there’s something about geometry + architecture

April 5, 2010

Geometry + Architecture = Spatiology ?

Filed under: classical aesthetics — andisuryakurnia @ 10:33
Tags: ,

Geometri setahuku berhubungan dengan matematika, sudah benarkah pengetahuanku?
Arsitektur setahuku berhubungan dengan ruang, sudah benarkah pengetahuanku?
Lalu apa hubungan antara geometri dengan arsitektur?

Melalui beberapa pertanyaan awal ini saya mencoba menemukan jawabannya..

Penelusuran cepat memberikan saya gambaran awal;

Geometry dalam bahasa Yunani γεωμετρία; terdiri dari kata geo– yang berarti bumi (dalam bahasa Inggris “earth“), dan –metria yang berarti ukuran (dalam bahasa Inggris “measurement“), sehingga diperoleh pengertian sebagai berikut:

EarthMeasuring is a part of mathematics concerned with questions of size, shape, relative position of figures, and the properties of space.”

http://en.wikipedia.org/wiki/Geometry

Architecture dalam bahasa Latin architectura, dan dari bahasa Yunani ἀρχιτέκτων – arkhitekton; terdiri dari kata ἀρχι- yang berarti kepala (dalam bahasa Inggris “chief“), dan τέκτων yang berarti tukang (dalam bahasa Inggris “builder, carpenter“), sehingga pengertiannya menjadi sebagai berikut:

Architecture is the art and science of designing buildings and other physical structures.”

http://en.wikipedia.org/wiki/Architecture

Dengan demikian pengetahuan awalku mungkin ada benarnya, namun disadari ternyata pengertian awal tersebut ada yang kurang lengkap seperti saat memahami geometri terdapat hal yang terkait dengan ruang dan saat memahami arsitektur terdapat hal yang terkait dengan struktur.

Lebih jauh untuk mencari jawaban atas pertanyaan lanjutan yang menghubungkan antara geometri dan arsitektur saya memperoleh pelajaran berharga dari buah pikir seorang arsitek kelahiran Florence, Italia yang kemudian menetap di Amerika Vittorio Giorgini (1926-19 Februari 2010). Giorgini dikenal sebagai arsitek yang menaruh perhatian besar pada hubungan arsitektur dan sistem biologi. Karya yang mengangkat namanya yaitu Saldarini House (1962) di Baratti, Italia yang memiliki tampilan seperti siput. Struktur membran yang diterapkan pada rumah tersebut kemudian hari menjadikannya turut ambil bagian pada pelaksanaan pembangunan Guggenheim Museum di Bilbao, Italia dimana Giorgini bekerjasama dengan Frank Gehry.

Dari tampilan karya yang dihasilkannya saya berasumsi bahwa proses berarsitektur Giorgini sangat erat berhubungan dengan insting, tetapi ternyata asumsi saya tersebut mulai terbantahkan setelah membaca bukunya “Spatiology, The Morphology of The Natural Science in Architecture and Design” (1995). Dalam bukunya, Giorgini memperkenalkan istilah baru spatiology yaitu sebuah studi tentang geometri sebagai aturan dasar untuk semua ilmu statistik dan struktur.

Giorgini melakukan proses berkarya dengan mengkaitkan secara erat tiga bagian pokok yaitu geometri, statistika, dan sistem. Setiap bagian dari proses yang dilaluinya dengan mudah dipahami perkembangan pemikirannya dari tingkat yang sederhana sampai pada tingkat yang sangat rumit. Berikut ketiga bagian tersebut:

Geometry is the basic order which models are developed so that analysis, quantification and verification are made possible.”

Geometri klasik yang dimulai dari sebuah titik (point) mempunyai tekanan (forces) sehingga menjadikannya memiliki peran (magnitude). Geometri selalu diletakkan pada bidang cartesius dengan 3 sumbu (X, Y, Z) sehingga selalu ada pada ‘ruang’ (space).

In statics Giorgini speaks of the behaviour of forces, the response of forces to outsides destabilizing conditions and also of forces acting on curved line and plane.”

Tekanan (forces) yang ada diperlakukan berdasarkan perpindahan dan perputaran.

On the subject of systems Giorgini explains the space frame with its structural members performing in patterns which are interrelated and interacting.”

Sebagai sebuah sistem, hubungan timbal-balik atau sebab-akibat antar bagian menjadi sangat penting untuk dapat menjadikannya ‘utuh’ baik secara simetri maupun asimetri.

Dalam bukunya, Giogini lebih jauh memaparkan perkembangan metoda perancangan yang dilakukannya pada masing-masing bagian (geometry, statics, systems) – yang tersaji pada tulisan ini hanya proses awal – yang kemudian mempengaruhi proses berarsitektur beliau sampai pada penciptaan karya yang erat berhubungan dengan sistem biologis mahluk hidup dan penggunaan teknologi tingkat tinggi pada masanya. Jika pada awal tulisan ini sudah diungkapkan karya Giorgini yang bersifat biologis, maka berikut ini saya mengangkat salah satu karyanya yang sangat erat berhubungan dengan teknologi canggih yaitu MonoBeam System.

Mono-Beam System (1993) ialah sebuah diagram jaringan transportasi massal yang mewadahi aktivitas pergerakan ‘lambat’ dengan berjalan kaki dan aktivitas pergerakan ‘cepat’ dengan menggunakan kereta kecepatan tinggi. Struktur utama berupa baja dengan profil ‘Y’ yang dipadukan dengan beton cetak. Karya inovatif ini dihasilkan Giorgini saat berkolaborasi dengan Eric Nelson, Chris Pfaeffel, Ji Won Kim. Hal ini menunjukkan bahwa Giorgini tidak segan-segan bekerjasama dengan pihak lain khususnya dari sisi teknis (engineering) untuk mewujudkan idenya yang sarat dengan proses analisa dan sintesa.

Dengan berbekal geometri inilah, Giorgini dianggap ‘kebal’ terhadap berbagai terpaan trend dalam sejarah perkembangan arsitektur (formism, utopianism, stylism, postmodernism) karena proses yang dilaluinya selalu memiliki dasar pijakan yang dapat dimengerti secara umum sehingga mampu menjelaskan ‘makna’ dari setiap tampilan yang hadir. Hal ini sesuai dengan jawaban Giorgini saat ditanyakan oleh rekan sejawatnya, John M. Johansen mengenai usaha kerasnya melakukan riset, analisis, verifikasi, dan proses desain yaitu karena kepedulian beliau yang sangat dalam terhadap pengungkapan makna (the meaning) dari sebuah tampilan (the image).

Dari pembalajaran ini saya tertantang untuk mengupas hubungan geometri dengan arsitektur secara lebih mendalam, bagaimana dengan Anda?

Referensi:

Giorgini, Vittorio, Spatiology, The Morphology of the Natural Sciences in Architecture and Design, Italy: I’Arca Edizioni, 1995

http://en.wikipedia.org/wiki/Geometry

http://en.wikipedia.org/wiki/Architecture

http://it.wikipedia.org/wiki/Vittorio_Giorgini

http://www.archpaper.com/e-board_rev.asp?News_ID=4350

http://rogallery.com/Giorgini_Vittorio/giorgini-biography.html

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: