there’s something about geometry + architecture

June 2, 2013

kota ideal, sudah siapkah kita?

Filed under: ideal cities — ayuanastasya @ 12:42

Aturan ada untuk dilanggar. Begitulah kalimat yang cukup sering saya dengarkan saat seorang pengemudi mobil mencari pembenaran atas tindakannya melanggar lampu merah. Atau saat sekolah dulu, yang mana setiap harinya dijejali dengan berbagai peraturan dan Guru BP sebagai pengawas kalau-kalau ada yang melanggar. Dan yah sebagai remaja, keberadaan guru BP itulah justru tantangannya jika ingin ‘menaklukan’ peraturan. Berbagai dialog spekulasi dan peraturan tersendiri pun terjadi jika ingin membolos, seperti “eh kalau jam segini BP masih jaga di sana, enggak bisa. ntar deket-deket jam makan siang aja cabut” atau “kalau pagi-pagi mah BP nongkrongnya di sini, mending lewat sini deh biar gak ketahuan”

Rebel? Tapi saya percaya kalau chaos memang diciptakan dari adanya suatu order😀

Saya mengambil contoh dari salah satu cabang Geometri Matematika, Geometri Fraktal. Cabang ilmu ini mempelajari tentang repetisi pola-pola geometris dengan berbagai intervensi seperti repetisi, perubahan formasi, perubahan skala, perubahan arah, dan transformasi lainnya yang pada akhirnya akan terlihat seperti perubahan bentuk geometri awal. Suatu bentuk geometri yang mencoba menjelaskan keteraturan yang sebenarnya juga terjadi di alam.

Sederhananya seperti gambar di bawah ini

Fractal Geometry in Architecture and Design oleh Carl Bovill

Fractal Geometry in Architecture and Design oleh Carl Bovill 2

Sumber Gambar: Buku Fractal Geometry in Architecture & Design, 1996.

Atau hasil akhir yang lebih rumit?

tumblr_mn5okmrB7j1qzpyz2o1_500

tumblr_mn5okmrB7j1qzpyz2o2_500

Bentuk-bentuk kompleks ini terbentuk dari pengaturan bentuk-bentuk geometris dengan penyusunan yang berbeda. Apakah bentuk baru ini bisa dibilang chaos dari bentuk geometris yang ideal?

Sedangkan contoh yang terdapat di alam sendiri, misalnya ombak yang terjadi berulang kali, dengan bentuk yang berbeda-beda, tidak teratur. Padahal bukankah ombak terjadi dengan aturan yang sama? Atau tumbuhan kebun teh yang tumbuh dengan aturan yang sama, jenis tumbuhan yang homogen, sama-sama butuh media air dan tanah, tumbuh ke arah sinar matahari, namun hasil akhirnya menciptakan kebun teh dengan siluet pepohonannya yang tidak teratur. tidak homogen. Apakah hasil pertumbuhan kebun teh ini juga lantas bisa begitu saja dibilang chaos?

Mengingat menurut Teori Affordance oleh Gibson, bahwa setiap benda memiliki potensi lain selain yang dimaksud oleh sang perancang dari awal pembuatannya, lalu apakah kita sebaiknya mempertimbangkan keteraturan di dalam arsitektur yang kita ciptakan, yang mana memberi ruang untuk terjadinya ketidakteraturan? Atau biarkan seperti Pruitt Igoe, ketika aktivitas di dalam suatu ruang tidak lagi terjadi sesuai skenario, lantas dirubuhkan dan ciptakan aturan skenario dan program ruang baru yang lebih sesuai dengan keteraturan yang diharapkan?

Lalu bagaimana dengan aturan-aturan kota ideal yang serba teratur? Sudah siapkah kita, para makhluk hidup yang dinamis?

Sumber:

Bovill, Carl. 1996. Fractal Geometry in Architecture & Design. Maryland: Birkhauser

http://everydayarchitecture.wordpress.com/2009/10/26/everyday-architecture-memunculkan-atau-menghilangkan-%E2%80%9Caffordance%E2%80%9D/

http://www.behance.net/eriksoderberg

http://en.wikipedia.org/wiki/Pruitt%E2%80%93Igoe

1 Comment »

  1. Meski tidak pernah secara langsung mendapatkan mata kuliah wajib pengantar perkotaan, setahu saya, persepsi Bangsa Eropa di masa silam mengenai kota yang ideal tidak jauh dari pengaturan jalan yang membuatnya jadi simetri.
    Kemudian, apakah kota yang ideal untuk zaman sekarang, khususnya di Indonesia juga harus mengadaptasi pola tersebut untuk mencapai kota yang teratur secara “denah”, misalnya dengan membuat susunan chaos yang membentuk konfigurasi baru sebagai batas administratifnya?

    Comment by rizkidwika — March 14, 2014 @ 16:24


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: