there’s something about geometry + architecture

March 27, 2013

Designed Ergonomically

Filed under: everyday geometry — sitibararah @ 22:07
Tags: , , , , ,

Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak sekali hal yang berkaitan dengan geometri. Salah satunya adalah dalam desain ruang dalam. Ruang-ruang ini tentunya dimaksudkan untuk mengakomodasi kebutuhan manusia, karena itu desainnya pun harus berbasis pada manusia. Berbicara tentang ruang dalam tentu akan ada banyak elemen penyusun yang dibahas di dalamnya. Dalam hal ini saya akan lebih berfokus pada elemen furnitur karena sangat berkaitan dengan manusia, terutama dalam hal dimensi.

… furniture as, in effect, an extension of the human ability to complete physical task. (Mark Kingwell, Intimus: Tables, Chairs, and Other Machines for Thinking)

Dari kutipan di atas terlihat bagaimana kaitan antara manusia dan furnitur. Sebagai benda yang menjadi body extension  tentunya tidak terlepas dari dimensi standar manusia. Dan karena tujuannya adalah untuk memudahkan dan meningkatkan efektifitas kegiatan manusia, tentu ukuran yang menjadi standar tidak hanya sesuai, namun juga memberikan kenyamanan.

Bagaimana cara mencapai kenyamanan dan efektifitas kegiatan manusia tersebut? Ada beberapa metode pendekatan yang bisa digunakan, salah satunya melalui penyesuaian bentuk geometri dengan proporsi yang pas dengan tubuh manusia. Metode ini disebut sebagai Golden Section.

Geometric thinking is a philosophical concept. Applying these approaches to workplace design will allow us to consider how structures of different categories are related to one another and determine a common feature of workplace design and harmony of human dimensions. (Krystyna Gielo-Perczak, 2001)

Golden Section kemudian bisa diterapkan dalam mencapai aspek ergonomis dari suatu furnitur. Mengapa? Karena dalam prosesnya furniture, sebagai elemen ruang dalam, menggunakan ukuran standar manusia sebagai acuannya, dan jika ditilik lagi, ukuran tubuh manusia pun mengandung Golden Section pada bagian-bagiannya. Sehingga dalam mencapai keharmonisan antara manusia dengan furnitur, Golden Section kemudian bisa dipakai untuk menjembatani.

The golden section can lead to the creation of harmony of human dimensions with preferable workplace design. (Krystyna Gielo-Perczak, 2001)

Saya sendiri belum berhasil menemukan contoh aplikasi golden section dalam mencapai furniture yang ergonomis. Walaupun begitu, aplikasi pada desain produk sudah banyak macamnya.

Tertarik untuk mencobanya pada desain Anda?

Leonardo da Vinci’s interpretation of Vitruvius.

Leonardo da Vinci’s interpretation of Vitruvius.

Wire Chair by Charles and Ray Eames

Referensi:

―Gielo-Perczak , Krystyna. 2001, The golden section as a harmonizing feature of human dimensions and workplace design

― Kingwell, Mark, 2006.  Intimus: Tables, Chairs, and Other Machines for Thinking

―geoffjdesign.com/?p=237

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: