there’s something about geometry + architecture

March 27, 2013

Komposisi dan Proporsi Dalam Mengilusi Optik Kita

Filed under: perception — ernestinebella @ 19:13

Pernah bermain-main dengan ilusi optik? Apa yang anda rasakan setelah melihatnya? Ya, banyak dari kita merasa pusing dan terhipnotis karena melihat gambar-gambar ilusi optik. Namun sebenarnya apa yang terjadi pada gambar ilusi optik? Apa benar kesalahan ada pada cara menangkap gambar pada mata kita, atau sebenarnya karena gambar ilusi optik itu sendiri?

Ilusi dari asal usul katanya berasal dari kata illusio (bahasa Latin) yang artinya cemooh, dan illudere mengaburkan, menyesatkan. Dalam hal ini korbannya adalah mata kita. Dan sesuatu yang paling sering digunakan untuk menyesatkan mata kita adalah gambar-gambar bidang geometri seperti bentuk segi empat, lingkaran, segitiga, elipse, garis, dan lain-lain.

Mari kita amati gambar-gambar berikut ini.

mengecoh-otak-1  sumber: pamung.wordpress.com

Ketika melihat gambar ini yang terlihat di mata saya adalah timbulnya bintik-bintik hitam pada ujung pertemuan empat persegi yang seolah-olah bintik hitam tersebut bergerak ke tiap pertemuan persegi-persegi. Apabila kita melihat lebih dekat…

a

Terdapat komposisi linear dari bidang geometri persegi dan ternyata terdapat bidang lingkaran pula di tengah pertemuan keempat persegi.

b

 

Persegi-persegi yang ada diatur dengan order yang linear dan menimbulkan pengulangan bentuk dan warna yang sama. Demikian bentuk lingkaran yang ada di tengah, diatur secara linear juga di tiap pertemuan persegi-persegi.

c

 

Persegi-persegi ini kemudian diteruskan dengan pengaturan susunan berdasarkan sumbu x dan sumbu y. Pengulangan bentuk dan pengaturan susunan secara linear tersebut ditangkap mata sebagai hal yang berulang-ulang dan sebagai satu kesatuan. Makanya, ketika kita melihat gambar keseluruhan, otak kita cenderung menyimpulkan persegi-persegi ini sebagai satu kesatuan. Namun komposisi dan proporsi pada bidang persegi di atas juga berperan penting. Komposisi dari warna hitam pada persegi yang lebih banyak dari pada warna putih pada lingkaran. Hal ini menjadi berpengaruh ketika kita melihat gambar secara keseluruhan dan ketika mata kita mulai mencari-cari fokus penglihatan,  warna putih pada lingkaran juga disama ratakan dengan persegi berwarna hitam. Dengan demikian komposisi dan proporsi warna dan ukuran antara persegi dan lingkaran ini juga berperan dalam menyesatkan mata kita.

 

Mari kita lihat gambar lain.

3079404939_0897694b5f sumber:  fadhlihsan.blogspot.com

Pada gambar kali ini, pada bagian tengah terlihat adanya persegi yang terdiri dari lingkarang-lingkaran kecil yang bergerak seperti bergetar. Padahal jika kita melihat secara lebih dekat lagi…

1

 

Pola yang ada merupakan bentuk yang menyerupai siku dari persegi yang disusun oleh lingkaran-lingkaran kecil.

 

Demikian pula pada gambar di bawah ini.

800px-Café_wall.svg sumber: trianiw.blogspot.com

Garis horizontal pada gambar terlihat miring dan deretan persegi di dalamnya seperti bergeser ke kiri atau ke kanan. Apabila kita lihat lebih dekat lagi…

2

 

Gambar potongan kecil memperlihatkan garis-garis yang sejajar dan tidak miring. Dan ketika pengulangan terhadap baris ini diteruskan, efek miring muncul pada gambar.

 

Memang adanya cara pandang yang berbeda pada mata kita ketika melihat gambar itu secara keseluruhan karena mata memang cenderung melihat hal yang diatur berurutan secara kontinu dan kemudian melihat secara keseluruhan. Namun hal yang paling menyesatkan lagi adalah ketika komposisi dan proporsi dari geometri-geometri tersebut menjadi pola yang terus-menerus dan dominan, efek yang terjadi seperti kebanyakan ketika kita melihat gambar ilusi optik tersebut.

 

Jika kita melihat gambar ini…

12

 

Masih adakah titik hitam pada lingkaran-lingkaran?🙂

 

Sumber referensi:

http://takuluklenjem.wordpress.com/ilusi-optik/ diakses tanggal 27 Maret 2013

http://id.wikipedia.org/wiki/Ilusi_optis diakses tanggal 27 Maret 2013

http://infobebas.web.id/2011/sejarah-dan-asal-muasal-ilusi-optik.html diakses tanggal 27 Maret 2013

http://panduanpercuma.info/tahukah/3627/ilusi-optik-ajaibnya-otak-manusia/ diakses tanggal 27 Maret 2013

http://www.sde.idaho.gov/site/humanities/docs/curriculum/12%20Optical%20Illusions.pdf

diakses tanggal 27 Maret 2013

3 Comments »

  1. Apabila saya perhatikan, ilusi-ilusi optik yang dibahas di atas ini kebanyakan melibatkan bentuk-bentuk linear dan lingkaran. Dan disebutkan juga bahwa “…yang paling sering digunakan untuk menyesatkan mata kita adalah gambar-gambar bidang geometri seperti bentuk segi empat, lingkaran, segitiga, elipse, garis…”. Mengapa demikian? Apakah bentuk-bentuk ini memang memiliki sifat khusus sehingga bila diatur dalam proporsi dan komposisi tertentu bisa dengan mudah mengakibatkan efek ilusi? Bagaimana dengan bentuk-bentuk yang lebih kompleks seperti segi lima, segi enam, atau segi delapan? Dan apakah ilusi optik bisa bekerja juga pada bentuk-bentuk regular solid seperti tetrahedron, dodekahedron, dan ikosahedron?
    Terima kasih😀

    Comment by stellaajeng — March 28, 2013 @ 15:15

  2. Saya akan coba menjawab tapi bila ada kekurangan mohon maaf dan tolong dikasih tau atau di ralat yaa🙂 ini merupakan hasil pengamatan dan persepsi pribadi.
    Yang saya amati memang gambar-gambar bidang geometri seperti yang di atas banyak digunakan untuk menyesatkan mata setelah diatur dalam proporsi dan komposisi. tetapi pengaplikasian ilusi optik ini juga banyak digunakan dalam gambar 3D dan lukisan yang tentunya juga telah diatur dalam proporsi dan komposisi. contohnya bisa dilihat dalam situs ini..
    http://justmeshela.blogspot.com/2012/11/gambar-ilusi-optik.html

    Apabila dikatakan memiliki sifat khusus, sebenarnya bukan bidang geometrinya yang memiliki sifat khusus, tapi bagaimana bidang geometrinya atau setiap elemen garisnya diatur dengan order tertentu dan pengulangan tertentu, ditambah dengan komposisi dan proporsi yang sedemikian rupa sehingga bidang geometri ini terlihat spesial dan menarik. jadi menurut saya, yang spesial dan berperan penting dalam menipu mata itu bagaimana penerapan order, pengulangan, komposisi dan proporsinya selain juga mata dan otak berperan penting dalam menangkap pesan gambar itu.

    Kalau masalah bentuk lain, mohon maaf saya belum menemukan bentuk yang lebih kompleks dan bentuk-bentuk regular solid. mungkin lain waktu saya akan coba mencarinya dan memberitahu anda. Atau mungkin stellaajeng mau coba buat sendiri ilusi optik dengan bentuk demikian? hehehe

    Comment by ernestinebella — March 29, 2013 @ 16:00

  3. Saya rasa, menarik apa yang dibahas. Permainan ilusi optik terbentuk dari hal yang sederhana namun dapat berefek lebih dahsyat dari yang kita duga. Melihat terus-menerus gambar terakhir, saya merasa masih melihat titik-titik pada lingkaran kecil tersebut, namun samar-samar (sedikit abu-abu) dan yang letaknya dekat dengan persegi berwarna hitam, entah orang lain melihatnya atau tidak.

    Tapi, mungkinkah komposisi warna juga berperan dalam ilusi optik. Yang manakah yang memiliki kekuatan ilusi optik yang lebih tinggi, apakah ilusi optik yang hanya memfokuskan pada komposisi bentuknya saja, warnanya saja, atau kombinasi dari keduanya? Terima kasih😀

    Comment by annisadienfitriah — March 29, 2013 @ 21:17


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: