there’s something about geometry + architecture

April 4, 2012

Pesan Rahasia Dari Logo

Filed under: Uncategorized — nadiafzna @ 22:27

Dalam pembuatan logo, para desainer tidak hanya membuatnya dengan indah dan sesuka hati. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan oleh desainer grafis dalam pembuatan logo. Logo harus memiliki filosofi yang kuat. Filosofi ini didapat dari informasi yang berasal dari konsumen.  Desainer harus mengerti dengan jelas keinginan konsumen sehingga tidak ada kesalahan  penyampaian maupun penerimaan informasi dari logo.

Untuk memberikan filosofi yang kuat namun dalam bentuk logo yang unik dan sederhana para desainer grafis sering memanfaatkan persepsi dari manusia. Salah satu teori tentang persepsi manusia ialah Teori Gestalt.

Teori Gestalt dipelopori oleh Max Wertheimer (1880 – 1943) yang meneliti tentang pengamatan dan problem solving. Teori Gestalt terdiri dari :

Proksimitas atau kedekatan jarak merupakan kondisi yang paling sederhana dari suatu organisasi. Menurut teori Gestalt, obyek-obyek yang memiliki jarak  yang lebih dekat cenderung dilihat lebih berkelompok secara visual.

Dari gambar terlihat ada dua group yaitu lingkaran besar dan lingkaran kecil.

 

 

 

 

 

 

 

Similiaritas, bila elemen-elemen memiliki similiaritas atau kualitas yang sama dalam hal ukuran, tekstur dan warna, maka elemen-elemen tersebut cenderung akan diamati sebagai suatu kesatuan.

Dari gambar terlihat  kolom persegi dan kolom lingkaran

 

 

 

 

 

Ketertutupan, unit visual cenderung membentuk suatu unit yang tertutup. Persepsi individu sangat tergantung dari fokus pandangannya, sehingga bagian yang terbuka pada suatu elemen akan otomatis dianggap sebagai suatu yang tertutup.

Dari gambar kita akan cenderung meneruskan garis, yang terlihat bukanlah suatu lingkaran dan segitiga, tapi suatu segitiga.

 

 

 

 

 

 

 

Kesinambungan, hukum ini menyatakan bahwa seseorang akan cenderung mengamati suatu elemen yang berkesinambungan sebagai satu kesatuan unit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bidang dan simetri, hukum ini menyatakan semakin kecil area tertutup dan simetris semakin cenderung terlihat sebagai suatu unit.

Gambar cenderung terlhat dari kumpulan 5 lingkaran, bukan kumpulan beberapa bagian lingkaran.

 

 

 

 

Bentuk dan latar, bahwa sebuah obyek akan terlihat berbeda ketika sebuah bentuk memiliki latar yang kontras.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terlihat sebagai vas, atau dua wajah.

Berikut beberapa contoh logo yang entah secara sengaja atau tidak sengaja menerapkan teori gestalt ,

 

Teori Bentuk dan Latar

Logo ini merupakan sebuah logo lembaga sosial yang bergerak dalam bidang kemanusiaan. Dari logo tersebut kita dapat menangkap dua gambaran, gambar peta afrika dan gambar dari seorang anak dan orang tua.  Logo ini menerapkan teori bentuk dan latar.

 

 

 

 

 

contoh lain,

 

 

 

 

 

 

 

Teori Ketertutupan  (Closure)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bila dilihat dengan seksama logo Carrefour ini, maka terdapat huruf C yang terbentuk diantara sisi merah dan biru, logo ini menerapkan teori ketertutupan ( closure).

contoh lain,

 

 

 

 

 

 

 

 

Bidang dan simetri  (Pragnan)

Logo dari Roxy sebenarnya adalah dua bagian dari logo Quiksilver namun logo Roxy tersebut terlihat sebagai satu kesatuan yang berbentuk hati.

 

 

 

 

Contoh lain,

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kesinambungan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jika kita melihat logo ini lebih teliti, kita dapat melihat nama brand dari segala arah baik vertikal maupun horizontal, hal yang membantu kita untuk melihat itu adalah  karena melihat logo itu berkesinambungan ke satu arah.

 

 

 

Persepsi manusia dapat digunakan sebagai sumber ide untuk merancang. Dengan memanfaatkan persepsi, kita dapat merancang suatu desain yang dapat dimaknai oleh orang-orang yang merasakannya. Persepsi manusia ini dapat memperkaya pemahaman kita tentang penggunaan element-element seperti tekstur, warna, material, bentuk (form) sehingga dapat menciptakan suatu desain yang bermakna bagi penggunanya. Namun dalam memanfaatkan persepsi ini, kita juga harus waspada jangan sampai desain yang telah dirancang dapat dimaknai negatif oleh orang lain.

Dalam dunia arsitektur sebagai contoh kita dapat melihat pada Sydney Opera House yang dirancang  oleh arsitek Denmark Jorn Utzon. Banyak orang memaknai gedung opera ini mirip dengan layar kapal, keong, burung camar, dan sirip ikan. Namun tidak ada orang yang memaknai gedung itu dengan makna yang negatif.

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka
http://natadipura.com/cara-membuat-logo/

http://miphz.wordpress.com/2011/06/06/teori-gestalt/

http://psychology.about.com/od/sensationandperception/ss/gestaltlaws_4.htm

http://smashinghub.com/27-popular-logos-with-hidden-meanings.htm

http://www.graphicdesignblog.org/hidden-logos-in-graphic-designing/

http://theroxor.com/2009/10/22/23-brilliant-logos-with-hidden-messages/

1 Comment »

  1. Mengenai tulisan anda pada bagian penerapan konsep persepsi manusia dalam mendesain sebenarnya sangat berkaitan dengan pertanyaan dalam benak saya selama menjalani kelas-kelas perancangan. Pertanyaan itu adalah apakah sebenarnya desain yang baik itu adalah desain yang dapat memberikan kesempatan untuk dipersepsikan secara bebas oleh orang lain (walaupun tentu dengan harapan tetap ada dalam konteks positif) atau apakah justru parameter keberhasilan desain adalah tingkat kesamaan persepsi terhadap desain kita oleh orang lain dan diri kita sendiri. Mungkin pertanyaan ini dapat menjadi suatu acuan baru bagi anda untuk memperdalam kembali analisis dalam hal penerapan konsep persepsi ini pada desain, khususnya desain arsitektur.

    Comment by neyshaadzhani — June 10, 2012 @ 12:24


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: