http://www.arcspace.com/architects/calatrava/torso/

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.