there’s something about geometry + architecture

June 5, 2011

Ketika Diam Bisa Berarti Segalanya

Filed under: architecture and other arts — nurrisinda @ 22:49

Rekan-rekan sekalian sudah barang tentu video yang satu ini kan, yang videonya berisi sekelompok orkestra yang di awal video, ceritanya mau melakukan suatu pertujunjukan musik. Penonton sudah menunggu, pemain sudah ada, alat musik siap, dan akhirnya konduktorpun masuk. Beliau mengangkat tangannya seolah-olah mau menandakan musik akan dimulai. Dan ketika diangkat, tadaaa.. diam semua!!! Pemainnya tidak ada satupun yang memainkan alat musiknya, beliaupun tidak menggerakkan tongkat konduktornya, hanya diam! Selama diam, penonton pun anehnya diam saja, seolah-olah memang mereka semua sedang khusyuk menikmati alunan musik yang tersedia. Tapi nyatanya, tidak ada satu pun not mengalun sebenarnya selama 4 menit 33 detik tersebut.

Yak itulah video yang berjudul John Cage “4’33” yang bisa ditemukan di situs-situs video seperti youtube.com dan kawan-kawannya. Lalu apa yang istimewa dari video diam membisu namun penuh makna (Sepertinya..melihat ekspresi semua yang menonton dan tepuk tangan riuh dari penonton ketika semuanya usai) tersebut. Yakni, memang sebetulnya si pertunjukan musik ini pada aslinya adalah bersuara, tapi bukan suara yang nyata dan terdengar langsung oleh indera pendengaran kita. Mungkin musik yang tidak berwujud, mungkin musik yang hanya ada dikepala kita, mungkin musik yang lebih kompleks dari yang ada di permainan asli orchestra, mungkin musik yang lebih bermakna.

Suatu pemicu perbincangan muncul, ketika saya membicarakan video ini dengan teman-teman selepas kelas Geometri berakhir, yang mana pada kelas itu di hari itu diputarlah video dahsyat tersebut. Kenapa dahsyat? Selain sudah ditonton oleh 2,061,198 penonton, ya pasti video ini istimewa..kalau tidak, tidak mungkin juga diputar di suatu mata kuliah yang penuh makna (Setuju?^^).

Saat itu yang kami bicarakan adalah, apa yang ada dipikiran teman-teman, saat video tersebut diputar di kelas tadi. Saya yang memulai perbincangan ini merasa, saat video ini diputar, awalnya memang terasa bingung, dan jujur, merasa bosan. Tapi ditengah kebosanan yang ada, tiba-tiba saja dikepala saya berputar musik klasik, dan tiba-tiba saja, seiring saya menikmati alunan musik di kepala saya, saya juga jadi menikmati video yang ada di depan saya. Ketika saya tanyakan dengan dua teman saya tersebut, ternyata, jawaban mereka juga mirip dengan saya..ada sesuatu yang mengalun dikepala mereka ketika menonton video tersebut.

Yang satu, jadi terpikirkan musik dari sebuah film yang menceritakan kehidupan pemain musik orchestra. Katanya sedari awal sang konduktor mengangkat tangannya untuk memberikan pengarahan musik, ia jadi teringat film tersebut, dan lagu-lagu di film itupun mulai bermain di kepala, seolah para pemain orchestra yang diam itu tengah memainkannya.

Sedangkan teman saya yang satu, hampir mirip dengan kawan saya yang satu lagi yakni karena suasana panggung yang seolah akan memainkan lagu klasik, dalam kepalanya pun berputar semuah musik karya Bethhoven yang suka menjadi musik bonus saat membeli computer.

Entah arena memang suatu pengalaman ataupun suatu memori di masa yang sebelumnya atau memang muncul tiba-tiba, yang pasti si video musik diam ini, ternyata memunculkan banyak suara dikepala penontonnya. Mungkin juga itu yang terjadi dengan semua penonton yang menonton Orkestra tersebut, baik langsung maupun yang menonton lewat videonya.

Terkadang sesuatu yang sederhana atau malah mungkin terlihat tidak da, bisa menciptakan proyeksi dan ionterpretasi yang berbeda-beda tiap sudut pandang masing-masing individu. Arsitektur pun mengenal istilah-istilah seperti itu. Bisa dengan istilah less is more, atau dari yang sederhana, bangunan itu kan tidak bersuara, tetapi ternyata ia bisa menciptakan sense kepada orang yang ada di dalamnya seolah-olah ia bisa bicara dan memberi banyak makna. Seorang arsitek harus bisa membuat bangunannya bersuara, walau tidak dengan nada, bisa dengan warna, bentuk, tata ruang, atau memang ia bisa saja ciptakan efek suara langsung, untuk menciptakan kualitas-kualitas ruang bagi manusia yang ada di dalam bangunan karyanya.

Karena itu video ini jelas bermakna, bisa diambil pelajaran yang bermakna darinya. Bahwa, diam mungkin berarti segalanya.

Bagaimana dengan rekan-rekan sekalian? Suara apa yang berputar di kepala anda sekalian saat menonton video ini? (Sekedar agar anda menonton videonya untuk memberikan komentar, silahkan menuju ke link berikut ini http://www.youtube.com/watch?v=hUJagb7hL0E . Selamat menikmati^^)

NB: mohon maaf belum bisa post videonya, dikarenakan keterbatasan kemampuan koneksi internet untuk mengunggah..terimakasih..^^

Daftar Pustaka
John Cage “4’33”.http://www.youtube.com/watch?v=hUJagb7hL0E. Diunggah oleh morbidcafe, Anastasia. (http://www.youtube.com/user/morbidcafe). 2006. Australia. Diunduh tanggal 31 Maret 2011. Pukul 22.00.
maaf juga tidak ada sumber tertulis dan terorical..

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: