there’s something about geometry + architecture

April 4, 2011

Simple Geometrical Forms and Pure Primary Color

Filed under: architecture and other arts — arichichristika @ 20:22
Tags: , , , ,

Mungkin gaya atau gerakan de stijl atau the style atau yang disebut juga dengan neoplasticsm adalah bentuk aliran yang tepat untuk merepresentasikan judul di atas: simple geometrical form and pure primary color.
De stijl adalah sebuah gerakan yang diusung oleh beberapa seniman belanda yang muncul pada tahun 1917. Menurut saya berbeda dengan gerakkan-gerakkan lainnya ( seperti modern, retro,dll) de stijl yang menyebut gerakkan ini sebagai bentuk penyederhanaan seni menjadi hal yang paling murni, yaitu memainkan komposisi dari garis serta warna primernya; and believed highly simplified art could model a harmonious ideal world( mondrian). Gerakan ini mempengaruhi tidak hanya dari segi seni, yaitu lukis, tetapi merambah sampai arsitektural, interior bahkan desain grafis pertama pada saat itu bahkan fashion.

Mungkin kalau dilihat semata, lukisan atau karya-karya yang muncul sering dianggap sepele, karena terlihat hanya dari komposisi dari perpotongan garis hitam diatas kertas putih yang membentuk banyak persegi panjang dan ada beberapa persegi panjang yang diwarnai dengan warna merah, kuning dan biru. Tetapi tanpa disadari basic form seperti itu adalah dasar dari semua bentuk, warna primer tersebut juga merupakan induk dari percampuran dan turunan dari perpaduan dua warna yang dihasilkan. Maka penemuan dari hasil komposisi yang seimbang dengan perpaduan warna primer tersebut mengandung sesuatu yang indaah dari kesederhanaannya yang ternyata tidak sederhaana.
Beberapa karya de stijl.

Dalam beberapa karya de stijl saya ingin memperlihatkan bagaimana bentuk dasar dari geometry dan terlihat seperti “bermain-main” ternyata tidak bermanin main

1. composition II in red, blue and yellow by Piet Mondrian 1930

Kotak biru yang ada di dalam tersebut menunjukan pengulangan dengan komposisi yang sama dari komposisi keseluruhan lukisan, maka akan deitemukan lagi kotak yang lebih kecil lagi pada kotak yang telah diberi warna biru dan seterusnya-dan seterusnya. Dan lukisan ini mengaplikasi the golden rectangle.

2. Rietveld schroder House by Gerrit Rietveld 1924

Ini adalah foto interior dari “rumah lemari” yang dibuat oleh rietveld. Dengan konsisten menggunakan bentuk-bentuk rectangular basic form dengan warna primer pada interiornya.

Rietveld mengatakan bahwa conventional house menyebabkan manusia yang ada di dalamnya hidup secara pasif.In Rietveld’s opinion, conventional houses lead to a passive life style. He wanted living in a home to be a conscious act. The design of the Rietveld Schröder House is based on this conviction. Whatever the occupant wanted to do – bathe, sleep, cook – she always had to give it some thought and do something for it: . oleh karena itu rietviekd merancang sebuah rumah dengan banyak folding partition yang membuat rumah tersebut dapat berbeda-beda fungsi serta rasa yang ditimbulknanya, bahkan ada sebuah jendela yang dapat diputar 90 derajat dari bentuk aslinya yang mebuat view yang terlihat berbeda-beda.

3. furnitures by Rietvield

a. berlin chair (1923) b. shcroder table ( 1924) c. zigzag chair ( 1934)

rietvield selain rumah schroder, ia memang lebih dikenal sebagai pembuat furniture. Gambar-gambar diatas adalah beberapa furniture karyanya. Pada berlin chair kalau dilihat secara seksama, maka akan ditemui bagaimana bentuk-bentuk geometry basic dapat saling terhubung dengan cara yang unik ditambah dengan bagaimana konstruksi seperti ‘main-main tersebut’ dapat berdiri sebuah keterbangunan yang indah.

Pada gambar schroder table juga seperti itu, bentuknya sangat sederhana, cenderung hanya menggabungkan beberapa bentuk dan agak mempertanyakan apakah meja itu kuat? Dan bentuk yang sangat sederhana tersebut dapat menjadi karya seni yang bernilai tinggi.

Pada gambar zigzag chair, inovasi dengan memiring kan suatu bidang mulai terlihat disini dan mungkin konstruksi keterbangunan seperti inilah yang ternyata cikal bakal munculnya furniture-furniture seperti panthom chair dllnya.

4. Mondrian et De Stijl : Theo van Doesburg, Hans Arp et Sophie Taeuber-Arp. L’Aubette, Strasbourg, 1928

Dalam gambar di atas, bentuk geometry sederhana muncul sebagai elemen interior yang menghiasi dinding serta plafon. Penerusan dari komposisi bentuk-bentuk tersebut yang diteruskan dari dinding ke plafon membuat ruangan tersebut menjadi blur batasnya antara dinding dan plafonnya, dan hal tersebut sangat menarik ketika komposisi hal-hal yang sederhana dapat juga mengecoh mata penonton yang melihat.

Dari penjabaran diatas, saya menangkap bahwa segala sesuatu hadir dari bentuk yang paling sederhana, dan ternyata komposisi bentuk-bentuk sederhana tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang tidak kalah menarik dari bentuk-bentuk rumit yang biasanya sangat ingin kita tampilkan.

http://gogeometry.com/wonder_world/piet_mondrian_broadway_boogie_woogie_golden.html
http://poulwebb.blogspot.com/2010/06/gerrit-rietveld.html
http://www.puretrend.com/media/decryptage-mondrian_m448950
http://zeospot.com/old-house-renovation-rietveld-schroder-house-by-gerrit-rietveld/house-space-interior-design/

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: