there’s something about geometry + architecture

March 16, 2011

Ideal City, is it or isn’t it?

Filed under: ideal cities — larasatisopa @ 20:13
Tags: ,

Apakah ideal city itu?

Dari apa yang saya pelajari pada kelas geometri yang saya tangkap mengenai ideal cities adalah sebuah kota yang berusaha semaksimal mungkin untuk meraih kesempurnaan. Seperti terdapatnya keharmonisan, keteraturan dan kemerataan tingkat sosial.

Dalam pembelajaran mengenai ideal cities ini muncul “Principles Of Ideal/Utopian City Design” oleh Windsor Liscombe, yaitu :

  1. Perencanaan menyeluruh sebuah lingkungan binaan
  2. Melihat fungsi sosial
  3. Anggapan adanya hubungan yang merata antara segala bidang sosial
  4. Harapan adanya kepatuhan masyarakat, servis dan komunitas
  5. Kepuasan pemenuhan harapan dan aspirasi warga secara individu
  6. Pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang berguna bagi kebaikan
  7. Perlindungan terhadap masyarakat yang ideal.

Pada intinya bisa dikatakan bahwa “Everybody Happy”.

Lalu untuk mencapai ini semua diperlukan sebuah kontrol yang ketat, agar keadaan ini dapat terus tercipta dan terjaga.

Pengadaan kontrol inilah yang membuat saya menjadi tidak begitu setuju dengan konsep ideal city di atas, karena dengan adanya kontrol ini, prinsip pada nomor 5 menurut saya kurang terpenuhi.

Karena saat sebuah kontrol yang ketat ditetapkan, keinginan dan aspirasi masyarakat secara sadar maupun tidak sadar akhirnya ikut terkontrol pula oleh aturan ini. Sehingga pada akhirnya, tidak semua penduduknya bisa bahagia, karena aspirasi yang sesungguhnya terkekang oleh aturan ini. Meskipun awal adanya sebuah aturan ini adalah untuk menjaga keidealan sebuah kota, namun ideal sebuah kota belum tentu sama bagi setiap penduduknya.

Ini adalah pendapat saya, bagaimana dengan anda?

6 Comments »

  1. mungkin lebih tepatnya “Everybody Can Happy” kali ya…
    soalnya kan ideal itu sesuai ide kita yang membuat sesuatu MENDEKATI sempurna (almost perfect)karena tidak ada sesuatu pun yang sempurna. Sedangkan kita juga mengenal istilah Perfeksionisme dimana paham tersebut menuntut segala sesuatu HARUS sempurna sehingga bisa dikatakan Perfeksionis itu “Everybody Must Happy”…

    Comment by Abdul Hady — March 17, 2011 @ 10:27

  2. rasanya kesempurnaan everybody’s happy itu tidak mungkin diwujudkan. kehidupan sehari-sehari kita sendiri saja tidak mungkin lepas dari konflik, apalagi hidup banyak orang seperti perkotaan.
    kota yang bagaimana, yang bahkan bisa membuat pribadi masyarakatnya sendiripun tidak ada konflik? rasanya sesempurna tatanan kota apapun, sulit untuk bisa membuat pribadi seseorang benar-benar lepas dari konflik masing-masing..
    tapi justru, konflik ini yang bisa membuat segalanya lebih cerah kan? setelah kesusahan pasti ada bahagia..
    jadi rasanya kota sempurna itu tidaklah sebahagia kelihatannya..malah cenderung hampa..

    Comment by nurrisinda — March 17, 2011 @ 21:15

  3. Setuju dengan kata ‘almost’… Manusia kan cuma bisa berusaha membuat keadaan sedekat mungkin dengan yang namanya ‘perfect’. Kalau menurut saya sih adanya kontrol itu bukan berarti sama sekali aspirasi nggak didengarkan, tapi kontrol di sini maksudnya menjaga situasi agar ke’sempurna’annya tetap terjaga, misalnya mengawasi agar peraturan2 yang ada dapat dilaksanakan dengan baik dan kalau ada yang melanggar dikenakan sanksi, pemerintahnya supaya menjalankan pemerintahan sebagaimana mestinya, mengontrol lingkungan alamnya, dan sebagainya. Kalau kontrolnya longgar, mungkin kotanya bakal jadi chaos. Saya rasa sih aspirasi juga diterima selama aspirasinya baik atau sesuai dengan kondisi kotanya. Ya menurut saya sih begitu hahahaha.😀

    Comment by Prillia Indranila — March 20, 2011 @ 08:46

  4. Kontrol yang dimaksud bukanlah peraturan saja. Kontrol muncul dalam masyarakat dalam bentuk yang berbeda-beda, kontrol yang ideal adalah kontrol yang dilakukan oleh masyarakat itu sendiri, yang biasa disebut sosial kontrol. Ideal city menurut saya merupakan kumpulan cita-cita dan untuk menerjemahkan di dalam dunia nyata perlu disesuaikan dengan konteks masyarakat yang ada. Kota juga tidak lepas dari sebuah pemerintahan, sehingga saya rasa kota yang ideal dan ide negara yang ideal memiliki korelasi yang patut dicermati. Bila dalam ide pemerintahan isu demokrasi merupakan cita-cita hampir semua negara saat ini. Konsep demokrasi merupakan konsep ideal bagi sebuah negara, tetapi pada akhirnya setiap pemerintahan memiliki cara masing masing dalam mempraktekkan demokrasi itu.

    Comment by mijohanes — March 20, 2011 @ 13:56

  5. Menurut saya kita perlu menjabarkan lagi siapa “everybody” yang dimaksud disini. Bukankah timbul pertanyaan mengenai tujuan dari berbagai paham ideal city, mengenai tujuan sebenarnya ideal city (untuk penduduknya ataukah untuk pengunjung). Bagaimana dengan paham ini, apakah keidealan yang diciptakan disini benar-benar memenuhi kebutuhan penduduknya ataukah hanya untuk mendapatkan akreditasi “ideal city”? Lalu demi tercapainya paham ideal yang ada disini, bisa jadi penduduknya malah tertekan. Masihkah “everybody happy”?

    Comment by mutiahapsari — March 22, 2011 @ 11:21

  6. Saya sependapat dengan mijo. Bagaimanapun konstruksi masyarakat mengenai apa yang baik dan yang buruk selalu menjadi “penguasa”. saya sendiri merasa bahwa tidak akan ada ‘ideal’ jika kita tidak bertemu dulu dengan ‘tidak ideal’ atau tidak akan ada ‘order’ jika tidak ada ‘chaos’. Siapa yang menentukan ideal (atau dalam hal ini semua yang di’order’) adalah baik dan chaos itu buruk lagi2 itu konstruksi masyarakat.

    Comment by feby — March 23, 2011 @ 00:48


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: