there’s something about geometry + architecture

March 30, 2014

Golden Ratio: From Survive to Beauty

Filed under: Uncategorized — pelangiiiii @ 10:58

1.618 atau biasa dikenal dengan Golden Ratio, merupakan istilah yang tak asing bagi mereka yang mempelajari seni, arsitektur, dan matematika. Angka ini sering kali ditemukan pada objek seni dan arsitektur sebagai bagian dari aturan pada proporsi elemen-elemen yang terkandung didalamnya. Kebetulan atau tidak, banyak dari karya-karya yang indah ditemukan golden ratio didalamnya. Lebih jauh lagi, banyak penelitian yang menemukan bahwa golden ratio juga banyak hadir pada benda-benda yang berada di alam semesta dan isinya, termasuk manusia. Seolah-olah ratio tersebut adalah “Sign of God”. Jadi wajar bahwa banyak manusia yang sadar atau tidak belajar dari apa yang ada di alam dan secara langsung atau tidak, ikut menerapkan aturan yang ada disana ke dalam karyanya.

 

 

                 

 

    

 

 

Anggap saja bahwa teori tersebut benar-benar ada. Lalu pertanyaannya: mengapa objek yang memakai perbandingan tersebut biasanya terasa indah?

 

Adrian Bejan menjelaskan bahwa bentuk dengan golden ratio lebih gampang diterima dan ditransfer sistem syaraf hewan, termasuk manusia. Mengapa demikian? Hal ini berkaitan dengan bahaya yang dihadapi oleh manusia umumnya dari depan hingga belakang,bukan atas dan bawah. Sehingga, perbandingan antara horizontal dan vertikal tidaklah sama. Sistem syaraf hewan mengikuti aturan ini untuk bertahan hidup. Karena pada dasarnya alam diciptakan untuk makhluk hidup yang tinggal didalamnya, maka mereka pun didesain seperti itu.

 

“This is the best flowing configuration for images from plane to brain and it manifests itself frequently in human-made shapes that give the impression they were ‘designed’ according to the golden ratio”

 

Cepatnya respon yang diterima membuat kita merasa lebih baik karena tak merasa kesulitan dan pada akhirnya merasakan suatu “pleasure” yang dinamakan “keindahan”.

 

“Shapes that resemble the golden ratio facilitate the scanning of images and their transmission through vision organs to the brain. Animals are wired to feel better and better when they are helped and so they feel pleasure when they find food or shelter or a mate. When we see the proportions in the golden ratio, we are helped. We feel pleasure and we call it beauty.”

 

Berdasarkan beliau, Golden Ratio tak hanya sebatas proporsi unik untuk keindahan semata, melainkan ada maksud lain yang berhubungan dengan cara makhluk hidup yang tinggal didalamnya dalam menjalani survival disini. Walaupun begitu, kita tak perlu mendewakan Golden Ratio dalam mendesain sesuatu. Ini bukanlah satu-satunya cara, masih banyak cara lain untuk mencari suatu aturan tentang keindahan.

 

Oleh: Pelangi Fitri 1106052846

Sumber:

http://www.sciencedaily.com/releases/2009/12/091221073723.htm diakses pada 29 Maret 2014, 19.00 WIB

Bejan, Adrian.  Int. J. of Design & Nature and Ecodynamics. Vol. 4, No. 2 (2009) 97–104

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: