there’s something about geometry + architecture

June 15, 2014

Ketika Musik Berarsitektur

Filed under: Uncategorized — Annisa Dyah Lazuardini @ 14:46

Musik dan arsitektur merupakan dua bentuk karya yang dinikmati dengan cara berbeda meski tidak sedikit karya arsitektur yang dibuat berdasar musik. Dalam relasi sebaliknya, untuk menampilkan suatu karya musik tentunya dilakukan dalam suatu ruang tertentu, yang pastinya berhubungan dengan elemen arsitektur. Karena itu seorang musisi Amerika bernama David Byrne melontarkan pertanyaan terkait konteks arsitektur dari suatu karya musik.

“…I also noticed that sometimes the music that I had written, or was writing at the time, didn’t sound all that great in some of those halls. We managed, but sometimes those halls didn’t seem exactly suited to the music I was making or had made. So I asked myself: Do I write stuff for specific rooms? Do I have a place, a venue, in mind when I write? Is that a kind of model for creativity? Do we all make things with a venue, a context, in mind?”

Rupanya bukan hanya Byrne yang mempertanyakan dan melakukan eksperimen terkait hubungan pertunjukan musik dengan arsitektur. Sebuah festival musik kontemporer pernah mencoba untuk mengadakan pertunjukan yang tidak biasa, yaitu menampilkan musik tidak pada ruang yang semestinya. Instrumen musik yang biasanya harus didengar pada ruang yang luas atau bahkan terbuka dimainkan dalam ruang ganti yang luasnya tidak lebih dari 10 meter persegi. Berikut adalah video kompilasi dari beberapa pertunjukan yang diadakan.

 

 

Kemudian ada pula eksperimen yang tidak lagi dilakukan pada ruang yang diam, tetapi bergerak. Suatu karya musik bernama Neotrope dimainkan pada carousel yang bergerak, kemudian dibandingkan dengan efek suara yang dihasilkan ketika dimainkan di ruang pertunjukan biasa. Karena instrumen yang digunakan adalah akordion, perbedaan efek suara yang diproduksi menjadi cukup jelas terdengar.

 

 

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah; arsitektur membentuk musik, atau musik membentuk arsitektur? Bagi saya, keduanya sangat mungkin terjadi. Keduanya dapat saling menguatkan, ketika arsitektur dibuat mengikuti kebutuhan instrumen musik tentu kualitas produksi suaranya akan semakin baik. Sebaliknya, musik yang dibuat memanfaatkan konteks arsitektur juga memungkinkan terciptanya pertunjukan musik yang semakin kreatif dan inovatif, meskipun selalu ada kemungkinan produksi suara yang justru kurang nyaman didengar. Tetapi dengan menggali pemanfaatan arsitektur dalam pembentukan musik mungkin kita dapat menciptakan suatu karya yang unik, baik untuk menjadi suatu karya arsitektur maupun karya musik.

 

Tertarik untuk mencoba?

 

Referensi:

http://www.ted.com/talks/david_byrne_how_architecture_helped_music_evolve

http://machineproject.com/projects/hammer/little-william-theater-festival-of-new-music/

http://www.newmusicbox.org/articles/Place-Space-and-Music-Experiments-in-Context/

1 Comment »

  1. Hubungan antara musik dan arsitektur memang bisa dilihat dari berbagai macam sudut pandang. Dalam konteks arsitektur sebagai elemen pembentuk musik atau sebaliknya, menurut saya keduanya merupakan dua buah pandangan yang sama kuatnya. Namun sejauh yang saya tahu, eksperimen / karya dalam konteks arsitektur sebagai pembentuk musik lebih banyak dilakukan ketimbang sebaliknya. Padahal menurut saya, eksperimen dalam konteks musik/suara yang membentuk arsitektur, jika terus dikembangkan dapat menghasilkan suatu karya yang sangat menarik dan membuka kemungkinan-kemungkinan lain yang mungkin saja akan berhubungan dengan aspek lain di luar musik dan arsitektur itu sendiri.🙂

    Comment by endahpratiwi02 — June 15, 2014 @ 17:40


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: