there’s something about geometry + architecture

April 3, 2012

The Games of Life: Order dari Keberadaan Disorder

Filed under: Uncategorized — zahrahsyahadah @ 23:56

Pernah mendengar istilah the game of life? Game yang dikembangkan oleh seorang matematikawan muda di Cambridge pada tahun 1970 ini sebenarnya bisa disebut bukan game. Karena dalam game ini tidak ada posisi kalah dan menang dan tidak ada pemain. Game of life bisa disebut juga sebagai simulator karena terdiri dari bentuk 2D tak terbatas, yang selnya diisi oleh ‘organisme’ untuk selanjutnya hidup atau mati berdasarkan aturan main yang sederhana. Game ini merupakan seperangkat hukum yang mengatur suatu jagat raya dua dimensi yang bertujuan untuk membantu kita memikirkan soal-soal mengenai realitas dan ciptaan. Pembagian peraturan di bagi menjadi tiga bagian dalam game of life, yaitu statis, growth, dan dead. sedangkan bentuknya berupa sel-sel berbentuk kotak, masing-masing memiliki 2 status yaitu dead or life. Kemudian sel-sel tersebut berinteraksi dengan sel-sel lainnya (sel tetangga) yang menciptakan tarnsisi, yaitu:

1. Sel hidup dengan jumlah tetangga hidup yang mati kurang dari sama dengan 2 disebut underpopulation.

2. Sel hidup dengan jumlah tetangga hidup yang mati lebih dari sama dengan 3 disebut overcrowding.

3. Sel hidup dengan 2 atau 3 tetangga yang hidup akan menjadi sel hidup pada genersi selanjutnya.

4. Setiap sel mati dengan tepat 3 tetangga hidup akan menjadi sel hidup.

Dari transisi tersebut, terbentuk pola-pola, diantaranya adalah satic patterns (masih hidup), repeating patterns, dan pattern yang menerjemahkan dirinya lewat papan (spaceship). Berikut gambaran dari pola-pola yang terbentuk:

Block (still life)            Boat (still life)        Blinker (two-phase oscillator) 

Toad (two-phase oscillator)   Glider (spaceship)         Lightweight spaceship

  Pulsar (three-phase oscillator)

Dari movement sel hidup  yang random pada grid ini terlihat adanya ketidakberaturan, kekacauan, keacakan, atau kebetulan, berupa gerakan acak tanpa tujuan yang secara konstan berubah dari generasi ke generasi. Gerakan yang terjadi sesuai dengan aturan yang sederhana yang kemudian membentuk pola-pola yang teratur dan menjadi bentuk dari keindahan. Sesuai dengan pernyataan Lorand bahwa rumusan yang paling kuno tentang beauty adalah adanya order, unitiy in diversity. Keberadan yang order jika mengalami pergerakan atau perubahan walau sekecil apapun akan menimbulkan dampak sangat besar. Mungkin dampak tersebut tidak dapat dirasakan pada saat dan tempat yang diharapkan. Lorand kemudian melanjutkan dengan mengidentifikasi gagasan mengenai disorder, yaitu randomness, chaos, atomism, and sensitivitiy yang merubah elemen objek.  Teori chaos, yaitu suatu teori yang berkaitan dengan proses alam yang nampaknya kacau, acak dan tidak linier (sistem yang tidak dapat diprediksi berdasarkan kondisi awal). Teori chaos adalah teori yang menjelaskan gerakan atau dinamika yang kompleks dan tidak terduga dari sebuah sistem yang tergantung dari kondisi awalnya. walaupun berlangsung acak, sistem tersebut dapat ditentukan secara matematis, hal ini disebabkan sistem chaos mengikuti hukum-hukum yang berlaku di alam. Hanya saja, karena sifatnya yang tidak teratur maka dilihat sebagai peristiwa yang acak. Keberadaan chaos (disorder) ini kemudian mengalami pergerakan yang tidak teratur namun pada akhirnya ketidakteraturan pergerakan tersebut membentuk pola yang indah dan teratur. Terlihat jelas adanya order yang terbentuk dari keberadaan disorder.

sumber:

http://chocobolate.wordpress.com/2009/06/14/conways-games-of-life-cellular-automata/#more-133

Aesthetic Order oleh Ruth Lorand

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: