there’s something about geometry + architecture

March 27, 2013

Fashion and Geometry: Flawless or Disaster?

Filed under: architecture and other arts — aninditarahmadhanisa @ 22:22
Tags: ,

Bagi sebagian besar perempuan, kegiatan berbelanja itu sangat menyenangkan. Apalagi bila sudah tiba saatnya sale, semua orang pasti menyerbu pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta. Bila kalian sering berbelanja atau membaca majalah, tentu sering melihat pakaian dengan motif geometri seperti kotak, segitiga, atau polka dot bukan? Motif geometric ini memang sering muncul di beberapa koleksi desainer.

Seperti dalam pembahasan euclidean geometry, terdapat euclid’s postulates antara lain; point, curved line, straight line, right angle, perpendicular angle, dan juga parallel straight line. Itu semua memberikan dampak tersendiri ketika menjadi motif dalam pakaian, dan mempengaruhi persepsi orang yang melihatnya.

  • Point

Point atau titik seringkali dijumpai dalam motif pakaian, yang sering disebut polka dot. Motif polka dot bisa membuat orang terlihat gemuk, namun juga dapat membuat orang terlihat kurus.

ImageImage

Kedua perempuan diatas kurang lebih memiliki ukuran badan yang sama, namun mana yang terlihat lebih gemuk? Tentu yang mengenakan motif polka dot besar, karena motif tersebut memiliki efek menggemukkan dibandingkan dengan motif polka dot kecil. Bandingan dengan foto dibawah ini.

ImageImage

Kedua wanita plus size ini masing – masing menggunakan jenis polka dot yang berbeda, yang berukuran besar dan kecil. Seperti pada gambar sebelumnya, motif ini berdampak pada bagaimana tubuh kita terlihat. Berarti, dapat disimpulkan bahwa motif polka dot kecil berfungsi untuk merampingkan, dan motif polka dot besar berfungsi untuk menggemukkan.

  • Straight line

Straight line memiliki 3 arah, horizontal, vertikal, dan diagonal. Motif horizontal membuat orang terlihat lebih lebar. Motif vertikal membuat orang terlihat lebih “kurus”. Kemudian bagaimana dengan motif diagonal? Motif diagonal biasanya untuk memperjelas bentuk tubuh seseorang, sehingga terlihat lebih langsing juga.

ImageImage

Horizontal lined dress

ImageDiagonal lined dress

Image

Vertical lined dress

  • Curved line 

Bagaimana dengan garis lengkung? Garis lengkung dapat memberikan efek melangsingkan jika diletakkan dengan benar, seperti pada contoh dibawah, garis lengkung yang terletak sejajar dengan lekuk tubuh memberikan kesan ramping bagi penggunanya.

Image

Image

  • Cube, triangle, etc

Lalu, bagaimana dengan motif campuran dari segitiga, kotak, yang berada dalam satu “kanvas” pakaian? Mungkin untuk plus size, motif ini dapat dihindari karena dapat terlihat menggemukkan.

ImageImage

Namun, kembali lagi kepada pemakainya, bila anda merasa nyaman, dan pede untuk menggunakannya, buat apa memusingkan pemikiran orang lain?😉

 

Sumber referensi:

http://www.guardian.co.uk/fashion/video/2011/sep/16/how-to-dress-geometric-prints-video

http://www.collegefashion.net/fashion-tips/class-to-night-out-geometric-print-dress/

5 Comments »

  1. sebelum ini, yang saya ketahui dalam dunia fashion hal yang mempengaruhi besar atau kecilnya ukuran badan seseorang adalah warna dan penggunaan straight line, yaitu: warna hitam dapat membuat orang terlihat lebih kurus dan straight line yang telah anda jabarkan. jika pemberian motif pada pakaian dapat mempengaruhi penampilan seseorang, apakah potongan (jenis atau teknik memotong kain) pakaian juga dapat mempengaruhi penampilan seseorang? hehe

    Comment by asiyahrohmatun — March 27, 2013 @ 23:44

  2. menurut saya, motif pada pakaian dapat menimbulkan persepsi visual yang luar biasa terhadap tubuh seseorang. Seperti yang dibahas di atas, garis horizontal membuat terlihat gemuk, garis vertikal membantu membuat terlihat kurus. Menurut saya, ini diakibatkan oleh munculnya ilusi optis yang diakibatkan motif, konteks pakaian, dan lekuk tubuh. Warna terkadang juga mempengaruhi ilusi optis yang terjadi. Mungkin bisa menjadi bahasan bagaimana ilusi optis muncul pada pakaian yang dipakai sehingga menciptakan persepsi terhadap ukuran tubuh seseorang.

    Masukan yang menarik mengenai potongan pakaian yang mempengaruhi penampilan. Sebagai contoh potongan pakain slim fit akan menimbulkan persepsi yang berbeda dengan pakaian dengan potongan biasa. Pengalaman saya membuktikan bahwa menggunakan kaos V-neck memunculkan kesan lebih kurus daripada menggunakan kaos berkerah bulat. Terima kasih.

    Comment by adinibrahim — March 29, 2013 @ 08:15

  3. Menarik. Mulai sekarang kalo ada diskonan bisa lebih pintar dalam memilih mana yang paling pantes secara cepat sigap dan tanggap (soalnya keburu dihak milik orang lain) Kalo contoh di atas terlihat mereka fashionista yang sadar dan tau bagaimana cara terbaik dalam geometri untuk menonjolkan kelebihan yang mereka miliki. Terlintas di benak saya akan dandanan orang yang sering saya beri julukan ‘alay’ . Dengan secara tidak sadar saya spontan bilang ‘alay’. Banyak penyebab Entah pemakaian warna yang membuat saya sakit mata, atau potongan baju yang tidak memiliki order yang jelas dan sambungan pakaian yang mustahil untuk di satukan hingga bentuk bentuk geometri yang sangat ambigu. Namun saya begitu yakin bahwa mereka sangat percaya dan kokoh pendirian bahwa penampilan mereka adalah yang terbaik dari yang baik. mungkinkah teori berdandan si ‘alay’ ini masuk ke teori non euclidean ? Yang secara tidak sadar mereka menghasilkan sesuatu tanpa melihat peraturan yang ada ? Makin seru aja yaa si geometri di dunia nyata.

    Comment by catrindanik — March 31, 2013 @ 22:06

  4. @asiyahrohmatun:
    tentunya potongan pakaian jg mempengaruhi penampilan seseorang. misalnya bentuk potongan pakaian asimetris yang bagian belakang lebih panjang dari bagian depan, atau asimetris yang bagian samping kanan lebih panjang dari bagian samping kiri, dsb. jika tidak hati2, orang yang berpostur pendek akan terlihat makin pendek, karena bagian potongan asimetris yang paling panjang dapat memberikan kesan pendek.

    @adinibrahim:
    potongan slimfit biasanya memberikan kesan lebih ramping, seperti juga potongan celana skinny jeans. terimakasih atas sharing pengalamannya🙂

    @catrindanik:
    terimakasih atas pendapatnya. mungkin berdandan ala alay tanpa aturan juga termasuk bagian dari concious or unconcious. ternyata memang aplikasi geometry di dunia nyata ini memang banyak tanpa kita sadari.

    Comment by aninditarahmadhanisa — April 1, 2013 @ 10:23

  5. Menarik sekali bagaimana suatu bentuk geometris pada pakaian akan mempengaruhi penampilan seseorang. Mungkin bisa menjadi pertimbangan kita dalam memilih busana yang cocok bagi diri kita.
    Saya tertarik dengan komentar yang diberikan oleh @catrindanik mengenai teori non euclidean. Menurut saya bentuk yang muncul dari teori non euclidean dapat menimbulkan persepsi yang berbeda juga. Tapi akankah lebih menarik? Mungkin teman-teman ada yang memiliki pendapat tentang hal ini. Karena bentuk yang akan muncul berdasarkan teori non euclidean dapat lebih banyak variasinya.

    Comment by audentya — April 1, 2013 @ 12:16


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: