there’s something about geometry + architecture

March 26, 2013

Membongkar Rahasia Seseorang melalui Geometri pada Wajah

Filed under: perception — dendydm @ 10:24
Tags: , , , ,

FACE

menemukan komposisi geometri di dalam wajah manusia itu sudah biasa. tapi yang tidak biasa, apa yang bisa kita lakukan dengan memanfaatkan komposisi geometri didalam suatu wajah manusia?

 ternyata kita berpotensi untuk mengetahui suatu cerita yang tersembunyi melalui suatu ekspresi yang dikeluarkan wajah manusia. hal ini bahkan dimanfaatkan oleh para polisi sampai fbi untuk keperluan investigasi. bagaimana caranya? yaitu dengan membaca geometri wajah manusia yang dikomputerisasi untuk membaca ekspresi orang tersebut. tetapi ekspresi yang bagaimana yang sebenarnya dicari?

micro-expression adalah suatu ekspresi yang dikeluarkan oleh wajah kita yang sifatnya otomatis atau dikendalikan oleh alam bawah sadar kita atas dasar perasaan kita yang sebenarnya saat ekspresi tersebut keluar. ekspresi ini waktunya sangat singkat, kurang dari satu detik. tetapi ‘bocoran’ ini dapat mengungkap kebenaran akan perasaan suatu seseorang dan dapat digunakan untuk mendeteksi potensi penipuan atau sesuatu yang disembunyikan.

micro expressions

apakah setiap orang mempunyai ekspresi yang sama terhadap suatu emosi? jawabannya adalah : ya ! kita semua mempunyai kesamaan ketika berbohong. pupil yang melebar. alis yang membelok. sudut bibir yang bergerak. bahkan sampai gerakan kecil & garis2 tertipis di wajah kita semua bercerita.

Screen Shot 2013-03-26 at 10.04.55 AM

baik dari emosi yang terpampang jelas dan memang ingin diperlihatkan, dalam gambar ini : sadness

Screen Shot 2013-03-26 at 10.05.06 AM

sampai yang termasuk microexpression, dalam gambar ini : surprised

Screen Shot 2013-03-26 at 10.05.16 AM

dalam gambar ini : contempt.

guilt

dalam gambar ini : guilt

saya akan mencontohkan salah satu invers dari teknik pendeteksi ekspresi yang dikomputerisasi. aplikasi yang saya gunakan men-sinkronisasi indera pada kepala manusia dalam posisi ekspresi netral. dari posisi netral ini, komputer dapat membuat wajah yang netral tersebut dibuat menjadi wajah dengan ekspresi yang lain.

rendij

demonstrasi ini dilakukan pada aplikasi di handphone, dan konsep dari aplikasi ini jelas bisa di invers dan dapat menjadi pendeteksi emosi pada komputer yang lebih canggih dan dengan program yang lebih kompleks. tentu saja dengan memasukkan data pergerakan microexpressions seperti diatas sebagai panduan si program. tentu saja program ini harus dilengkapi dengan video recorder resolusi tinggi untuk hasil maksimal.

yang saya bahas disini baru berupa rahasia yang dapat terlihat pada wajah, masih banyak lagi rahasia yang bisa terlihat dengan mendeteksi gestur tubuh. dari gestur tubuh dapat diketahui bermacam2 hal juga, seperti : mengantongi tangan ketika berbicara artinya kemungkinan pelaku tersebut sedang menyembunyikan sesuatu. gerakan menggaruk belakang leher secara tiba2 ketika berganti topik pembicaraan mengindikasikan orang tersebut berbohong. semua hal ini telah banyak diteliti oleh para ahli sains. dan yang pasti, pengetahuan ini akan berguna. baik untuk investigator atau untuk siapapun yang ingin lancar dalam bersosialisasi.

daftar pustaka :

http://www.psychologytoday.com/blog/spycatcher/201112/body-language-vs-micro-expressions

https://paulekman.com/

http://science.howstuffworks.com/life/microexpression.htm

http://blog.eyesforlies.com/2005/03/micro-expressions-test-yourself.html

1 Comment »

  1. postingan ini mengingatkan saya pada riset yang dilakukan Cambridge University. Mereka telah berhasil menciptakan wajah virtual yang selain dapat melakukan percakapan, juga menyampaikan emosi. Namanya Zoe.
    Pencapaian sebelumnya masih hanya sebatas ekspresi yang diterapkan pada nada (intonasi) pada suara. Kini Zoe dengan menerapkan perhitungan matematis dapat menghitung seberapa jauh emosi yang harus ditunjukkan. Karena seperti yang disampaikan di postingan ini, ekspresi tidak sebatas marah, senang, jijik, takut, dan sebagainya. Tapi juga terdapat pencampuran ekspresi-ekspresi tersebut, sehingga berapa persen pencampuran ekspresi tersebut akan dapat menghasilkan interpretasi berbeda baik dari sisi yang membuat ekpresi (secara tidak sadar, biasanya) maupun dari sisi yang melihat ekspresi tersebut.
    Zoe sejauh ini sudah mampu melakukan berbagai pencampuran ekspresi dan micro-expression, didukung dengan ekspresi yang disampaikan melalui intonasi suaranya.
    Bahkan survey yang dilakukan terhadap beberapa volunteer, dapat melakukan pengenalan ekspresi yang dikeluarkan Zoe sebanyak 77%. Yang berarti ekspresi yang disampaikan Zoe sudah cukup alami.

    video dan hasil riset lebih lengkapnya ada di sini:

    http://www.cam.ac.uk/research/news/face-of-the-future-rears-its-head

    Comment by andrinuroesman — March 26, 2013 @ 22:02


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: