there’s something about geometry + architecture

June 15, 2014

Hubungan Pengetahuan dan Persepsi

Filed under: Uncategorized — budiantiayumumpuni @ 02:23

Untuk memperoleh informasi, manusia dapat menerimanya melalui lima panca indera yang dimiliki. Kemudian, informasi yang diperoleh ini akan diinterpretasi menjadi sesuatu yang memiliki arti. Proses ini kemudian dikenal dengan nama persepsi. Namun, persepsi yang didapat manusia melalui matanya, atau lebih dikenal dengan nama persepsi visual, ternyata merupakan jenis persepsi yang paling sering diteliti.

Persepsi visual, jika dilihat dari bagaimana manusia memproses persepsi mereka, terbagi menjadi dua, bottom-up dan top-down. Bottom-up yang mempersepsikan sesuatu dimulai dari hal-hal kecil dan detail yang kemudian menghasilkan gambaran yang lebih besar dan top-down yang mempersepsikan sesuatu karena sebelumnya sudah dibekali oleh pengetahuan, seperti teori, konsep, dan lainnya.

Yang menarik perhatian saya dari uraian di atas adalah proses top-down. Proses top-down, atau yang lebih dikenal dengan teori Gregory merupakan sebuah proses persepsi yang mana membuat manusia mencermati hal-hal apa yang ada di sekitarnya dan berusaha untuk menyimpulkannya sendiri, berdasarkan apa yang sudah diketahui sebelumnya.

1

Gambar 1. Peta sekitar Masjid Sunda Kelapa

(Sumber: maps.google.com)

Saat melihat gambar di atas, semua pasti tahu kalau ini adalah peta di sekitar Masjid Sunda Kelapa (ada keterangannya di peta). Apa yang dapat dilihat dari melihat peta ini? Hanya sekedar peta kah?

2

Gambar 2. Peta dilihat dengan pandangan terbalik

(Sumber: maps.google.com)

Coba melihat peta ini dengan pandangan dibalik, seperti gambar 2.

3

Gambar 3. Diberi tanda merah

(Sumber: pribadi)

Lalu perhatikan bagian yang ditandai dengan warna merah, seperti gambar 3. Nah, sekarang apa yang dapat dilihat dari gambar ini?

Saat melihat gambar ini, yang terlintas pasti berbeda, tergantung pada individu masing-masing. Saya tidak tahu gambar apa saja yang terlintas dalam benak tiap individu, tetapi pasti ada yang melihatnya sebagai kepala kambing.

Kenapa kepala kambing? Memang apa kaitannya dengan kepala kambing? Mengapa kepala kambing ini jadi permasalahan? Ternyata gambar kepala kambing ini dalam pemahaman satanisme adalah perlambangan dari Baphomet, setan yang disembah oleh kalangan tertentu, bagaikan tuhan. Bagi yang melihatnya sebagai kepala kambing, apakan sebelumnya sudah menilik-nilik hal-hal yang berkaitan dengan satanisme? Jika iya, berarti kesimpulannya adalah gambar ini adalah gambar kepala kambing karena sudah tahu akan satanisme sebelumnya.

menteng-bersimbol-kepala-kambing-baphomet

Gambar 4. Penjelasan gambar Baphomet pada denah sekitar Masjid Sunda Kelapa

(Sumber: http://indocropcircles.files.wordpress.com/2011/06/menteng-bersimbol-kepala-kambing-baphomet.jpg?w=640 )

Jika yang muncul adalah gambar lain, misalnya kepala kelinci, mungkin saja mereka tidak tahu akan masalah satanisme ini.

5

Gambar 5. Bisa jadi terlihat sebagai kepala kelinci

(Sumber: Pribadi)

Mengapa saya menampilkan gambar tersebut? Saya memunculkan gambar-gambar tersebut karena ingin mencoba membandingkan antara bagaimana manusia biasa dengan kelompok yang mengenal satanisme dalam melihat sesuatu. Mengapa saya memilih satanisme? Hal ini karena tidak semua orang menyadari bahwa gerakan-gerakan ini sudah membaur dalam kehidupan kita. Satanisme adalah paham yang menyembah setan. Gerakan ini menolak eksistensi akan tuhan.

Apakah benar hal-hal tersebut memang dengan sengaja dimunculkan untuk memenuhi suatu ritual satanisme? Ataukah hanya sekedar persepsi orang-orang yang mengenal sataniseme saja? Tidaklah ada yang tahu kepastian akan hal itu, selain yang bersangkutan dan tuhannya. Jika benar untuk ritual satanisme, apakah yang akan terjadi pada kita nanti?

Sebenarnya masih banyak yang ingin dipaparkan, namun pada akhirnya menjadi takut sendiri. Jadi saya memutuskan untuk menghentikannya sampai sini.

Referensi:

  1. Galotti, Kathleen M. (2013). Cognitive Psychology In and Out of the Laboratory (5th ed). SAGE Publications, Inc
  2. McLeod, Saul. (2007). Visual Perception Theory. (http://www.simplypsychology.org/perception-theories.html, diakses pada hari Selasa, 13 Mei 2014)
  3. http://id.wikipedia.org/wiki/Setanisme
  4. http://www.akhirzaman.info/nasional/ipoleksosbud/2276-rahasia-terbesar-satanisme-modern.html

 

2 Comments »

  1. pembahasan yang sangat menarik. banyak juga yang mengatakan bahwa bundaran HI jika dilihat dari atas akan terlihat seperti sebuah mata. namun, saya mungkin ingin menambahkan mengapa bentuk tersebut dipersepsikan sebagai bentuk kepala kambing atau baphomet, saya pernah membaca di suatu website bahwa gedung bappenas yang terletak di tengah kepala kambing tersebut, dulunya merupakan loji atau tempat kaum satanis melaksanakan ritual mereka. entah memang pada waktu pembangunan jalan sudah direncanakan atau hanya kebetulan belaka.

    Comment by gittaraditya — June 15, 2014 @ 19:19

  2. wah… sejujurnya saya tidak terlalu mengikuti perkembangan satanisme hehe. menurut saya, persepsi sangat berpengaruh terhadap apapun yang kita lihat terutama ketika ia memiliki pengetahuan terhadapnya. seperti yang anda jelaskan mengenai peta mesjid sunda kelapa yang seperti membentuk kepala kambing. awalnya ketika saya membaca postingan anda, saya tidak tau maksud dari gambar peta yang anda beri garis merah, tetapi setelah saya membaca lagi lanjutannya mengenai kepala kambing yang berhubungan dengan satanisme, baru saya mengerti maksud anda. haha ini bisa membuktikan bahwa pengetahuan sangat mempengaruhi persepsi, atau…. malah sebaliknya :p

    Comment by geiniagni — June 15, 2014 @ 23:09


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: