there’s something about geometry + architecture

June 15, 2014

Topology on DotA 2 and virtual interaction

Filed under: architecture and other arts — fariz hirzan @ 17:10
Tags:

DotA 2 (Defense of the Ancient 2) merupakan Multiplayer Online Battle Arena video game yang merupakan sequel dari Defense of the Ancient dengan gameplay yang sama. Tiap pertandingan DotA melibatkan dua tim (terdiri dari lima orang tiap tim) yang mana masing-masing tim bertujuan untuk menghancurkan markas lawan di ujung masing-masing kubu (Radiant atau Dire). Tiap pemain mengontrol satu unit Hero yang fokus untuk meningkatkan level, memperoleh gold, memperoleh peralatan dan bertempur satu sama lain melawan tim lawan untuk meraih kemenangan.Selain Hero tiap kubu dibantu oleh Autonomous unit berupa creep yang membantu kubu untuk menghancurkan markas kubu lawan.

Screen Shot 2014-06-15 at 5.01.45 PM

Meskipun game ini memiliki 111 hero yang dapat dipilih dengan kemampuan yang berbeda-beda, DotA 2 hanya memiliki 1 jenis map yang tidak pernah berubah di setiap pertandingannya. Sehingga, meskipun strategi yang digunakan secara kemampuan hero dapat dikatakan berbeda, namun bagaimana strategi secara spasial yang terkait selama proses dari awal hingga akhir permainan (sebagai sebuah siklus) mulai dari meningkatkan level, memperoleh gold, memperoleh peralatan, hingga bagaimana bertempur satu sama lain memiliki kemiripan di tiap pertandingannya. Melihat kemiripan siklus di tiap pertandingan yang terjadi di dalam map yang sama serta materi yang telah disampaikan di kelas mengenai topologi dalam arsitektur, muncul pertanyaan “Apakah aktivitas dalam siklus yang saling terhubung di dalam game yang menjadi pokok utama dalm proses penciptaan map di dalam game? Bagaimana hal tersebut mempengaruhi kita di dalam ruang virtual?”

Screen Shot 2014-06-15 at 5.01.56 PM

Seperti yang dijelaskan sebelumnya map dalam dota tersusun seperti gambar diatas. Ada 3 jalur utama yang akan selalu diisi oleh unit otomatis berupa creep yang berfungsi membantu Hero menghancurkan tower lawan satu persatu (kotak hijau untuk tower radiant dan kotak merah untuk tower dire). Hero akan mendapatkan gold setiap membunuh hero kubu lawan, membunuh creep lawan atau neutral dan menghancurkan tower di sepanjang permainan. Sehingga pemilihan posisi dalam map menjadi hal yang krusial di setiap pertandingannya. Bottom line menjadi easy lane untuk radiant (untuk dire top lane) dikarenakan posisi tower cenderung lebih ke dalam (terlihat dari batas hijau dan merah pada gambar) sehingga Hero yang membutuhkan level dan gold tanpa resiko terbunuh tim lawan akan cenderung mengambil easy lane mereka masing-masing. Sebaliknya hero yang memiliki kemampuan untuk berperang lebih aman (misalnya menyerang jarak jauh) bisa mengambil hard lane ataupun neutral lane yang terletak di middle lane dengan tujuan tiap anggota tim dapat memperoleh gold serta meningkatkan level dengan lebih efektif tanpa resiko terbunuh tim lain. Dengan kebebasan bergerak yang hero miliki, maka perjalanan perang tidak akan hanya berhenti di salah satu lane saja. Ketika hero dirasa sudah cukup untuk memburu lawan mereka, ataupun berperang dengan seluruh anggota tim sangat mungkin terjadi perpindahan lane yang difasilitasi oleh sungai ataupun hutan yang terletak diantara garis hijau ataupun garis merah yag dapat kita lihat pada gambar sebelumnya. Mengingat konteks berperang didalam game, tentunya perpindahan melalui sungai ataupun hutan tidak hanya menjadi sebuah perpindahan tanpa sebuah pertimbangan strategi berperang.

Screen Shot 2014-06-15 at 4.56.18 PM

Gambar diatas merupakan contoh visualisasi dari pola menyerang yang terbentuk oleh kubu dire (untuk kubu radiant atau bagaimana pola bertahan dari dire arah panah sebaliknya). Pola ini terbentuk dari siklus permainan yang terjadi padaumumnya dimana mulai mencari gold dan meningkatkan level pada satu lane terlebih dahulu, mulai berpindah untuk membantu teman untuk membunuh anggota tim musuh, fokus menghancurkan tower demi tower (tower harus dihancurkan dari urutan paling luar ke paling dalam dari tiap kubu), mulai menyerang, bertahan ataupun berperang antar Hero di saat bersamaan dan kembali lagi mencari gold yang semuanya tergantung dari strategi pemain. Strategi tersebut tentunya juga didukung oleh spasial penghubung antar 3 lane utama. Sebagai contoh bagaimana memanfaatkan orientasi lawan menyerang (yang ditentukan hubungan antara tower radiant dengan dire) seperti gambar dibawah.

Screen Shot 2014-06-15 at 4.56.28 PM

Melalui keterhubungan antara satu tower dengan tower yang lain, dapat dilihat terbentuknya sebuah penunjang siklus yang telah dibahas. Meskipun sekilas memang terlihat kita yang harus mengadaptasi map tersebut. Namun setelah dilakukan penelusuran melalui visualisasi mekanisme menyerang seperti gambar sebelumnya sebenarnya map sudah dirancang mempertimbangkan hal-hal seperti ini sehingga memang terasa bahwa map yang disusun terbentuk dari keterhubungan antara tower yang menjadi pusat aktivitas dari unit-unit baik Hero maupun creep yang menjadi komponen dalam pertandingan. Keterhubungan tersebut membuat sebuah spasial yang mampu dimanfaatkan dua arah oleh kedua kubu yaitu menjadi offensive ataupun defensive tergantung dari keadaannya. Sehingga meskipun terdapat beragam kemampuan dari beragam hero yang tersedia, dengan menggunakan mekanisme perangyang sama, map dalam DotA ini merupakan kunci dari peperangan itu sendiri. Skill hero hanya menjadi komponen pendukung seperti apa tindakan yang harus dilakukan namun unsur spasial tetap menjadi kunci kemenangan di dalam peperangan ini sendiri.

 

Source:

 

 

2 Comments »

  1. ini guide belajar main dota ya? haha

    Comment by Adriansyah Harry — June 15, 2014 @ 17:41

  2. cara main yang emang tau bener perang secara spasial itu gimana haha

    Comment by fariz hirzan — June 15, 2014 @ 18:25


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: