there’s something about geometry + architecture

June 12, 2012

androgini dalam arsitektur

Filed under: Uncategorized — sakinahputri @ 21:52

Ini merupakan tema yang bagi saya pribadi sangat menarik untuk dibahas. Tema ini masih menjadi sesuatu yang kontroversial dan masih tidak dapat dijelaskan secara pasti. Membingungkan  tetapi menjadi sesuatu yang menarik.

ANDROGINI

Androgini adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan pembagian peran yang sama dalam karakter maskulin dan feminin pada saat yang bersamaan. Istilah ini berasal dari dua kata dalam bahasa yunani yaitu ανήρ (anér, yang berarti laki-laki) dan γυνή (guné, yang berarti perempuan)yang dapat merujuk kepada salah satu dari dua konsep terkait tentang gender. Artinya pencampuran dari ciri-ciri maskulin dan feminim.

Seorang androgini dalam arti identitas gender, adalah orang yang tidak dapat sepenuhnya cocok dengan peranan gender maskulin dan feminim yang tipikal dalam masyarakatnya. Mereka juga sering menggunakan istilah ambigender untuk menggambarkan diri mereka. Banyak androgini yang menggambarkan dirinya secara mental “di antara” laki-laki dan perempuan, atau sama sekali tidak bergender. Mereka dapat menggolongkan diri mereka sebagai orang yang tidak bergender, a-gender, antar-gender, bygender, atau yang gendernya mengalir (genderfluid).

Nah, hal inilah yang menjadikan androgini ini begitu kontroversial dan sangat luas. Tidak terdapat batas yang jelas bila kita melihat dari definisinya. Tapi yang lebih menarik lagi, bagaimana sebuah konsep yang sangat luas dan tanpa batas ini menjadi sangat popular akhir- akhir ini, lalu adakaha kaitannya dengan arsitektur?

model androgini

merupakan salah satu model androgini yang sedang naik daun. sebagai representasi model androgini, dia bisa menjadi sebuah bentuk visualisasi yang menjelaskan tentang androgini ini sendiri melebihi dari definisi kata-kata yang panjang dan membosankan.

dilihat secara jelas bahwa melihatnya untuk pertama kali, kita akan dibuat untuk berfikir apakah ini nlaki-laki atau perempuan. lalu kemudian setelah timbul pertanyaan, kemudian kita akan mencari sebuah petunjuk dalam bentuk apapun, untuk membantu kita memutuskan apakah ini laki-laki atau perempuan. rambut yang panjang, bentuk muka dan ekspresi yang manis mengarahkan kita pada keputusan bahwa dia perempuan tapi tunggu, sepertinya ada sesuatu yang salah untuk mengaktegorikannya seorang perempuan. lalu kita kembali mencari dan lalu menemukan sesuatu yang salah tersebut dan kemuadian berhasil menyimpulkan “oke,laki-laki cyin”.

 

hal inilah yang terjadi saat pertama kali saat saya melihat model androgini ini dan ini memberikan kesan yang mendalam dan menarik. Perasaan keingintahuan, lalu tentang bagaimana model ini bebas untuk berekspresi dan memainkan emosi dari orang-orang yang melihatnya. ini menjadi sangat menarik.

lalu saya berfikir, bagaimana androgini dalam arsitektur?

monsanto haouse

nah, ekspresi yang sama juga saya rasakan ketika melihat karya ini. pertama melihat saya tidak mengetahui sebenarnya bangunan apa ini. Lalu saya mencari dan melihat lebih detail tetapi tetap tidak dapat menentukan bangunan apa ini.

denah

nah, kemudian saya melihat bagaimana dengan denah, ternyata denahnya memperlihatkan pembagian seperti layaknya sebuah ruamh sehingga saya mengetahui dengan pasti bahwa ini adalah sebuah rumah. ini adlah monsanto House of future yang merupakan karya fenomenal 50 tahun yang lalu.

mungkinkah, sebenarnya androgini dalam arsitektur telah lama diaplikasikan?

tidak hanya dilihat dari pengalaman dalam proses pencarian identitasnya, saya juga merasakan kemiripan dari pembagian denah.

bila androgini merupakan sebuah pencampuran maskulin dan feminim dimana batas-batas antara feminim dan maskuin tersebut menjadi sesuatu yang tidak jelas meskipun ada, begitu juga dengan pembagian dalam ruang di rumah ini. tidak terdapat batasan-batasan yang jelas, segalanya seperti bercampur tetapi memiliki batasan berupa furniture tetapi batasan ini tidak membatasi untuk beraktivitas secara bersamaan.

lalu bagaimana dengan prinsip androgini sebagai pencampuran maskuin dan feminim?

dilihat dari gender, terdapat 2 gender yang membedakan manusia.

bila dari segi arsitektur bisa dikatakan elemen-elemen arsitektur misalnya atap, lantai, dinding. nah dilihat dari fisiknya, elemen tersebut seperti menjadi sebuah kesatuan, tidak terdapat perbedaan yang mencolok antara atap, dinding dan lantai. semuanya terlihat seprti berastu dan berganti peran.

 

dari sinilah saya berfikir apakah sebenarnya konsep androgini ini telah lama diaplikasikan secara tanpa sadar dalam arsitektur?

 

3 Comments »

  1. ini topik yang sangat menarik ya. gambar dari model androgini memang menceritakan definisi kata tersebut secara detail. nah berdasarkan definisi tersebut, akan lebih tepat kalau penerapan di arsiitektur itu berupa usaha menunjukan bahwa suatu elemen arsitektur merupakan elemen lainnya dalam arsitektur namun ada sesuatu yang membuat kita dapat menyimpulkan bahwa elemen itu dalah elemen awal yang sebenarnya. bisa dikatakan kebingungan dari kesamaran namun dapat tetap menemukan fakta sebenarnya lah yang membuat topik ini menjadi sangat menarik. dan saya ingin bertanya mengenai pernyataan yang ada pada gambar yakni a good balance of beauty and function itu apa kaitannya dengan androgini dalam arsitektur? karena bukankah keseimbangan antara keindahan dan kegunaan itu memang sesuatu yang ingin dicapai dalam hasil akhir suatu rancangan arsitektur? apabila memang pernyataan tersebut merupakan penafsiran androgini dalam arsitektur, wajar saja Anda mengatakan bahwa penerapan androgini telah lama ada. namun apabila menggunakan definisi berdasarkan foto model androgini yang telah saya perjelas tadi, maka hal yang Anda kemukakan ini merupakan sesuatu yang baru dan orisinil.

    Comment by rita040691 — June 12, 2012 @ 22:14

  2. menarik
    pengaburan batas masif dalam sebuah bangunan dalam hal ini monsanto House of future. bagaimana dengan batasan yang lebih luas? seperti batasan antara interior dan eksterior yang kabur seperti pada Yokohama International Port Terminal
    apakah itu juga merupakan bentuk androgini dalam arsitektur?

    Comment by lifafebriani — June 12, 2012 @ 22:34

  3. topik Androgini ini bisa menjadi hal yang menarik ketika diaplikasikan dalam arsitektur. bisa saja dalam sebuah ruang arsitektur dibuat sebuah ilusi yang semestinya ruang tersebut merupakan ruang “A” ternyata dengan treatment tertentu ruang tersebut menjadi ruang “B”. namun ruang “A” ini memiliki ambiguitas karena ruang tersebut memiliki elemen ruang tertentu yang membuat ruangan tersebut merupakan ruangan “A” ataupun ruangan tersebut memiliki unsur yang bertolak belakang dengan ruangan “A” sehingga ruangan tersebut menjadi ruangan “B”. menurut saya, yang menjadi poin penting dalam Androgini ini adalah bukan hasil akhir bahwa ia menimbulkan ambiguitas tersebut, melainkan elemen apa yang membuat “A” tersebut menjadi seperti “B” ataupun sebaliknya. saya masih menerka-nerka dalam arsitektur sederhana terdapat pada ruang peralihan atau ruang teransisi, tetapi perlu diteliti lanjut mengenai aplikasi ruang tersebut.

    Comment by triaamalia — June 13, 2012 @ 00:31


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: