there’s something about geometry + architecture

June 9, 2014

Topology & Network distribution

Filed under: Uncategorized — richardengelbert @ 14:55

Dalam proses penyaluran data pada sebuah jaringan LAN(Local Area Network) terdapat komponen-komponen alat yang saling terhubung dan bekerjasama satu sama lain. Keterhubungan alat-alat ini seiring dengan berjalannya waktu memiliki variasi yang beragam. Saya akan coba bahas pola keterhubungan dasar yang dijumpai dalam kehidupan kita sehari-hari yaitu bus network,star network,ring network dan star-bus network .

1.Bus Network topology

Prinsip dasar dari bus network adalah penyaluran data melalui sebuah backbone atau kabel utama yang disebut Bus. Dari bus tersebut kemudian , nodes atau perangkat komputer yang terhubung mengambil paket data yang terkirim. Pada pola ini terdapat resistor di ujung bus yang disebut dengan terminator yang berfungsi untuk menjaga sinyal yang terkirim lewat backbone agar tidak memantul kembali ke ujung backbone seberang , karena apabila terminator dihilangkan akan terjadi yang disebut signal bounce dimana pemantulan transfer data pada bacbokne berlangsung tanpa henti.

 

2.Ring Network topology

Pada pola cincin(Ring) network , setiap node terhubung ke node terdekat sehingga pola yang dihasilkan berbentuk siklus tertutup. Pada pola ini , setiap workstation yang ada akan terlibat dalam menerima dan melanjutkan kiriman data yang kemudian diteruskan sampai ke titik tujuan sehingga membuat pola ini disebut juga active network topology.

Kelemahan topology ini adalah ketergantungan sistem pada mekanisme pengiriman data secara keseluruhan. Maksudnya , apabila terjadi kerusakan pada kabel ataupun satu saja workstation, seluruh sistem akan mengalami kegagalan dan seperti juga pada bus-network , semakin banyak workstation yang terlibat maka kecepatan pengiriman akan semakin lambat sehingga performa masing-masing workstation akan menurun.

 

3.Star Network topology

Pola bintang atau Star setiap workstation/nodes terhubung pada sebuah device pusat yang disebut Hub.Cara kerja sistem ini adalah dengan adanya hub, kiriman data dari suatu nodes akan diteruskan ke nodes lain atau ke semua nodes. Dengan pola star ini , kegagalan sistem dapat diminimalisir karena apabila terjadi kerisakan pada salah satu kabel ataupun workstation, keseluruhan sistem tidak akan banyak terganggu akibat keterhubungan kabel secara independen. Sistem ini membutuhkan kabel dengan jumlah yang banyak namun juga memungkinkan terjadinya bentuk-bentuk topology lain seperti Star-bus network.

 

4.Star-Bus Network topology

Pola ini adalah gabungan dari bus dan star network topology. Nodes terhubung dengan hub dan kemudian hub akan terhubung dengan hub lain melalui sebuah backbone yang membentuk 1 segmen. Pola topology ini adalah pengembangan yang membuat proses penyaluran data dalam sebuah local area network menjadi lebih fleksibel.

 

Sources :

http://computer.howstuffworks.com/lan-switch2.htm-by

http://www.louiewong.com/archives/166 by Louie Wong

http://en.wikipedia.org/wiki/Network_topology#Mesh

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: