there’s something about geometry + architecture

March 29, 2009

The Marriage of Order and Disorder, Probably?

Filed under: ideal cities — meurin @ 19:28
Tags: , , , ,

Menurut saya, itu justru pasti dan mereka tak terpisahkan. Karena mereka berdua sangat dibutuhkan. Dalam kuliah Geometri tanggal 16 dan 23 Maret 2009 yang membahas tentang geometri dan kota ideal, order dan disorder tampak terpisah dan tak memiliki kaitan di antaranya. Namun, apabila diselami lebih mendalam, justru saya menemukan bahwa makna order dan disorder yang mereka sebutkan hanyalah salah satu dari banyaknya dan bermacam-macam sudut pandang. Pada kenyataannya, order dan disorder benar-benar tak dapat dipisahkan. Mereka ada di mana-mana, baik distrik terkecil maupun seluruh kota.

Misalkan, kutipan Eaton: ”The grid, the orthogonal plan with parallel streets, right angles, used frequently in ancient planning, appears to be the ideal city form..”. Ini jelas bahwa order itu hanya meliputi tampilan saja. Namun, bagaimana dengan keanekaragaman penggunaan (disorder) di dalam kota? Di dalam kota yang berpenampilan seperti kotak-kotak, terdapat bangunan-bangunan dengan fungsinya yang beragam, seperti toko, apotek, sekolah, dan sebagainya. Bisa juga, itu berupa bentuk-bentuk bangunan yang bervariasi. Hanya saja, kota itu ditata menurut grid, tanpa ada pembagian fungsi atau bentuk bangunan.

Atau mengacu kutipan Lofland : “the separation of activities as the prominent character of modern cities to avoid the ‘pile-up’ of activities.” Maksud kutipan ini adalah perzonaan itu penting agar tampak teratur. Misalkan sebuah kota terbagi menjadi tiga zona. Zona pertama adalah zona perbisnisan, zona kedua adalah zona permukiman, dan terakhitnya, zona peribadahan umum. Bagi Jane Jacobs, perzonaan itu adalah order dan itu monoton. Akan tetapi, jika kita melihat keseluruhan kota, bukan salah satu zonanya, justru terlihat keragamannya. Kita melihat ada tiga zona yang berbeda seperti merah, biru, dan kuning. Dari bukunya berjudul ”The Death and Life of Great American Cities”, Jacobs sesungguhnya hanya menyoroti keragaman dalam suatu distrik yaitu bervariasi dan lengkapnya fasilitas yang tersedia di situ, adanya elemen yang multifungsi seperti jalan, dan bangunan-bangunan yang berbeda usia (old and new style). Namun, bagaimana dengan jalan? Dalam buku, ia sering menggambarkan jalan sebagai garis lurus dan tidak berliku-liku . Tanpa disadarinya, jalan itu justru adalah order. Jalan itu yang membagi dan menata kota. Kita tidak mungkin bisa berjalan di jalan yang berliku-liku setiap meter karena itu akan menghabiskan banyak waktu dibandingkan jalan lurus.

Seperti yang dikatakan Venturi dan Brown, ”’complex order’ or ‘difficult order’ the order that includes the mixture of clashing elements and it is not order dominated by the expert and not easy for the eye”. Selain ditafsirkan bahwa keanekaragaman juga bentuk order, ini juga dapat diartikan bahwa order dan disorder tidak terpisahkan.

Bagi saya, sesungguhnya order dan disorder itu tidak penting karena order dan disorder itu akan selalu berpasangan seperti suami istri. Kita tidak mungkin bisa hidup di dunia yang order atau disorder. Di kota yang order, pasti ada disorder misalkan hal yang tak terduga terjadi. Begitu juga sebaliknya. Di kota yang disorder, pasti ada order, misalkan pola jalan. Order dan disorder ada untuk saling menyeimbangi. Yang terpenting, adalah mana penataan kota yang cocok bagi kita sebagai penghuninya, yang dapat kita pilih dari bermacam-macamnya cara penataan kota.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: