there’s something about geometry + architecture

March 23, 2011

Ideal City, Apakah Hanya Sebuah Persepsi?

Filed under: ideal cities — meiyogo89 @ 14:44
Tags: ,

Pada pembahasan kali ini saya ingin mengungkapkan pendapat saya tentang Ideal City. Saya mendapat ide saat hari Minggu kemarin tanggal 20 Maret 2010, saya menjadi salah satu guru sekolah minggu di gereja ,untuk anak-anak yang kira-kira berumur 7-9 tahun. Mereka mendapt tugas untuk menggambar apa itu surga? Bermacam-macam hasil gambar mereka, namun ada satu gambar yang membuat saya menarik, salah seorang anak bernama Rio menggambar sebuah kota yang semuanya dipenuhi permen dan cokelat dan bangunan-bangunannya dibuat juga dari makanan. Yang kemudian saya bertanya kepada anak itu mengapa dia menggambar sperti itu, kata dia,” kalo semua terbuat dari makanan kan kita g bakal takut lapar lagi kan kak?”. Kata- kata anak ini tadi mengingatkan saya dengan Ideal City yang saya dapatkan di Mata Kuliah Geometri. Yang kemudian memberi saya ide untuk membahas apakah ideal city itu berbeda-beda pada tiap persepsi manusia.

Kemudian saya teringat akan sebuah artikel yang saya baca di Internet.Pada era tahun 80-an Affandi, seorang pelukis Naturalisme yang amat terkenal, melukis keadaan kota Jakarta dimana saat itu ia sedang melukis bundaran HI. Namun, yang menarik adalah pada lukisan itu adalah, si “Bundaran HI” itu sendiri malah diletakkan dipinggir jalan oleh Affandi. Saat diwawancara mengapa bundaran HI itu dipindah olehnya, Affandi menjawab, ”biar tidak macet”. Secara tidak langsung Affandi mengekspresikan langsung keadaan yang sering terjadi di HI. Hal ini yang menarik menurut saya dimana peran sebuah ‘Order’ di Jakarta(bundaran HI), yang digunakan untuk mencoba merealisasikan sebuah “ideal city” dimana dalam kasus ini, Order itu berperan untuk menjawab masalah “Macet” yang ternyata masalah itu tak terselesaikan hingga saat ini. Seorang seniman seperti affandi mencoba menggambarkan “order” dalam lukisannya, dimana ia meletakkan Bundaran HI pada lukisan itu dipinggir jalan. Ia mencoba merealisasikan Ideal City secara spontan lewat lukisannya.

Dalam bukunya, Wastu Citra, 1988, Y.B. Mangunwijaya di antaranya menulis: …Arsitektur yang berasal dari kata architectoon / ahli bangunan yang utama, lebih tepat disebut vasthu / wastu (norma, tolok ukur dari hidup susila, pegangan normatif semesta, konkretisasi dari Yang Mutlak ), lebih bersifat menyeluruh / komprehensif, meliputi tata bumi (dhara), tata gedung (harsya), tata lalu lintas (yana) dan hal-hal mendetail seperti perabot rumah, dll. Total-architecture tidak hanya mengutamakan aspek fisik saja, yang bersifat rasional, teknis, berupa informasi tetapi mengutamakan pula hal-hal yang bersifat transendens, transformasi, pengubahan radikal keadaan manusia. Oleh sebab itu citra merupakan bagian yang sangat penting dalam berarsitektur. Citra menunjuk pada sesuatu yang transendens, yang memberi makna. Arti, makna, kesejatian, citra mencakup estetika, kenalaran ekologis, karena mendambakan sesuatu yang laras, suatu kosmos yang teratur dan harmonis.

Dari kedua kasus diatas, muncul beberapa pertanyaan yaitu apakah peran “Order” dalam menciptakan Ideal City itu memang realistis? sebab jika dilihat dari kasus Bundaran HI, Order didaerah tersebut belum menyelesaikan permasalahan pada daerah tersebut, ataukah sebenarnya Ideal City itu hanyalah sebuah persepsi yang berbeda-beda pada tiap orang yang memahaminya? Seperti yang terjadi antara Rio dan Affandi saat mereka mencoba menggambar ‘ideal city’ menurut pemikiran mereka. Yang menjadi kesimpulan saya adalah, semua orang baik anak-anak maupun dewasa mempunyai pengertian “ideal” yang sesuai dengan persepsi mereka masing-masing. Dimana peran order  menurut saya hanyalah sebagai faktor pendukung terciptanya ‘ideal city’ yang tidak sepenuhnya bisa mewujudkan ‘ideal city’ itu sendiri.

Sumber : Mangunwijaya, Y.B. Wastu Citra. Penerbit Eirlangga.Jakarta.1988

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: