there’s something about geometry + architecture

March 5, 2009

Which One is Geometry?

Filed under: classical aesthetics — def1 @ 21:08
Tags: ,

Pada awal saya mempelajari arsitektur geometri, saya berpikir bahwa geometri itu adalah bentuk-bentuk yang simetri , bentuk-bentuk dasar seperti lingkaran, persegi, segitiga dll. Terkait dengan hal tersebut, pada Euclid’s Postulate disebutkan bahwa ada unsur-unsur point, line, angle dan parallel straight line, dan jika kita melihatnya dari sudut pandang Euclid geometry maka akan kita dapatkan salah satunya adalah bahwa sudut segitiga itu adalah 180⁰. Namun pernyataan tersebut kemudian ditinjau lagi apakah benar demikian, beberapa tokoh mencoba untuk melakukan beberapa eksperimen seperti Nicolai Lobachevsky (1793–1856) yang mempertimbangkan jarak astronomi untuk sudut segitiga ini dan ia mendapatkan hasil bahwa sudut segitiga yang selama ini dinyatakan 180⁰adalah ukuran yang salah. Dan Henri Poincaré (1854–1912) yang juga turut mempertanyakan kebenaran dari pernyataan tersebut mengemukakan bahwa pengukuran yang dilakukan tersebut melihat dari bentuk fisik bumi dan jarak yang dilihat. Menurutnya ‘Euclidean geometry is generally used in surveying, engineering, architecture, and navigation for short distances; whereas, for large distances over the surface of the globe spherical geometry is used’
Dari hasil eksperimen tersebut maka muncullah spherical geometry yang tidak lagi menyatakan bahwa sudut segitiga itu bisa lebih besar atau mungkin kurang dari 180⁰.
Munculnya hal ini karena ada sudut pandang dan konteks yang berbeda ketika melihatnya, lalu sebenarnya yang menjadi pertanyaan adalah ketika kita membicarakan geometry itu kita mengacu pada yang mana? Euclid’ postulate atau non Euclid yang termasuk didalamnya adalah spherical geometry atau kita dapat mencakup semuanya. Tetapi menurut saya dari pernyataannya Poincare bahwa jika kita membicarakan dari segi arsitektur maka kita mengacu pada euclid geometri karena kita melihatnya dalam jarak dekat atau pada intinya mana yang dapat dikatakan geometri yang sebenarnya?

3 Comments »

  1. menurut saya, sebenarnya selama ini, kita selalu mengacu kepada euclidean..ya, tanpa kita sadari, kita lebih sering melihat segala dimensi, bidang, dan garis yang ada, dalam konteks jarak dekat..makanya seperti pernyataan anda di awal postingan ini, kita pada umumnya cenderung melihat geometri sebagai bentuk2 simetri (begitupun saya)..tetapi adanya teori non’euclid itupun tak bisa dikatakan bukan suatu geometri..mengingat pada dasarnya arti kata geometri sendiri adalah mengukur bumi, dengan adanya non euclidean ini sendiri memberi manfaat bagi kita mengukur jarak antar titik ke titik lain di bumi..jadi menurut saya, geometri mencakup kesemuanya..tinggal bagaimana aplikasinya saja..mungkin kalau bidang arsitektur memang lebih banyak bermain di euclidean..

    Comment by .:sheilanarita:. — March 14, 2009 @ 19:51

  2. menurut saya,baik euclid maupun noneuclid,kedua2nya adalah geometri..karena sesuatu bs dikatakan sebagai geomteri apabila ada pembuktian dari hasil hitungan matematika..”geometry is a part of mathematics concerned with questions of size,shape, and relative position of figures and with properties of space” (http://en.wikipedia.org/wiki/geometry). Kutipan diatas mengatakan bahwa segala sesuatu yang berhubungan denagn shapa atau size sudah bisa dikatakan sebagai geometri, bahkan ketika berhubungan dengan space maka itu juga bisa disebut sebagai geometri. Sehingga apabila geometry dikatakan hanya berupa euclidean saja,maka saya tidak setuju. Karena euclidean hanya beroperasi pada bidang datar yaitu X dan Y,sedangkan untuk pembentukan space kita juga membutuhkan sumbu Z atau lebih 3 dimensi, dimana pembuktian 3 dimensi ini hanya bisa dibuktikan oleh noneuclidean.

    Comment by r1ss — March 16, 2009 @ 06:53

  3. Sama seperti riss, saya juga tidak setuju kalau geometri hanya mengacu pada eculidean saja. Karena du dunia yang kita tinggali, tidak hanya geometri euclidean yang ada, ttapi juga geometri non euclidean, seperti batu oval, danau, kawah gunung, dan lain-lain. Geometri euclidean mungkin lebih banyak dipakai karena lebih mudah pembuatan dan penhitungannya. Namun bentuk non euclidean di alam jauh lebih banyak daripada ciptaan manusia baik geometri euclidean maupun non euclidean.

    Comment by meurin — March 16, 2009 @ 21:03


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: