there’s something about geometry + architecture

April 2, 2012

Mainan blok, regular solid, dan tahun 2012

Filed under: Uncategorized — rizkiyasa @ 20:29

Manusia mengalami perkembangan baik secara fisik maupun mental. Seiring berjalannya waktu, manusia telah mengalami berbagai fase dalam hidupnya, salah satunya yaitu fase anak-anak. Karakter anak-anak yang serba ingin tahu dan terus bereksporasi memiliki alat pendukung, salah satunya mainan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Mainan adalah alat untuk bermain; barang yg dipermainkan: kura-kura itu dijadikan binatang –2perhiasan tambahan (spt medalion pd kalung; benda-benda kecil pd ikat pinggang, dsb);.

Berbagai jenis mainan menemani manusia, mungkin sejak masih bayi hingga kanak-kanak dan bahkan ada pula orang dewasa yang masih memiliki mainan, yaitu biasanya berupa mainan koleksi. Salah satu jenis mainan yang mampu merangsang kreatifitas adalah lego.

Lego yang dikenal saat ini merupakan bagian-bagian mainan beraneka bentuk yang dapat disusun hingga mencapai bentuk tertentu. Namun, apabila dilihat dalam kurun waktu beberapa belas tahun yang lalu, ada mainan serupa lego dengan tampilan dan bentuk yang lebih sederhana, yaitu mainan blok (adapula yang menyebutnya building block) yang biasanya terbuat dari kayu dan memiliki warna yang beragam.

Mainan ini terdiri dari berbagai bentuk dan ukuran yang dapat disusun. Namun, karena bentuknya yang sederhana (tidak seperti lego), bentuk yang mungkin dibuat dari mainan seperti ini adalah bentuk bangunan.

Image

Gambar 2. Mainan blok yang telah disusun (mainanbocah.files.wordpress.com/2008/03/balok-bangunan1)ImageGambar 3. Mainan blok yang telah disusun dengan susunan berbeda (http://www.woodentoys123.com/toys/building-toys)

Apabila dilihat dari bentuk-bentuk pendukung blok mainan untuk membuat sebuah bangunan, terdapat bentu-bentuk yang akrab dalam geometri. Bentuk-bentuk tersebut misalnya adalah prisma segiempat, balok, kubus, dan tabung. Bentuk-bentuk yang tampak seperti ini mengingatkan pada sebuah metode desain yaitu mencari massa bangunan dengan  “Architecture as a composition of regular solid”, yaitu salah satu metode dalam euclidean geometry.   Benno Artmann dalam artikelnya yang berjudul “Euclidean geometry, menyatakan bahwa: Euclidean Geometry is the study of plane and solid figures on the basis of axioms and theorems employed by the Greek mathematician Euclid (c. 300 bce). Dari pernyataan tersebut maka tampak bahwa regular solid adalah bentuk dasar yang telah ada sejak zaman dahulu.

Jim Loy dalam artikel yang berjudul “Regular solid” menyatakan: 

There are a limited number of regular solids :

Image

Hal ini menunjukan bahwa sebenarnya dari kecil, beberapa dari manusia telah “mencoba” dan belajar untuk menyusun regular solid tersebut untuk mencapai bentuk yang ideal. Bentuk ideal yang dimaksud disini adalah susunan bentuk-bentuk sehingga bangunan tersebut tampak indah, sesuai antara bagian yang satu dengan bagian yang lain, serta mampu terbangun (tidak jatuh).

Image

Gambar 4. Salah satu bangunan yang dianggap menerapkan susunan regular solid dalam Euclidean Geometry (http://www.panoramio.com/photo/54268617)ImageGambar 5. Salah satu bangunan yang dianggap menggunakan form non-euclidean geometry (http://homeandfurnituregallery.com/unusual-abstract-wooden-house-in-curved-shape)

Lalu, di tahun 2012 ini ketika beragam metode desain dapat digunakan, metode desain seperti ini mungkin masih digunakan oleh beberapa arsitek. Ketika saat ini teknologi mendukung untuk membuat suatu “form” non-euclidean geometry, bentuk-bentuk berbasis euclidean geometry masih diterapkan dalam rancangan. Atau bahkan mungkin terjadi persaingan antara bangunan-bangunan yang menerapkan non-euclidean geometry dengan bangunan bentuk euclidean geometry.

 

 

Sumber Referensi : 

http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php

http://www.britannica.com/EBchecked/topic/194901/Euclidean-geometry

http://www.jimloy.com/geometry/hedra.htm

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: