there’s something about geometry + architecture

April 3, 2009

Ideal, Mungkinkah Tercapai?

Filed under: ideal cities — inicindy @ 19:10
Tags:

Ideal, inilah yang selalu dikejar-kejar oleh manusia dari zaman dulu. Yang mana dulu (pada zaman Plato)  orang beranggapan bahwa ideal itu haruslah sesuatu yang memiliki proporsi yang baik, sampai munculnya pemahaman-pemahaman lebih lanjut mengenai apa itu ideal. Konsep-konsep yang lebih lanjut muncul, terkadang bukanlah suatu perkembangan konsep yang terdahulu, ada yang malah menentang anggapan yang terdahulu. Seperti contohnya adalah pendapat dari J.L Durand sangat berbeda dari apa ideal menurut vitruvius. Menurut saya, berdasarkan teori-teori yang telah saya dapatkan dari kuliah mengenai apa yang ideal menurut anggapan para ahli, sebenarnya ideal itu bukanlah sesuatu hal yang dapat disepakati oleh seluruh manusia.

Sifat dasar manusia hanyalah ingin senang dan tidak mau mengalami kesusahan. Dan belum lagi ditambah dengan kepentingan masing-masing individu berbeda satu sama lainnya. Konsep ideal ini sebenarnya berkembang dari kepentingan-kepentingan manusia itu sendiri. Inilah sebenarnya, yang perlu kita sadari, bahwa sebetulnya kondisi yang benar-benar ideal bagi setiap orang itu tidak pernah ada. Ini maksudnya adalah, jika kita ingin memaksakan pada setiap orang mengenai satu konsep mengenai keidealan, jelas ini hal yang tidak mungkin. Yang dapat kita lakukan adalah menuju keidealan dari setiap orang.

Manusia, yang memiliki kepentingan yang hampir sama ataupun yang memiliki latar belakang yang hampir sama, ataupun kesamaan-kesamaan yang lain, cenderung memiliki konsep ideal yang sama pula. Inilah kunci darimanakah kita merancang suatu kota yang ideal. Meskipun kepentingan setiap orang berbeda, namun ada kepentingan yang sifatnya kelompok, atau bertemu satu sama lainnya. Nah, konsep ideal dari mayoritas inilah yang sebenarnya menjadi kunci bagi kita dalam menuju suatu pendekatan keidealan.

Tetapi dari sudut pandang lain, sebuah kota, terdiri dari masyarakat yang terdiri dari berbagai macam kelompok yang heterogen kepentingannya. Bagaimana caranya melakukan pendekatan mengenai kota yang ideal dari kota yang seperti ini? Nah, di sinilah saya ingin beropini.

Menurut saya, dari sudut pandang mengenai kesamarataan hak setiap orang untuk bahagia, dikarenakan oleh kepentingan yang satu dengan kepentingan yang berbeda terkadang saling bertabrakan atau dapat saling mengganggu satu sama lainnya, maka tentunya kita harus mengusahakan agar tabrakan kepentingan-kepentingan tersebut semaksimal mungkin dapat dikurangi. Di sini berarti, tabrakan kepentingan tetap ada, namun jumlah dan intensitasnya dapat dikurangi. Di sini, kita memandang bahwa setiap individu memiliki hak yang sama atas kesejahteraan dan kebahagiaan, sehingga semuanya harus sebisa mungkin tidak saling mengganggu satu sama lainnya.

Biasanya, terjadi kecenderungan yang rancangan kota hanya diperuntukan bagi kepentingan golongan masyarakat tertentu saja tanpa memperhatikan kepentingan masyarakat lain. Seperti adanya pemisahan di mana tempat pengulitan hewan harus tidak boleh terlihat oleh masyarakat bangsawan. Seperti adanya penggusuran kaki lima yang tidak memperhatikan kesejahteraan dari pedagangnya, dll. Inilah sebenarnya yang harus dihindari oleh pemerintah dalam merancang kota. Selama kepentingan setiap individu terabaikan, maka tentu saja terjadi ‘pelanggaran-pelanggaran’ kecil mengenai konsep ideal city yang telah dibuat sebelumnya.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: