there’s something about geometry + architecture

April 4, 2012

Geometri pada Pengulitan Nanas

Filed under: Uncategorized — meirisyananda @ 23:54

Siapa yang tidak tau nanas? Siapa yang tidak menyukai kesegaran buah nanas? Nanas merupakan salah satu jenis buah yang memiliki bentuk unik yang lonjong dan memiliki daun berkelompok di atasnya. Sedikit berbicara mengenai manfaat buah nanas, buah ini banyak mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain yang berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit.

Mungkin saja jika kita adalah orang awam dan tidak tahu bahwa nanas ini adalah buah yang dapat dimakan karena bentuknya yang agak sedikit berbahaya, yakni memiliki daun yang tajam dan keras pada bagian di atasnya dan memiliki kulit yang kasar maka kita akan enggan untuk menyentuhnya. Namun, sebagai orang yang tau akan manfaat dan rasa dari buah ini maka pastinya ia mau untuk memakannya, lalu bagaimana dengan cara mengupasnya? Apakah sama dengan cara mengupas buah apel atau jeruk atau buah yang lainnya? Ternyata tidak, untuk mengupas buah nanas ini, ia memiliki teknik yang khusus.

Kulit nanas memiliki  tekstur kulit yang kasar, bentuk kulit yang kasar ini  tersusun atas biji-biji mata yang kasar dan sangat dalam letaknya sampai ke daging buah sehingga perlu teknik kusus untuk mengupas kulit nanas ini. Sangat perlu membuang biji mata pada kulit nanas tersebut karena biji inilah yang menimbulkan sensasi gatal terhadap lidah. Hal inilah yang membuat saya penasaran mengapa perlu adanya teknis kusus untuk menguliti si buah yang sangat menyegarkan ini.

                                                                                                Gambar 1. Buah nanas

Tentunya anda sering melihat dalam kehidupan sehari-hari mengapa nanas yang sudah dikuliti maka bentuk akhirnya akan ada seperti alur yang melingkar layaknya bentuk spiral.

Gambar 2. Buah nanas yang sudah dikuliti

Ternyata untuk menguliti buah nanas ini idealnya memang harus mengikuti alur si mata biji yang terdapat pada kulit buah ini agar rasa gatal  yang dapat ditimbulkan dari biji mata nanas ini dapat terbuang dan kita pun bisa menikmati buahnya dengan aman. Bayangkan saja jika mata kulitnya tidak dibuang maka sensasi gatal-gatal pada lidah pun dapat terjadi.

Nah, kemudian bagaimana dengan langsung saja memotong kulitnya secara tebal? Tentunya anda tidak akan mau untuk melakukannya karena hal tersebut akan membuat daging nanas terbuang banyak bersama kulitnya meskipun memang dengan cara ini dapat lebih mempersingkat waktu. Untuk itu perlu adanya teknis kusus dalam menguliti nanas yakni mengikuti alur si biji mata nanas ini sendiri.

Ternyata jika diperhatikan, buah nanas ini memiliki biji mata yang dikelilingi batasan berbentuk seperti belah ketupat, sangat unik sekali. Kemudian jika ingin mengulitinya, nanas ini memiliki letak mata biji yang lebih dekat secara diagonal, buka horizontal maupun vertical dengan begitu akan lebih efisien jika mengulitnya juga secara diagonal (menguliti biji matanya). Karena jika mengupas mata nanas secara vertical ataupun horizontal maka daging nanas akan terkupas habis dan nanas yang kita perolehpun semakin sedikit.

3.a                                             3.b                               3.c                                    3.d

Gambar 3. Cara mengupas kulit nanas

Gambar 3.a Memotong bagian daun pada kepala nanas

Gambar 3.b Mengupas kulit nanas dengan tipis

Gambar 3.c Mengupas biji mata kulit nanas dengan cara mengikuti jarak letak terdekat (dengan diagonal) sehingga bentuknya           menjadi seperti alur-alur spiral.

Gambar 3.d Memotong kulit nanas dengan agak tebal namun cara ini membuat daging nanas terbuang banyak.

Gambar 4. Kulit nanas yang tersusun atas bentuk belah ketupat

Gambar 5. Proyeksi susunan bentuk kulit nanas

Bisa dilihat bahwa A adalah jarak antara biji mata nanas secara horizontal maupun vertikal dan B adalah jarak biji mata nanas secara diagonal. Dengan begitu dapat terbukti bahwa memotong kulit nanas secara diagonal dapat lebih efisien daripada memotong kulitnya secara horizontal maupun vertikal. Bentuk alur seperti spiral itupun didapat dari hasil pemotongan kulit biji mata nanas yang dilakukan secara diagonal yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sebenarnya  perlakuan terhadap ilmu alamiah geometri tersebut sangat sering kita temukan dalm kehidupan sehari-hari yang meskipun hal tersebut secara tidak sadar telah kita lakukan.

Referensi:

http://www.eresep.com/tips.php?id=42

http://pineapplesweb.com/pineapples/How+to+Cut+a+Pineapple/

http://www.myasiankitchenny.com/2009/03/cutting-perfect-pineapple.html

http://www.resep.web.id/obat/khasiat-buah-nanas.htm

1 Comment »

  1. Saya sering membuang mata nanas. Ternyata arah barisan matanya tidak sama karena ada yg mengarah ke bawah dan ke atas (dlm 1 barisan yg simetris). Apakah yg menyebabkan perbedaan tsb?

    Comment by ariati soedjana — July 5, 2012 @ 02:37


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: