there’s something about geometry + architecture

May 2, 2013

Melengkungkan yang Lurus; Tidak Meluruskan yang Lengkung

Filed under: architecture and other arts,perception — tasyae @ 11:47
Tags: ,

Tahukah Anda segala hal yang lurus dapat dilengkungkan? Bahkan bangunan-bangunan arsitektural yang biasanya berdiri tegak juga dapat dilengkungkan loh. Tidak percaya? Coba Anda lihat foto-foto berikut ini.

Untuk pecinta dan penikmat fotografi pasti sudah familiar dengan hasil foto seperti di atas yang menggunakan lensa fisheye. Ya, seperti namanya, efek yang dihasilkan layaknya bagaimana cara pandang ikan dari dalam air, biasa dikenal dengan fenomena Snell’s Window. Lensa fisheye berupa lensa dengan sudut cakupan yang lebih lebar dari biasanya dengan disertai distorsi. Sudut cakupan pada lensa biasa tidak lebih dari 60o, sedangkan pada lensa fisheye dapat mencapai 100o-180o. Oleh karena itu, umumnya lensa ini digunakan untuk menangkap panorama. Penggunaannya pertama kali di bidang meteorologi untuk menangkap panorama langit. Kemudian dapat juga digunakan untuk pertunjukan di planetarium, simulasi di bidang penerbangan, penelitian oleh ilmuwan, pendataan awan dan polusi cahaya oleh astronot, dll.

Lensa fisheye yang berada di pasaran beragam, tergantung rumus pengolahan gambarnya dan perbandingan ukuran lingkaran efek fisheye terhadap sensor gambarnya.

fisheye lens image circles over sensor sizesBerdasarkan gambar di samping, ketika lingkaran efek fisheye berada di dalam sensor gambarnya (4,5mm, 8mm, dan 10mm), maka efek fisheye akan lebih terlihat.

Ide ‘melihat dengan mata ikan’ inilah yang membuat semua lensa fisheye menarik. Foto-foto yang dihasilkannya dapat mempengaruhi persepsi kita secara visual. Objek foto terlihat lentur karena terlihat meliuk ke kanan/ke kiri atau bahkan terlihat mengembang seakan ingin meledak.

Selain fisheye ini, terdapat juga bentukan-bentukan lain dari format panorama (full spherical format: equirectangular, cubic, “little planet”; partial format: cylindrical, arc formed, rectilinier, partial spherical) yang dapat Anda lihat selengkapnya pada link http://wiki.panotools.org/Panorama_formats.

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Fisheye_lens

http://forums.steves-digicams.com/sony-alpha-dslr-konica-minolta-dslr-sony-slt/150335-fisheye-would-work-best-my-a100.html

2 Comments »

  1. Fish eye lens memang sedang banyak digunakan saat ini, dan saya baru tahu kalau pada awalnya jenis lensa ini digunakan untuk menangkap panorama langit. Yang ingin saya tanyakan, bukankah lensa biasa (non fish eye) juga memberikan efek distorsi apda gambar yang dihasilkan? Lalu apa perbedaan antara efek distorsi yang dihasilkan antara kedua jenis lensa tersebut?

    Comment by widyaulia — May 5, 2013 @ 12:56

  2. Lensa biasa yang Anda maksud seperti apa ya? Kalau lensa biasa yang sudah terpasang pada kamera pada umumnya bukan memberikan efek distorsi, tetapi menunjukkan perspektif seperti yang biasa kita lihat secara langsung. Berdasarkan Merriam Webster, ‘distortion’ dapat diartikan ‘a lack of proportionality in an image resulting from defects in the optical system’ sehingga objek yang mengalami distorsi akan terlihat lebih aneh. Dengan menggunakan lensa fisheye, gambar yang dihasilkan akan terdistorsi menjadi lebih melengkung.

    Comment by tasyae — May 9, 2013 @ 14:21


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: