there’s something about geometry + architecture

March 31, 2014

Rumah Adat Indonesia, Persamaan dalam Keberagaman

Filed under: locality and tradition — rousanilmy @ 20:07

Kebudayaan Indonesia sangatlah kaya dan beragam, hal ini dikarenakan banyaknya ras, suku dan budaya yang berbeda-beda di dalamnya. Perbedaan budaya ini juga turut di dukung karena Indonesia merupakan negara kepulauan. Namun ternyata ada yang menarik diantara segala perbedaan itu, ternyata antara satu budaya dengan budaya lainnya di Indonesia memiliki beberapa kemiripan.

 

Sebagai salah satu contohnya adalah adanya persamaan pada rumah adatnya,  mulai dari rumah adat batak, rumah adat minang, rumah adat jawa, rumah adat papua serta rumah adat lainnya sama-sama memiliki tingkat atau lantainya berada di awang-awang. Maksudnya rumah adat ini mempunyai tonggak yang menahan lantai-lantai ini. Di bawah lantai rumah adat ini biasanya di jadikan kandang peliharaan hewan- hewan peternak, seperti ayam, itik, dan berbagai hewan ternak jinak lainnya.

 

ssss

Rumah adat yang bertingkat atau lantainya berada di awang- awang semuanya berdasarkan pemahaman yang sama dari masyarakat zaman dahulu. Zaman dahulu kala Indonesia merupakan daerah yang sangat di penuhi oleh hutan sehingga para masyarakat membuat rumah mereka itu bertingkat atau di atas tanah, yang mana ini berfungsi untuk mencegah masuknya binatang buas yang selalu mengincar rumah- rumah penduduk. Sebab hewan- hewan buas ini bisa dengan mudahnya memasuki rumah jika lantainya di bawah atau menyatu dengan tanah. Selain itu persamaan lainnya rumah adat Indonesia adalah biasa digunakan untuk upacara- upacara adat yang resmi dan penting.

Namun persamaan tersebut tidak hanya terbatas pada bentuk bangunannya saja, tetapi juga terdapat pada penataan letaknya terhadap lingkungannya. Seperti yang ada pada Rumah adat Toraja di Sulawesi Selatan dengan Rumah adat Nias di pulau Nias, sebelah barat pulau Sumatera.

 

 

rumah torajaa

Rumah Adat Toraja

Rumah Niaas

Rumah Adat Nias

 

Walaupun bentuk keduanya tidaklah mirip, namun keduanya sama-sama memiliki lantai bertingkat yang ditumpu oleh kolom-kolom di bawahnya.

Denah

Blok Plan Adat Toraja & Nias

Tata Desa Toraja

Tata Desa Nias

Organisasi ruang yang terjadi di kedua Suku tersebut juga sama-sama memiliki pola yang sama, yaitu sama-sama memiliki pola linear dengan adanya pusat atau ujung di akhir linear yang merupakan Rumah bagi kepala desa di sana. Bentuk pola tersebut juga seperti sebuah grid yang diatur dengan jarak antar rumah dengan rumah lainnya adalah sama. Menurut adat mereka, tujuan dari dibentuknya pola tersebut adalah sebagai tempat bagi mereka untuk melakukan kegiatan adat bersama-sama. Dengan adanya pola tersebut juga membuat mereka dapat mengawasi semua orang yang memasuki desa mereka, sehingga warga desa mendapatkan rasa aman serta rasa memiliki. Selain itu letak rumah kepala desa yang berada di tengah juga ditujukan sebagai simbol pemimpin dan pengawas desa.

Melihat semua persamaan yang terjadi pada beberapa rumah adat di Indonesia, hal tersebut membuat saya menjadi yakin bahwa adanya persamaan pada bentuk rumah adat di Indonesia menunjukkan adanya kesamaan pola pikir pada suku-suku di Indonesia. Persamaan pola pikir ini kemudian menjadi penyebab dari terjadinya persamaan budaya antara satu suku dengan suku lainnya. Persamaan budaya tersebut kemudian diwujudkan menjadi bentuk-bentuk yang secara sadar atau tidak mereka sadari menjadi bentuk rumah adat mereka masing-masing. Proses pembentukkan rumah adat mereka yang berlangsung sekian lama kemudian berhenti saat mereka menemukan geometri arsitektural yang tepat sebagai simbol dari pandangan hidup mereka dan sesuai dengan kondisi alam tempat mereka hidup.

Dengan demikian lahirlah banyak arsitektur tradisional yang berbeda-beda berdasarkan pola pikir masing-masing suku di Indonesia dan kebutuhan mereka yang didasari oleh permasalahan lokalit mereka masing-masing. Namun karena suku-suku di Indonesia juga memiliki kesamaan iklim dan kondisi geografis lainnya, sehingga muncul persamaan pola pikir demi menangani masalah serupa yang ada. Persamaan dalam keberagaman, sungguh menarik bukan?

 

Referensi

http://baitdesain.blogspot.com/

http://abdillahdiki.wordpress.com/2012/10/05/rumah-adat-di-indonesia/

http://rumahadat.blog.com/2012/01/01/rumah-adat-toraja/

 

 

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: