there’s something about geometry + architecture

June 12, 2012

Simetri pada Barbie

Filed under: classical aesthetics — rarainterior09 @ 23:50

“The mathematical sciences particularly exhibit order, symmetry, and limitation; and these are the greatest forms of the beautiful.” —Aristoteles

 

Dari kutipan diatas terlihat bahwa simetri merupakan sebuah faktor yang dianggap penting dalam menjadikan sebuah keindahan. Keindahan disini digunakan dalam berbagai hal di bumi ini, baik pada makhluk hidup maupun benda mati.  Salah satunya ialah pada wajah manusia. Hal ini masih menjadi pertanyaan apakah simetri menjadi sesuatu yang penting dalam penilaian sebuah keindahan. Disini akan dicoba dibahas mengenai simetri yang sering kali dikaitkan dengan kecantikan pada wajah manusia.

Image

 

Mengacu pada wajah manusia, jauh lebih mendalam akan dicoba dihubungkan dengan Boneka Barbie. Mengapa Barbie? Karena Barbie seringkali dijadikan salah satu implementasi sebuah kecantikan dan kesempurnaan. Kesempurnaan dapat dijabarkan dalam proporsi tubuh hingga wajahnya. Selain itu biasanya seorang wanita  akan merasa senang dan bangga jika dibilang mirip dengan boneka ini. Jadi sebenarnya apa yang menarik dari boneka ini? Barbie merupakan boneka manusia yang pada wajahnya memiliki rahang kecil, hidung kecil, mata besar, dimana fitur ini sering digambarkan sebagai baby-faced yang hingga saat ini menjadi idaman para wanita dan daya tarik pada laki-laki. Bentuk wajahnya yang simetri dan proposionalah yang bisa jadi memberikan tanggapan atas kesempurnaan tersebut.

Image

 

“The toy (Barbie) represents the paradigm of adult female beauty to which young girls learn to aspire. Barbie dolls reflect a highly sexualized image and circumscribe girls’ play by emphasizing prescribed roles and patterns of interaction. It is feared that by dramatizing stereotypical feminine roles during play, girls will internalize and later embody such roles”

 

Pernyataan diatas dikemukakan oleh seorang psikolog bernama Rita Freedman dalam sebuah bukunya yang berjudul Beauty Bound. Dalam pernyataannya terlihat bahwa pandangan tersebut muncul karena pembentukan diri kita semenjak kecil. Banyak orang tua yang memberikan mainan Barbie dimana menurut penelitian rata-rata Barbie terjual 2 buah setiap 1 detik diseluruh dunia  dan hampir semua anak wanita memiliki mainan ini rata-rata 7buah pada masa kecilnya. Mungkin hal itu menjadikannya adanya persepsi anak-anak yang mana karakternya masih sangat mudah dipengaruhi menjadikan barbie sebagai acuan sebuah kecantikan hingga mereka dewasa. Aneh bagaimana boneka Barbie yang mana merupakan sebuah representasi dari manusia malah dapat membalikkan keadaan tersebut. Pandangan tersebut mungkin dapat karena semenjak kecil kita terbiasa melihat sosok tersebut dan membandingkannya dengan orang-orang disekitar yang  tidak banyak memiliki struktur wajah yang simetri, sehingga wajah simetri memiliki sesuatu yang menonjol dan menjadi sesuatu yang unik. Namun sayangnya hal tersebut dapat menjadi boomerang bagi diri kita sendiri. Bagaimana hal tersebut dijadikan prototip dari feminisme bagi kebanyakan wanita di dunia.

 Image  

Adanya pendapat tentang simetri pada wajah manusia sebenarnya malah menjadikan tekanan sosial bagi sebagian orang. Sosok Barbie seringkali dijadikan pembanding oleh para wanita. Bagaimana ia memliki obsesi tersendiri untuk menjadi sempurna. Pengaruh tersebut membuat seseorang mengikuti gaya seperti pada boneka Barbie. Mulai dari ukuran tubuh, make-up, sampai yang paling ekstrim mengikuti wajah yang dianggap proporsional dan simetris dengan operasi plastic yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. Hal menarik ditemukan mengenai kesimetrian. Menurut penelitian yang dilakukan Gillian Rhodes menyatakan bahwa wajah yang simetri memiliki daya atraktif tersendiri. Tetapi ia menekankan bahwa simetri bebeda dengan proporsional. Seringkali malah dengan melakukan operasi membuat  wajah menjadi tidak proporsional. Disini sangat jelas terlihat bahwa sebenarnya dari semua kecantikan ialah adanya keseimbangan yang mana hal tersebut tidaklah harus simetri tapi bagaimana elemen-elemen pada wajah memiliki proporsi yang tepat. Tetapi karena pemikiran yang sudah terbawa dari masa kecil berdampak manusia tidak memiliki rasa percaya diri dan memiliki indicator tertentu (dalam hal ini boneka Barbie) dalam sebuah definisi keindahan.

 Image 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa kesempurnaan pada Barbie mungkin didapat dari keatraktifan yang ditimbulkan dari simetri pada wajahnya. Tetapi hal tersebut tidak dapat dijadikan acuan dalam sebuah keindahan, karena simetri pada wajah tanpa keseimbangan malah tidak dapat menciptakan sebuah keindahan/kecantikan. Manusia yang memilki wajah simetri merupakan sbuah anugerah namun tidak berarti yang tidak memilikinya merupakan seorang yang buruk rupa. Kembali lagi, kesempurnaan paa boneka Barbie hanyalah sebuah persepsi. Persepsi tersebut tentu dipengaruhi oleh adanya kebiasaan yang sudah mengakar pada diri manusia itu sendiri.  Sehingga acuan tersebut seharusnya tidak ada karena sebuah keindahan juga merupakan sesuatu yang relative dan tidak terpaku pada sebuah paradigma tertentu.

 


 

 

 

Referensi:

 

Zaidel, D.W & J.A, Cohen. THE FACE, BEAUTY, AND SYMMETRY: PERCEIVING ASYMMETRY IN BEAUTIFUL FACES. Didapat pada: 5 Mei 2012, 17:30. http://cogprints.org/4601/1/Zaidel_&_Cohen_2005_SENT.pdf

 

Readus, Xavier. N. 2010. The Social Barbie. Didapat pada: 5 Mei 2012, 14:30. https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:qK3kpgdAeA8J:xulanexus.xula.edu/

1 Comment »

  1. Anda mengatakan pada post anda bahwa simetri berbeda dengan proposional, yang ingin saya tanyakan adalah menurut anda bagaimana dengan wajah Barbie? Apakah wajah Barbie termasuk dalam kategori simetris atau proposional atau bahkan keduanya? Jika tidak termasuk dalam keduanya, lalu mengapa sosok Barbie begitu mempengaruhi persepsi kecantikan pada wanita? Apakah hanya perihal kebiasaan saja? Mungkin akan diperlukan pengetahuan mengenai proses ide awal pembuatan wajah Barbie hingga memiliki bentuk yang mampu mempengaruhi persepsi kecantikan bagi sebagian besar wanita di dunia

    Comment by weningn — June 13, 2012 @ 00:22


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: