Sebuah teori gestalt bisa digunakan dalam menganalisis elemen-elemen desain. Dengan melihat karya-karya James Turrell, seorang artis ahli light dan space. kita bisa mempesepsikan mana garis mana shape dan mana yang negative space mana yang positif space. Kita bisa memecah pengkomposisiannya dengan mudah karena ia sangat menegaskan elemen desain yang ditampilkan apa. Kemudahan ini dikaitkan kembali karena James Turrell berkaitan dengan light dan space yang sangat mudah kita lihat.
Teori gestalt terdiri dari law of proximity yang menjelaskan kemudahan untuk mengelompokkan, law of similarity yang menjelaskan kemudahan untuk mendekatkan hal-hal yang sama, law of continuity yang menjelaskan pencarian kontinuitas, dan law of enclosure yang menjelaskan tentang penghilangan elemen lainnya dengan tetap mempertahankan kesederhanaannya. semuanya berujung pada kesederhanaan.
Mari kita lihat gambar-gambar kerja hasil James Turrell, dan menganalisis elemen desain apa saja yang dia tegaskan. Sebelumnya, terlebih dahulu adakalanya untuk mengenal elemen desain secara hakiki, elemen desain terdiri dari Point, Line, Form, shape and, space, Movement, Color, Pattern, dan Texture.
Dari gambar http://www.digicult.it/images/2010/ott/turrel.jpg , Dengan mencari kesederhanaan elemen desain, James Turrell menegaskan elemen desain yang ingin ia sampaikan dengan membuat negatif dan positif space yang mepunyai shape kotak dan memperlihatkan garis-garis yang keluar dari shape melalui tingkat warna yang berbeda dengan memainkan light.
Dari gambar http://www.digicult.it/images/2010/ott/turrel2.jpg ,
James Turrell menegaskan tiga trapesium yang berbeda-beda warnanya. Dengan ada bayangan trapesiumberjumlah 5. tidak ada garis lain, hanya trapesium.
Jadi, dari analisis yang saya perkirakan, saya menganggap James Turrell berusaha untuk membuat shape diatas space,membuat 2d diatas 3d dengan cara “menegaskan melalui persepsi”. Tidak heran ia melakukan cara penegasan melalui persepsi karena asistennya seorang psikolog.
Ada artikel yang menjelaskan penegasan James Turrell melalui persepsi manusia, menurut artikel yang menyorot the James Turrell exhibition di Almine Rech Gallery di Brussel,
“An unconventional and unclassifiable artist, James Turrell incites viewers to look within themselves and question their own perception of light, matter, color, shape and their position as spectator, their role in the definition and the existence of the work of art.”
Artikel ini sangat terpercaya karena mencantumkan website the Almine Rech Gallery secara langsung. Dengan pernyataan artikel ini sangat jelas bahwa James Turrell menegaskan elemen desain yang ia desain.
Sumber bacaan:
Kuliah Geometri tanggal 16 maret 2011,rabu
http://www.digicult.it/en/2010/jamesturrelsoloexhibition.asp


