there’s something about geometry + architecture

June 2, 2010

Falling Water, Frank Lloyd Wright

Filed under: nature and architecture — meitha28 @ 14:31
Tags: ,

Geometri blog
Falling water merupakan salah satu karya dari Frank Lloyd wright yang memadukan unsur alam dengan arsitektur berdasarkan pengakuan Frank Llyod Wright menyatakan mengenai karyanya falling water:

Frank Lloyd Wright,
‘ the visit to the water falling in the woods stays with me, and a domicile has taken vague shape in my mind to the music of stream. When contours come you will see it’
(Frank Lloyd Wright, The Master Works p.152).
Berdasarkan pernyataan Frank Llyod Wright maka saya berpendapat adanya faktor yakni adanya unsure air merupakan unsure utama dari ide Frank Llyod Wright .
Saya akan mencoba menguraikan perlakuan air yang pertama bagaimana sifat air yakni air mengalir memiliki debit sehingga baimana jika air terhadap debit yang mengalir, yang kedua bagaimana jika adanya kaitan antara air dengan gravitasi (secara natural yang terjadi) sertayang ketiga bagaimana jika air diberlakukan beda dengan adanya gaya sentripetalatau kaitan antara air dengan gaya snetripetal (hal yang mungkin terjadi pada falling water).
Yang pertama adalah kaitan antara air dengan debit:
Hal ini yang mungkin terjadi antara air dengan debit secara natural bagaimana jika debit air diberlakukan secara cepat atau debit air diberlakukan secara lambat hal ini mungkin terjadi pada aliran air falling water dan hal ini juga mempegaruhi ‘the music of stream’.
Karya frank llyod wright berdasarkan debit air juga dapat dibuktikan secara fisika mengenai debit air:
P = ᵨ x g x h
Yang kedua adalah kaitan antara air dengan gravitasi:
Hal yang mungkin terjadi antara air dengan gravitasi Gravitasi merupakan gaya tarik yang dialami object (air) tehadap bumi. Gravitasi yang biasa terjadi dibumi ± 10 m/s². gravitasi yang terjadi dibumi tidak berubah yakni ±10 m/s² tidak mengalami penambahan dan terjadi merata diseluruh bumi. Maka jika gravitasi bertambah besar atau dinolkan (tiadakan) hal tersebut hamper tidak mungkin kecuali hal ini akan terjadi diluar bumi atau ruang kedap udara dengan peniadaan gravitasi.
Keterkaitan antara gravitasi dengan falling water, Frank Lloyd Wright terjadi gravitasi pada jatuhnya air, namun jatuhnya air yang terjadi pada air falling water konstan dan dipengaruhi oleh gravitasi ± 10 m/s², sehingga untuk terjadinya gravitasi lebih besar ±10 m/s² atau ditiadakan hampir tidak mungkin.

Keterkaitan antara air dengan kontur:
Kontur yang terjadi bermacam-macam dapat terjadi secara vertical dan dapat terjadi secara horizontal. Saya akan membuat lebih spesifik yakni secara horizontal, suatu aliran air jika terhalang suatu batu atau kontur yang tidak rata maka akan membuat aliran air yang berbeda yakni berlakunya air jika terkena batu (misalkan) maka air akan tertahan namun karna ir memiliki daya dorong (debit) maka air akan tetap melewati batu yakni dengan cara bebrbelok dan dengan cara berputar dahulu baru berbelok. Hal yang berputar pada air ini tanpa disadari partikel air mengalami gaya secara fisika yakni sentripetal. Fs=(m x v²) /r
                                                                   

Masing-masing kemungkinan akan terjadi dan dapat mempengaruhi ‘the music of stream’ falling water.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: