there’s something about geometry + architecture

May 21, 2009

Ideal city: Man vs Architecture

Filed under: ideal cities — indira28 @ 06:40

The ideal of the modern city is like the ideal of a well-ordered home : a place for everything and everything in its place. (Lofland)

Pernyataan dari Lofland tersebut mendefinisikan ideal seperti sebuah rumah dengan order yang baik. Dimana rumah sebagai tempat untuk segala sesuatunya dan segala sesuatunya ada pada tempatnya. Ideal cities dengan segala sesuatunya yang order. Seketika saya berpikir tentang arsitektur. Ketika kita merancang suatu bangunan, tentunya bangunan itu memiliki fungsi sebagai wadah dari suatu aktivitas yang nantinya kita (sebagai perancang) mengharapkan aktivitas tersebut terjadi di dalam bangunan kita. Ketika kita merancang, kita berusaha untuk mengatur manusia. Bagaimana kita dapat mengatur manusia tersebut agar dapat mengikuti harapan perancang akan perilaku manusia yang akan terjadi di dalam bangunan rancangannya. Perancang mengatur manusia agar berada di tempat yang benar dan mengatur tempat tersebut agar manusia mau berada dan berkegiatan di tempat tersebut. Apakah bisa jika kemudian saya mengatakan arsitektur itu sebagai sesuatu yang order?

Arsitektur, ketika kita berpikir tentang arsitektur, apakah arsitektur itu? Secara kasat mata, saya melihat arsitektur itu selalu berhubungan dengan manusia. Arsitektur itu ada karena manusia ada. Pada awalnya manusia menciptakan arsitektur, namun pada akhirnya arsitektur ini yang mengatur manusia. Arsitektur sebagai bagian dari suatu kota tempat dimana manusia hidup. Seperti yang disebutkan oleh Lofland bahwa ideal cities itu seperti well-ordered home. Disinilah arsitektur berperan, arsitektur menciptakan ideal cities. Arsitektur mengatur manusia, menempatkan manusia pada tempatnya yang seharusnya.

Namun, apakah kota memang harus diatur untuk menjadi ideal? Sebenarnya menurut saya, ideal itu merupakan kata yang teramat “berat” untuk diucapkan. Saya mengartikan ideal seperti sebuah angan-angan. Angan-angan seperti layaknya mimpi. Mungkin kita akan melakukan sesuatu untuk meraih angan-angan itu, namun sebenarnya kita tidak akan mencapai angan-angan tersebut. Yang akan kita capai adalah hal yang mendekati angan-angan tersebut. Hal ini kembali kepada sifat dari manusia yang tak pernah puas akan sesuatu. Begitu pula dengan angan-angan manusia yang selalu berubah ke titik tertinggi.

A city is many things (Lofland)

The big cities are natural generators of diversity (Jacobs)

Ketika kita melihat suatu kota, kita akan melihat keanekaragaman di dalamnya. Begitupun dengan manusia yang berperan sebagai actor di dalam suatu kota, tentunya mereka berasal dari keberagaman budaya yang ada. Individu-individu yang menyatu ini mempunyai cara masing-masing untuk mewujudkan ideal city yang berada dalam benaknya, sehingga konsep ideal city dengan well-ordered home nya semakin sulit untuk diwujudkan. Kota tumbuh dengan sendirinya dengan segala ketidak-teraturan di dalamnya. Hal ini bertolak-belakang dengan pernyataan Lofland yang menyebutkan the ideal of the modern city is like the ideal of a well-ordered home. Kata dan arsitekturnya adalah dua hal yang saling berhubungan. Arsitektur cenderung mengatur kota. Arsitektur mengelompokkan manusia berdasarkan aktivitasnya. Namun, apakah manusia senang dikelompokkan? Manusia sebagai actor utama di dalam kota cenderung bertindak sesuai keinginannya untuk mencapai konsep ideal cities yang sudah ada di kepalanya. Pada awalnya kota sedemikian rupa mengatur manusia agar tercipta ideal cities dengan segala ke-order-an yang ada, namun seiring berjalannya waktu manusialah yang memegang peranan penting bagi kota. Sampai kapanpun konsep ideal cities tidak akan pernah tercapai. Manusia dengan segala egonya dan arsitektur dengan ke-order-annya akan sulit untuk menentukan kata sepakat.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: