there’s something about geometry + architecture

April 3, 2012

Photomosaic dalam Arsitektur.

Filed under: Uncategorized — nanabestari @ 23:46

Mosaik adalah seni menciptakan gambar dengan menggunakan kumpulan bagian-bagian kecil yang disatukan. Ada tiga metode utama: metode langsung, metode tidak langsung dan metode tidak langsung ganda.
1.    Metode langsung, langsung menempatkan (perekatan) satu bagian kecil ke permukaan utama. Metode ini cocok untuk permukaan yang memiliki kualitas tiga dimensi. Keuntungan dari metode langsung adalah bahwa mosaik yang dihasilkan semakin terlihat. Kerugiannya adalah bahwa seniman harus bekerja secara langsung pada permukaan yang dipilih, yang sering tidak praktis untuk jangka waktu yang lama, terutama untuk proyek skala besar. Juga, sulit untuk mengendalikan ketidakrataan permukaan.
2.    Metode tidak langsung, sering digunakan untuk proyek-proyek yang sangat besar, proyek-proyek dengan elemen berulang.
3.    Metode tidak langsung ganda, digunakan ketika penting untuk melihat pekerjaan selama proses penciptaan sebagaimana akan terlihat saat selesai. Dibandingkan dengan metode tidak langsung, cara ini lebih kompleks digunakan dan membutuhkan keahlian tinggi untuk menghindari kerusakan pekerjaan.

Girih Tiles

 

 

Nah, photomosaic adalah gambar yang terdiri dari berbagai gambar-gambar kecil lainnya (yang dipelopori oleh Joseph Francis) yang bila disatukan akan membentuk sebuah gambar yang lebih besar. Dalam bidang fotografi, photomosaic adalah gambaran (biasanya foto) yang telah dibagi menjadi (biasanya berukuran sama) persegi panjang, yang masing-masing diganti dengan foto lain yang sesuai dengan foto target. Jika dilihat secara keseluruhan, akan muncul individu sebagai gambar utama. Sementara bila dilihat lebih dekat, dapat dilihat bahwa gambar sebenarnya terdiri dari ratusan atau ribuan gambar yang lebih kecil.
Keunikan dari photomosaic adalah susunan-susunan ratusan foto yang secara sistematis membentuk karakter (misal: wajah seseorang). Proses editing foto, termasuk pengaturan ketajaman, pencahayaan, tone warna, penyesuaian background, menjadi bagian penting dalam proses mempersiapkan foto untuk dapat dibuat menjadi mosaik yang berkualitas.
Langkah membuat photomosaic :

Foto asli.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengaturan kestabilan warna.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Analisis partikel foto.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyempurnaan foto menjadi mosaik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam pengaplikasiannya pun, photomosaic dapat juga diterapkan dalam bidang arsitektural untuk foto landscape. Misalnya, untuk mendeteksi perubahan terbaru akibat bencana alam seperti lumpur, banjir, dan gempa bumi. Selain itu, juga dapat digunakan untuk menganalisis perubahan perkotaan, degradasi lahan atau perubahan penggunaan lahan untuk periode yang lebih lama, ketika gambar terakhir belum tersedia.

Hill Longonot-Kijabe, Danau Naivasha, Kenya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Daerah ini mengalami erosi angin. Diperlukan analisis yang tepat dari masalah erosi angin, tetapi justru kurangnya informasi mengenai daerah tersebut. Masalahnya disini adalah tidak adanya foto secara keseluruhan yang terbaru dari daerah tersebut. Foto-foto udara terakhir adalah tahun 1991, tetapi masalah degradasi lahan akibat erosi angin mulai setelah 1995.
Maka dari itu, dibuatlah photomosaic dari penggabungan keadaan wilayah dari tahun-tahun sebelumnya. Sebelum enam foto tersebut dapat digabung menjadi sebuah mosaik tunggal, mereka harus mengacu pada geografis asli (dan diperbaiki). Setelah proses penggabungan peta yang tersedia telah menjadi peta terbaru, direkatkan untuk membentuk mosaik daerah tersebut.
Dari photomosaic tersebut, dapat dirasakan kegunaannya sehingga dapat diketahui bahwa penggunaan lahan tahun 1991 dan 2000 tersebut, telah memberikan informasi yang menarik tentang penyebab degradasi lahan terakhir di daerah Longonot. Antara 1991 dan 2000 daerah bidang garapan berkurang dari 145 ha (1991) menjadi hanya 57 ha pada tahun 2000. Hampir 50% dari parit mengalami deflasi sejak tahun 1991.

 
Sumber:
Making Mosaics- Design, Techniques & Projects LeslieDierks Sterling/Lark.
The Art of Mosaic – The Encyclopaedia of Projects, Techniques and Designs. Sarah Kelly.
Warner, W. S., R. W. Graham, et al. (1996). Small Format Aerial Photography. Caithess: Whittles.
Hofstee, P. (1984). Small format aerial photography: simple and cheap do-it-yourself technique. In: Cities.
http://www.gartrip.de/
http://en.wikipedia.org/wiki/Mosaic

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: