there’s something about geometry + architecture

March 25, 2012

Arsitektur: Sain dan/atau Seni?

Filed under: architecture and other arts — Feni Kurniati @ 04:02

“Architecture is a science arising out of many others sciences, and adorned with much and varied learning; by the help of which a judgement if formed of those works which are the result of other atrs.” (Vitruvius, )

Menurut penafsiran saya, Vitruvius berpendapat bahwa arsitektur merupakan sain/ilmu yang muncul dari lmu-ilmu pengetahuan lain—dan kemudian art/seni digunakan untuk menilai arsitektur tersebut. Jadi—dengan terlalu berani–saya simpulkan bahwa arsitektur adalah sain, dan seni adalah alat penilai.

Namun muncul pertanyaan selanjutnya, apakah mungkin kita menilai sesuatu dengan menggunakan alat penilai yang berupa sesuatu hal berbeda yang lainnya? Atau jangan-jangan seni itu telah terattach di dalam arsitektur tersebut sehingga kemudian ia diizinkan untuk dinilai dengan kaidah-kaidah seni. Dengan kata lain, sain dan seni merupakan dua hal yang mungkin tidak sepantasnya lagi kita pisahkan dalam keterlibatannya dalam dunia arsitektur. Anggap saja arsitektur menganut kedua-duanya—seni dan sain atau sain dan seni.

“Architecture needs to be a science first and then an art. By science I don’t mean engineering – I mean “scientific reasearch/design”. A simple example – if one designs a park bench that’s big enough (physically) to sit 3 adults and places that bench at the edge of a town square – thinking that 3 people will sit there – shows a lack of a scientific approach to design (architecture). Research shows that only 2 people will likely sit on that bench at the same time.” (Pasterna, September 10, 2003 at 12:48:13)

Dari kutipan di atas tergambar bahwa sain dan seni tidak lagi dua hal yang bertentangan atau berbeda–jika memang bertentangan tidak begitu pas digunakan. Namun, mungkin kita perlu merubah pemahaman kita tentang apa itu sain dan apa itu seni. Keduanya bisa dipelajari dalam waktu dan cara yang sama. Meskipun terlihat terpisah, namun kenyataannya kita mengguankan keduanya dalam sebuah proses disain—sebuah proses disain yang sama.

Bercermin dari pengalaman pribadi selama menikmati dunia arsitektur, arsitektur yang dikenalkan kapada saya adalah sebuah dunia yang sebenarnya tidak memisah-misahkan antara seni dan sain. Seni: ia akan selalu disertakan dalam setiap proses disain sekalipun tidak ada penjelasan terperinci mengenai-nya, namun akan selalu ada seni di dalam karya arsitektur tersebut. Karena ia merupakan hal-hal yang akan digunakan untuk menyentuh hati kita sewaktu karya arsitektur itu juga dihadirkan agar dapat dinikmati oleh mata. Sedangkan sain, sebut saja masalah teknis atau struktural, dalam penerapannya di dalam bangunan, akan selalu muncul pertimbangan-pertimbangan seni yang mengontrol sain tersebut, demikian juga sebaliknya, akan selalu ada pertimbangan-pertimbangan sain yang mengontrol seni. Keduanya saling membutuhkan demi menciptakan karya yang bermanfaat bagi user.

Charles W. Moore menyebutkan dalam tulisan ‘Architecture—Art and Science’-nya sebagai berikut: “These remarks are addressed to consideration of architecture as and art and as a science…., and because I think an understanding of them depends on an illumination not of the differences art and science but of their common purpose: to overcome chaos.”

Jadi, arsitektur merupakan dunia yang begitu kompleks. Kita tidak bisa begitu mudah mendefenisikannya hanya sebagai sain, atau hanya sebagai seni. Karena dengan demikian, arsitektur akan menjadi lemah. Sebagaimana Charles, saya juga setuju bahwa seni dan sain atau sain dan seni—tidak masalah yang mana yang dahulu digunakan dalam proses disain—merupakan dua hal berbeda namun saling membantu dalam mencapai tujuan dari si arsitektur itu sendiri. Sain dan seni—kedua-duanya, bukan salah satu—akan menjadikan arsitektur semakin berwarna.

I think architecture is the art and science of building.

—Guest Savannah

Architecture may be seen as the art and science which deals with designing construction of buildings and structures, and restoring the already-built environment.

—Guest Nathaniel Iboms

Referensi:

Vitruvius, The Ten Books on Architecture (chapter1, book 1)

http://penelope.uchicago.edu/Thayer/E/Roman/Texts/Vitruvius/1*.html

http://www.designcommunity.com/discussion.html

http://architecture.about.com/od/becomeanarchitect/u/Architecture.htm

2 Comments »

  1. […] ini diambil dari postingan pribadi pada blog gemetri dan arsitektur, https://geometryarchitecture.wordpress.com/2012/03/25/arsitektur-sain-danatau-seni/, posted on Merch 25, 2012, at […]

    Pingback by Arsitektur: Sain dan/atau Seni? « Rhythms of Repetition — March 30, 2012 @ 18:57

  2. Saya setuju sains dan seni memang ilmu yang tidak dapat dipisahkan apalagi dalam arsitektur. Penerapan sains dalam arsitektur menurut saya sebenarnya tidak hanya dari segi konstruksinya saja tetapi untuk menghasilkan estetika, fungsi dari karya arsitektur dan lainnya pun merupakan penerapan sains. hingga saat ini sudah banyak ilmuan dan peneliti mencoba mengaitkan kedua hal tersebut. Seni dapat dijelaskan secara sains dan sains dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai seni. Menurut sumber yang saya temukan, sains memiliki pengertian pengetahuan yang terorganisasi dan sains ini bersifat dinamis, tidak statis baik pada prinsip maupun praktiknya.* Seni merupakan pengekspresian cita rasa yang diluapkan dalam satu karya yang dapat dikatakan unik.** Dari pengertian kedua kata tersebut tidak saling bertentangan satu sama lain. ketika kita mengekspresikan sesuatu tentu melalui sebuah proses berpikir yang terorganisasi. Pengetahuan yang dimiliki oleh setiap manusia menjadi bagian yang mendasar untuk menghasilkan sesuatu baik sebuah proses berpikir maupun berkarya terlepas dari apa yang dihasilkan. Jadi pada dasarnya memang tidak ada pengkotak-kotakan bidang-bidang ilmu tertentu karena semua ilmu tersebut terkait satu sama lainnya. Pembagian bidang-bidang ilmu menurut saya lebih bertujuan agar manusia lebih mudah untuk mempelajarinya karena adanya klasifikasi yang jelas.

    *http://princesrere.files.wordpress.com/2008/05/microsoft-word-pengertian-science1.pdf
    **http://duniabaca.com/definisi-seni.html

    Comment by indralim09 — March 31, 2012 @ 22:50


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: