there’s something about geometry + architecture

March 24, 2013

GRID DALAM LUKISAN PIET MONDRIAN

Filed under: architecture and other arts — nadiaalmiraa @ 09:33

Piet Mondrian adalah sebuah nama yang tidak asing lagi. Ia sendiri adalah salah satu seniman yang sering mempraktekan neoplasticism dalam lukisan-lukisannya. Neoplasticism adalah aliran seni yang fokus terhadap dasar-dasar seni rupa, yaitu garis, bentuk, warna, keseimbangan, dan kesatuan. Hasil yang dihasikan dari aliran cenderung sederhana dan abstrak.

Lukisan-lukisan yang dihasilkan oleh Piet Mondrian memiliki ciri khas. Ia menggunakan warna primer, merah, biru, dan kuning, serta warna hitam dan putih. Terkadang ia menambahkan warna sekunder, seperti abu-abu. Warna-warna ini disusun dalam bentuk geometri. Di dalam lukisannya juga terdapat gari vertikal ataupun horizontal yang berwarna hitam. Bentuk geometri serta garis-garis ini tentu tidak ditempatkan secara sembarangan untuk menemukan sebuah komposisi.

            a composition            composition N.1 with red and blue            composition with yellow blue and red

Kiri: A composition (1923), tengah: Composition N.1 with Red and Blue (1931) , dan kanan: Composition with Yellow, Blue, and Red (1939-1942)

Tiga gambar diatas adalah contoh lukisan karya Piet Mondrian. Seperti yang telah disebutkan diatas, terdapat permainan komposisi dengan bentuk, warna, dan garis. Ketika garis-garis yang ada, baik vertikal maupun horizontal, diteruskan lukisan-lukisan tersebut akan terlihat seperti ini.

           a composition1           composition N.1 with red and blue1              composition with yellow blue and red1

Ketika garis-garis yang ada ditarik akan terlihat beberapa kotak kecil. Kemudian jika kita menarik garis vertikal dan horizontal, menyesuaikan dengan lebar dan tinggi kotak kecil tersebut, akan terlihat lukisan seperti dibawah ini.

a composition2         composition N.1 with red and blue2             composition with yellow blue and red2

Persegi yang terbentuk dari penerusan garis ini memang tidak bisa disebut persegi karena tidak sama sisi dan tidak semuanya memiliki ukuran yang sama, tetapi tetap dapat dilihat sebagai sebuah grid. Dari gambar diatas dapat dibilang bahwa komposisi yang dilakukan oleh Piet Mondrian tidak hanya permainan warna, bentuk, dan garis, tetapi juga permainan grid.

Gambar diatas juga memperlihatkan perkembangan Mondrian. A Composition (kiri) yang dilukis Mondrian pada tahun 1923, memiliki banyak perbedaan jika dibandingkan dengan Composition N.1 with Red and Blue (tengah) yang dilukis pada tahun 1931 dan Composition with Yellow, Blue, and Red (kanan) yang dilukis pada tahun 1939-1942. A Composition memiliki garis yang lebih tipis dan permainan warna yang lebih bervariasi jika dibandingkan dengan karya-karyanya selanjutnya yang didominasi warna putih. Selain itu grid yang terlihat pada A Compisition lebih teratur. Lebih teratur disini disebabkan oleh variasi ukuran kotak dalam grid yang lebih sedikit sehingga tidak terlihat terlalu mencolok.

Sumber referensi:

http://designfestival.com/grid-theory/ (diakses tanggal 24 Maret 2013)

http://www.wisegeek.com/what-is-neoplasticism.htm (diakses tanggal 24 Maret 2013)

3 Comments »

  1. Post anda foto”nya tidak keluar,🙂
    mohon ada foto yang jelas dari penjelasan di atas.
    Yang menarik menurut saya dari post anda adalah anda membahas mengenai karya Mondrian, yang saya ingin ketahui itu adalah apakah menurut anda cara Mondrian mengomposisi lukisan-lukisannya termasuk baik? dan dalam hal apa itu termasuk baik.
    Lalu, bagaimana cara <Mondrian mengkomposisi lukisannya, apakah beliau merujuk pada golden rules? secara sadar? atau mungkin secara tidak sadar?
    Terima kasih sebelumnya.🙂

    Comment by tanjungandy — March 24, 2013 @ 10:22

  2. meskipun gambarnya tidak keluar, namun saya pernah melihat karya dari Piet Mondrian karena pernah dibahas dalam pelajaran seni rupa ketika semester 1. yang ingin saya tanyakan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pertanyaan Andy Tanjung, yaitu bagiamana cara Piet Mondrian mengkomposisikan lukisannya? karena dari lukisan beliau yang pernah saya lihat, permainan warna yang disajikan adalah dominan putih, sementara warna primer yang juga menjadi identitasnya tidak banyak dimunculkan, namun proporsi yang dihasilkan baik antara grid dengan warna yang ditampilkan tetep seimbang.

    Comment by faradikaayu — March 24, 2013 @ 19:16

  3. Bagi saya yang menarik adalah menjawab pesona estetik karya-karya tersebut yaitu adakah hubungan antara karya2 Piet Mondrian itu dg Golden Section?

    Comment by Yohanes Moeljadi Pranata — August 7, 2013 @ 08:37


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: