there’s something about geometry + architecture

April 4, 2011

Ideal City

Filed under: ideal cities — dewibudiyanti @ 20:28
Tags: ,

Kata Ideal sebenarnya bukan hal yang dapat dicapai. Karena pandangan seseorang akan arti kata ‘ideal’ itu berbeda satu sama yang lainnya sehingga sempurna di mata seseorang mungkin saja biasa di mata orang lain. Ideal City, sebuah kota yang ideal, memiliki pengartian yang berbeda di setiap orang.

Kebanyakan orang membandingkan ‘Ideal City’ dengan kota dimana dia hidup atau tinggal. Contohnya adalah orang di daerah pedalaman mungkin menganggap kota yang ideal adalah kota yang memiliki banyak lapangan pekerjaan sehingga dia dapat menghidupi dirinya dan keluarganya, seperti di Jakarta. Maka beberapa orang memilih untuk hidup dijakarta karena menurut mereka Jakarta lebih baik dari tempat asalnya. Namun banyak penduduk kota Jakarta yang bosan dan suntuk akan kehidupan di Jakarta dan memilih untuk tinggal di pinggir kota yang lebih tenang.

Contoh lain adalah di kota Quetta yang dianggap Ideal bagi penduduk Afghanistan karena kota ini dibangun sebagai kota militer dan terletak di antara Afghanistan dan Iran yang sedang mengalami peperangan pada masa ini. Dianggap sebagai kota yang memperjuangkan dan mempertahankan negaranya, Quetta dianggap kota yang ideal bagi beberapa orang.

Sama hal nya dengan Palmanova, kota pertahanan yang dianggap ideal pada jamannya. Namun ideal itu sebenarnya tidak kekal, seperti kota ini yang kini lebih ditujukan sebagai kota sejarah sebagai tempat pariwisata dan tidak lagi dianggap berjaya karena tidak banyak mendukung hal-hal yang dibutuhkan pada masa ini. Seperti dinding dan sungai pertahanan, lalu bangunan pencakar langit yang modern akan sulit diletakkan di dalam kota ini karena akan merusak keindahan dan keselarasan kota secara keseluruhan.

Sebenarnya sampai kapan kita akan mencari arti sebuah ‘Ideal City’? Manusia sebagai makhluk yang tidak pernah puas ini terus menggali pikiran dan idenya untuk mencapai kesempurnaan. Walaupun sempurna secara universal tidak bisa diraih, namun memiliki dan merancang kota yang sempurna bagi dirinya sendiri tetap dilakukan untuk mencapai kepuasan pribadi.

Daftar Pustaka

http://kabulperspective.wordpress.com/2010/07/11/in-the-city-of-taliban-shura—quetta/

http://www.palmanova.it

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: