there’s something about geometry + architecture

March 24, 2011

Light Graffiti dan Cahaya yang Bergerak

Filed under: architecture and other arts — klarapuspaindrawati @ 19:45
Tags: , ,

Ketika kita melaju dengan kecepatan tertentu di dalam sebuah mobil pada malam hari melalui sebuah jalan, mungkin kita tidak menyadari bahwa gerakan dari kendaraan yang kta kendarai menghasilkan garis – garis dinamis dari cahaya lampu yang terpancar dari badan kendaraan. Bagaikan menggoreskan warna – warna menarik dari kuas di situasi malam yang gelap, begitulah yang terjadi ketika kendaraan yang meluncur di jalan meninggalkan berkas cahaya di sepanjang jalurnya.

Image and video hosting by TinyPic

Cahaya yang bergerak di sepanjang jalan yang sebenarnya berasal dari kendaraan yang melintas di malam hari pada gambar di atas, tertangkap kamera dan menampilkan gambaran yang sangat menarik, cahaya – cahaya itu seakan sedang memacu kecepatan di atas sebuah jalur. Kesan yang ditampilkan mempengaruhi persepsi kita yang melihat foto – foto yang menangkap kecepatan cahaya ini. Salah satunya, cahaya yang sebenarnya hanya merupakan “jejak” peninggalan gerakan kendaraan itu justru menjadi seperti objek yang sedang melalui jalan, padahal kita tidak akan bisa menyentuh objek tadi.
Persepsi ini lalu dikembangkan dalam light graffiti, salah satu bentuk seni painting yang kini semakin populer. Light graffiti merupakan seni menggambar atau menulis di medium udara pada kondisi ruang atau lingkungan gelap dengan menggunakan benda yang mengeluarkan cahaya, seperti senter. Hasil goresan – goresan itu bisa menjadi sangat menarik, lucu, atau unik sesuai kreasi dari orang yang menggambarnya. Kreasi light graffiti dapat mempengaruhi persepsi orang yang melihat hasil jepretan kamera yang mengabadikannya. Beberapa contoh foto di bawah menunjukkan bagaimana light graffiti mampu membuyarkan batasan antara objek manusia yang dapat disentuh dengan objek cahaya yang tak dapat disentuh yang turut difoto bersama manusia tadi. Bahkan bentukan cahaya – cahaya tadi yang menggambarkan bentuk – bentuk barang yang biasa digunakan oleh manusia atau bahkan hewan peliharaan difoto seakan – akan sedang digunakan oleh manusia, terjadi interaksi antara manusia dan objek bentukan cahaya tadi di dalam foto. Contohnya saja, gaun yang dibentuk dari garis – garis cahaya, orang yang sedang bermain gitar dari cahaya, atau seseorang yang sedang menuntun anjingnya yang berasal dari garis – garis cahaya.

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Lalu, mengapa semakin banyak orang yang tertarik dengan light graffiti? Salah satunya mungkin karena seni ini menawarkan cara baru dalam menggambar dan menulis, yaitu dengan medium udara, bukan lagi kertas atau kanvas. Selain itu, cahaya yang menjadi bahan “cat warna” untuk menggambar juga menjadi daya tarik tersendiri, sifatnya yang bersinar di tengah kegelapan menjadikan lukisan – lukisan yang terdiri dari goresan – goresan cahaya tadi “bersinar”. Tetapi, ada satu syarat yang harus dipenuhi untuk membuat sebuah gambar light graffiti, gambar hanya akan dapat diproduksi dengan tangkapan kamera, hasil dari tangkapan tadilah yang baru bisa dinikmati sebagai light graffiti. Proses produksi gambar, yaitu saat menggores cahaya dengan cara menggerakkan benda yang mengeluarkan cahaya harus dilakukan dengan cepat sebelum jejak cahaya meghilang. Begitu pula saat harus menangkap gerakan benda yang meninggalkan jejak cahaya, prosesnya harus dilakukan dengan cepat sebelum jejak cahaya menghilang dan bentuk objek dengan demikian tidak dapat terbentuk dengan sempurna. Light graffiti merupakan salah satu jenis karya seni yang mendorong kreativitas tinggi dengan teknik yang jitu dan tentunya imajinasi yang memanfaatkan persepsi akan interaksi yang terjadi dengan manusia yang bermain dengan cahaya tersebut.

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Light_painting
http://www.google.co.id/imglanding?q=speed+of+light&um=1&hl=id&client=firefox-a&rls=org.mozilla:en-US:official&tbs=isch:1&tbnid=fF5SC91yiwB5JM:&imgrefurl
http://www.google.co.id/imglanding?q=light+graffity&um=1&hl=id&client=firefox-a&sa=N&rls=org.mozilla:en-US:official&tbm=isch&tbnid=E09Y0jkGg27w9M:&imgrefurl
http://www.google.co.id/imglanding?q=light+graffity&um=1&hl=id&client=firefox-a&sa=N&rls=org.mozilla:en-US:official&tbs=isch:1&tbnid=H988GY47x3xrgM:&imgrefurl
http://www.google.co.id/imglanding?q=light+graffity&um=1&hl=id&client=firefox-a&sa=N&rls=org.mozilla:en-US:official&tbs=isch:1&tbnid=cPeCb2DyknYBHM:&imgrefurl
http://www.google.co.id/imglanding?q=light+graffity&um=1&hl=id&client=firefox-a&sa=N&rls=org.mozilla:en-US:official&tbs=isch:1&tbnid=_5ZSR1NjaxaUpM:&imgrefurl

2 Comments »

  1. Jika dikaitkan dengan teori gibson “medium substance dan surface”, menurut saya light grafity ini merupakan bentukan sustance yang berasal dari medium sendiri. hal ini unik mungkin kedepannya kota masa depan akan dibangun dnegan menggunakan light grafity.

    Comment by ferafarwah08 — March 26, 2011 @ 16:54

  2. Light graffiti memang menarik, saya pernah mencobanya, walau hasilnya agak aneh, hehe.😀 Teknologi sekarang jauh berkembang dibanding dahulu, sekarang tidak hanya kertas yang bisa dijadikan medium untuk melukis. Dengan adanya kamera, ditambah dengan ide kreatif, udara pun juga bisa menjadi medium untuk bergraffiti.🙂

    Comment by Prillia Indranila — March 26, 2011 @ 17:31


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: