there’s something about geometry + architecture

March 18, 2011

Apa yang Sesungguhnya Terlihat dari Mata Kita

Filed under: perception — nurrisinda @ 20:35
Tags: ,

Betapa menariknya hal ini!
Sebuah hal yang baru pertama kali saya liat, sebuah gambar dengan prespektif yang saya tak pernah terpikir sebelumnya..

Tanpa kita sadari, selama ini kita melihat benda, langsung ke benda itu, mengartikan benda itu sesuai dengan apa yang ada jauh di depan kita.

Tak sadarkah kita bahwa sebelum mencapai benda itu, kita juga melihat benda-benda lain?
Bahwa tanpa sadar sebetulnya kita melihat hidung kita, bagian atas philtrum kita (antara hidung dan mulut), lengkungan mata, bingkai kacamata yang kita pakai,dll. Tanpa sadar tubuh kita sendiri memiliki perspektif yang menarik dari arah mata langsung.

Selama ini kita selalu melihat jauh kedepan, ke benda yang memang kita ingin lihat saja. Padahal ada yang lebih dekat itu.

Gambar dari The Ecological Approach To Visual Perception karya James J. Gibson ini menceritakan itu bagi saya, bahwa selama ini yang kita gambar tentang apa yang dihadapan kita, ya bisa dibilang seperti ini.

Agak geli juga memang melihatnya bahwa ada hidung, kumis, dan terkesan aneh perspektifnya, tapi mungkin inilah yang sesungguhnya kita alami.

Mungkin saja di kehidupan sehari-haripun, banyak hal yang sesungguhnya turut penting, namun justru jadi kita tidak indahkan karena terlalu terfokus pada yang kita ingin fokuskan.

Dalam merancang juga begitu, bukan hanya sekedar desain ini dan itu saja sesuai yang kita inginkan, tapi juga belajarlah melihat lebih luas lagi. Hal-hal yang sederhana namun penting justru kadang kita perhatikan.
Nyatanya, hidung itu memang sudah ada di wajah penggambar kan, tapi tidak ada terpikirkan bahwa ternyata itu juga masuk dalam penglihatan kita.

Karena itu gambar ini sangat menarik bagi saya.

Dan sayapun mencoba melakukan yang sama
Berikut gambar ala saya yang ala kadarnya.. ^^

ketiga gambar diatas saya ambil dari mata kanan saya, entah kenapa bagi saya saya lebih suka dari mata kanan saya daripada mata kiri. ini hanya opini pribadi saya saja, bisa saja berbeda dengan pendapat yang lain

Walau begitu, entah kenapa saya jadi bersyukur, tentang mata ini, dan tentang hidung ini yang apa adanya.. paling tidak saya masih bisa melihatnya..^^

Selanjutnya saya akan mencoba melihat lebih luas lagi.

Semoga anda semua juga begitu.^^

Sumber
Gibson, James J. 1979. The Ecological Approach to Visual Perception. Houghton Mifflin: Chicago.

4 Comments »

  1. Mungkin anda lebih suka menggambar dari mata kanan anda karena anda menggambar menggunakan tangan kanan sehingga lebih mudah dan nyaman. Kalau anda menggambar dari mata mungkin seperti ada sesuatu yang tidak sinkron karena arah mata kiri dan gerakan tangan kanan seperti menyilang.
    Saya juga sependapat dengan anda, lebih suka menggambar dari mata kanan. Kalau dari mata kiri, tangan kiri saya menyilang di muka karena harus menutup mata kanan. *dalam kasus ini saya tidak tahan hanya menutup mata dengan kelopaknya saja, jadi butuh bantuan tangan.

    Comment by Abdul Hady — March 19, 2011 @ 09:12

  2. menurut saya, pencitraan persepsi yang dilakukan J.Gibson tidak sepenuhnya sempurna, Sebenarnya yang digambarkan sebagai “frame” itu memang tidak penting bagi mata kita. Salah satu hal yang dilupakan yaitu fokus mata. Mata kita selalu fokus terhadap apa yang ingin kita lihat, objek yang berada lebih jauh dan lebih dekat tentu akan menajadi kabur, layaknya lensa yang memilik fokus. Mata kita selalu mencari fokus terhadap benda yang ingin kita lihat. Berbeda dengan kamera yang merekam setiap informasi visual yang diterima,otak kita terus memilah informasi yang ada dan menyederhanakannya (persepsi Gestalt), informasi yang tidak penting tidak akan diproses oleh otak kita. Penggunaan satu mata dalam menggambar juga tidak sesuai dengan pengelihatan kita yang stereoskopik yang membuat kita dapat menerka kedalaman dari suatu ruang.

    Comment by mijohanes — March 20, 2011 @ 13:35

  3. Apa yang J.Gibson gambar ini menurut saya justru mematahkan argumennya sendiri mengenai persepsi secara 3 dimensi. J.Gibson merevisi Gestalt yang hanya melihat secara 2 dimensi sedangkan ia sendiri menggambarkan view hanya dengan sebelah mata saja. Kita semua tahu bahwa mata kita jika hanya melihat sebelah hanya akan menangkap benda gambar 2 dimensi. Melihat dengan kedua mata membuat kita bisa merasakan ketigadimensian suatu objek. Melihat dengan sebelah mata akan menghilangkan beberapa esensi dari objek tersebut. Maka seringkali kita mendengar pepatah ‘Jangan memandang orang hanya dengan sebalah mata, sebab dengan demikian kita hanya melihat kekurangannya saja..’

    Comment by ryantjahjadi — March 21, 2011 @ 20:31

  4. menurut saya, penggunaan mata kanan atau mata kiri sebagai sesuatu yang nyaman tergantung pada seberapa fokusnya mata anda melihat suatu benda dan sekitarnya. Sesuai pengalaman saya sebagai seorang kidal, saya lebih senang melihat wajah saya menggunakan mata kanan saat menggambar arah pandangan karena bila saya menggunakan mata kiri, pandangan menjadi tidak fokus karena selain mata kiri saya harus melihat ke atas hidung, mata saya juga harus melihat hasil gambar saya yang ada di bawah tangan kiri sehingga membuat lensa mata bergerak ke kanan dan ke kiri.

    Comment by irenestephanie — March 22, 2011 @ 04:19


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: