there’s something about geometry + architecture

April 5, 2009

Apakah Ideal City Merupakan Sesuatu yang Teratur dan Positif?

Filed under: ideal cities — f3br1ant1 @ 16:20
Tags: , ,

Setelah mengikuti kuliah dua minggu ini yang membahas “ideal city” saya menjadi bertanya-tanya seperti apa sebenarynya sebuah kota itu dapat dikatakan sebagai kota yang ideal. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa kota yang ideal itu harus terlihat sempurna dan tidak boleh terlihat satu kejelekan apapun dari nya dan tertata rapi membentuk grid-grid atau pun segala sesuatu yang bentuk dan susunannya teratur. Salah satu yang berpendapat seperti itu adalah oleh Barnet, menurutnya “The ideal city will be new…
No smell filth, danger or noise, no old houses, no cemeteries, no prisons, no slaughter houses with ugly appearance. Instead there are good houses with broad and lighted streets”. Namun ada pendapat yang lain yang membantah pernyataan-pernyataan tentang ideal city yang pada awal nya disebutkan sebagai segala sesuatu yang berada di dalam sebuah kota yang ideal hanyalah segala sesuatu yang baik-baik. Pendapat yang menentang nya mengatakan bahwa ideal city itu menyatakan bahwa kota yang ideal itu didalam terdapat order dan disorder (terdapat campuran sesuatu yang bersifat positif dan negative di dalamnya).
Hal senada juga dikatan oleh Sennett, “Disorder is actually a good thing that should happen in the cities.”

Dari dua macam pendapat di atas saya lebih setuju dengan pendpat kedua, yang mengatakan bahwa ideal city, itu di dalam nya terdapat order dan disorder. Mengapa? Karena menurut saya order dan disorder itu sangat berkaitan satu sama lain, tanpa adanya disorder tidak mungkin terbentuk order (jika semuanya sudah terusun dengan rapi dan tidak ada yang di katakan tidak baik itu maka mungkin saja sesuatu yang sudah order itu suatu saat berubah menjadi disorder, karena tidak ada yang menjadi perbandingan. Hal ini bisa saja membuat pandangan orang mengenai sesuatu yang order itu berubah menjadi sesuatu yang disorder karena terjadinya perkembangan pemikiran manusia dan kemajuan ilmu pengetahuan).

Menurut pendapat saya ideal city itu merupakan suatu keadaan kota yang seimbang (terdapat keseimbangan antara segala sesuatu). Hal-hal yang positif dan negative tersebut saling melengkapi dan saling mempengaruni dan membutuhkan satu sama lain. Menurut saya, kita tidak bisa membuat sebuah patokan seperti apa sebuah kota yang dikatakan “Ideal City” secara global, karena terdapat banyak hal yang mempengaruhinya seperti dalam hal kebudayaan dan kebiasaan yang ada di dalam suatu masyarakat (misalnya, di salah satu Negara di Kamboja wanita yang dikatakan cantik oleh mereka adalah wanita yang memiliki leher yang panjang dan mereka mulai dari anak-anak mulai memasukkan kalung-kalung di leher mereka agar semakin panjang. Namun hal itu hanya berlaku di daerah tersebut, mungkin bagi kita yang melihat hal itu tidak cantik sama sekali). Begitu juga dalam perencanaan sebuah kota, karena setiap daerah memiliki kebudayaan masing-masing dan hal tersebut mempengaruhi cara pandang mereka mengenai suatu kota yang dikatakan ideal tersebut.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: