there’s something about geometry + architecture

March 25, 2013

Candi Borobudur : Antara Bentuk dan Makna

Filed under: locality and tradition — vaniadwi @ 16:49

Construction at Borobudur began around AD 760 and seems to have been completed by about 830,” John Miksic (di dalam buku The Myteries of Borobudur). Borobudur yang merupakan bagian dari tujuh keajaiban dunia tersebut, tidak berdiri hanya dalam waktu singkat. Dibutuhkan waktu 70 tahun untuk menghasilkan bentuk bangunan yang seperti sekarang (bangunan yang sekarang juga sudah mengalami tahap pemugaran). Desain Candi Borobudur (melihat pada denah Candi Borobudur) mirip dengan Mandala. Mandala diartikan sebagai sebuah “circle” walaupun dalam Buddha tidak benar-benar berbentuk lingkaran itu sendiri, tetapi lebih sebagai sebuah diagram seperti gambar di bawah ini.

Image

Diagram Mandala tersebut direpresentasikan sebagai empat Budha menghadap ke-4 arah mata angin yang mengelilingi Budha tertinggi pada Candi Borobudur.

ImageImage

Kemudian dari konsep awal desain Candi Borobudur tersebut dapat dikaitkan dengan Euclidean Geometry. Jika dilihat bentuk-bentuk utama pada bangunan Candi Borobudur hanya terdiri dari dua bentuk utama pada Euclidean Geometry yaitu bentuk lingkaran dan persegi.

ImageImage

Bentuk Candi Borobudur simetri dan membentuk grid yang sama besar satu sama lain, hal tersebut dapat dilihat dengan menggunakan Cartesian’s Grid pada denah Candi Borobudur tersebut. Untuk mencapai Budha tertinggi dapat dilalui melalui empat akses sesuai dengan empat arah mata angin, ke-4 akses tersebut terletak tepat pada sumbu x dan sumbu y pada Cartesian’s Grid.

CARTESIAN GRID

Bentuk-bentuk yang ada pada Candi Borobudur memang bentuk-bentuk sederhana yang ada pada Euclidean Geomtry, walaupun begitu bentuk-bentuk tersebut memiliki makna tersendiri bagi pemeluk agama Buddha. Bagaimana menurut anda, haruskah makna yang dalam direpresentasikan dalam bentuk yang rumit atau cukup dengan bentuk-bentuk sederhana?🙂

SUMBER:

Miksic, John. 1999. The Mysteries of Borobudur. Jakarta : PT Wira Mandala Pustaka

http://art-smelled.blogspot.com/2009/03/borobudur-temple-borobudur-temple-is.html (diakses 25 Maret 2013)

http://www.borobudur.tv/survey_2.htm (diakses 25 Maret 2013)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: