there’s something about geometry + architecture

April 6, 2010

Good Framing Good Cinema?

Filed under: architecture and other arts,contemporary theories — datunpaksi @ 00:02
Tags: , ,

Menikmati film apapun bentuknya sepertinya dahulu tidak begitu memperhatikan apa yang biasa disebut dengan framing dalam bahasa sinematografi. Framing adalah aspek yang bisa jadi tidak cukup akrab untuk dicermati. Karena kita memperhatikan aspek lain yang bisa jadi, bisa kita kaji secara lebih mudah dalam sebuah film, tema, pewarnaan dan setting, isu yang dominan, cukup baguskah casting para pemainnya, fotografinya sampai pada skenario cerita. Ketika kita cukup mengenal terdapat pula unsur geometri dalam proses kelahiran sebuah frame dalam film, kita jadi sejenak merenungkan dan membayangkan film-film yang pernah kita nikmati.

Ketika kita berbicara tentang frame pada sebuah gambar , kita berhadapan pada sebuah pola yaitu pola dua dimensi, untuk identifikasi pola tersebut dan berbagai elemen didalamnya yang di atur diatas permukaan dua dimensi tersebut, dimana di dalam pola tersebut kita mengenali dan menata bentuk grafis, warna dan berbagi bentuk lain yang berhubungan dengan frame, untuk menciptakan sebuah komposisi. Struktur ini tidak terbentuk begitu saja dengan sendirinya , tetapi disusun berdasarkan tujuan tertentu yang akan dicapai , dalam hal ini sebuah frame komposisi sebisa mungkin merupakan media penyampaian sebuah ide, pesan dan makna tersirat ataupun tersurat.

Sutradara film Kala, Joko Anwar juga menyajikan konsep pembabakan dalam scene dalam penyajian sebuah film, didalamnya terdapat unsur pergerakan dan komposisi secara lengkap. Bagaimana pada saat figure manusia berhadapan dengan figure lain  yang berlawanan dan tetap harus menjadi point of interest dari semua keseluruhan adegan. Apakah adegan tersebut menjadi sebuah horizontal-composition, macam ilustrasi komposisi yang ditampilkan dalam lukisan Wheatfield atau Stormy Wheater karya Ruisdael.  Sebaliknya berbicara tentang vertical-composition seperti yang diilustrasikan dalam lukisan Friedrich. Komposisi lingkaran circular-composition biasanya digunakan untuk menggambarkan kebajikan , keabadian ataupun sesuatu yang dinamis, penggunaan komposisi circular/lengkung sebagai komposisi utama akan menghasilkan kesan yang harmoni. Seniman Renaissance seperti pelukis Raphael The Betrothal of the Virgin  ( Sposalizio) dan Arsitek Brunelleschi biasa menggunakan sesuatu yang berbentuk circular untuk menggabungkan sesuatu yang statis dengan garis lengkung yang harmonis , dalam dunia iklan , lingkaran selalu digunakan untuk menggambarkan dan memberi kesan pada produk awet dan tahan lama. Diagonal-composition secara khas menekankan suatu drama pergerakan atau kedalaman yang berarti bahwa diagonal bekerja pada 2 dan 3 dimensi.seperti untuk mengilustrasikan perbedaan penggunaan efek yang  dramatis.

Dari sedikit ilustrasi tentang metode pengolahan frame tadi, dalam takaran yang sangat ideal setiap frame dalam film selalu melalui proses penyusunan story-board yang terukur letak komposisi dan arahan adegan apa yang akan menjadi titik penting dalam satu scene. Story-board yang baik akan merangkum semua detail penting yang akan ditampilkan tanpa terkecuali. Dimana sang tokoh akan berdiri, gesture tubuhnya, pola interaksi dan dialog yang harus terjadi.

Membayangkan kita menikmati adegan dalam Trainspotting arahan sutradara Danny Boyle. Sebuah film satir tentang sekumpulan pemuda Scottish yang berada dalam lapisan masyarakat paling rendah karena pengaruh obat bius dan pergaulan bebas. Dalam salah satu scenenya, terdapat adegan yang meleburkan kondisi realitas dan unrealitas para pelakunya dikarenakan pengaruh obat bius yang sedemikian hebat. Dalam beberapa menit penonton dibawa dalam kondisi nyata, tapi dalam beberapa menit kemudian semuanya hancur berantakan karena semuanya ternyata hanya ilusi. Penonton tentu sudah tidak akan berpikir akan seperti apakah komposisi yang baik itu akan berlangsung, karena ritme dan klimaks berlangsung demikian cepat. Sangat jauh berbeda pada saat kita menikmati Bulan Tertusuk Ilalang karya Garin Nugroho semisal. Tempo yang sangat lambat dan masif sepertinya memberikan kita cukup waktu untuk menemukan komposisi apa yang akan dihadirkan. Meskipun pada akhirnya, proses kesadaran akan pola framing ini kadangkala berjalan sendiri-sendiri dan mungkin kita tidak perlu framing yang sempurna untuk menilai sebuah film bagus atau tidak. Framing yang sempurna adalah nilai tambah yang sempurna sejatinya, tapi unsur lain akan tetap berada dalam porsinya untuk dijadikan sebagai parameter penilaian juga.

Ninadwihandajani.

 

Referensi.

Materi Kuliah Sinematografi oleh Arif Pribadi

Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta
2007

Layout, content, graphics v. Lise Mark ©2005

Public-Lecture Joko Anwar, The Cinematic story Telling, November 2009

http://www.imdb.com/title/tt0117951 : Trainspotting 1996

 

1 Comment »

  1. Menarik sekali ilmu tentang framing ini. Saya salah satu penyuka film yang walaupun tidak selalu ingat apa apa saja detail dari frame -frame film yang saya tonton, namun artikel ini menyadarkan saya bahwa setiap frame yang tampil daris etiap film yang saya tonton ternyata begitu kaya akan prose rumit dan pertimbangan ini itu yang tidak mudah. Muncul pertanyaan di benak saya, kalau untuk film 2 dimensi dibutuhkan berbagai pertimbangan untuk mengisi sebuah frame agar seluruh “pesan” dapat ditangkap dalam waktu cepat oleh penonton, bagaimana halnya dengan film – film 3dimensi yang kini banyak beredar ya? mungkin pertimbangannya akan jauh lebih kaya…

    Comment by klarapuspaindrawati — March 23, 2011 @ 04:11


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: