there’s something about geometry + architecture

March 23, 2015

metode desain komposisi The Ecole Des Beaux Arts

Filed under: Uncategorized — rafikaalifia @ 08:23

Photos-of-Beaux-Arts-style-Louvre_Aile_Richelieu-via-myLusciousLife.com_

The Ecole Des Beaux-Arts merupakan institusi arsitektur ternama di abad ke 19 melalui desain prosesnya yang cukup rumit. Roman classical text, bangunan roman, tulisan renaissance, Palladio dan lesser teori sangat berpengaruh terhadap argument desain para murid di Beaux Art. The Ecole mengajarkan para muridnya untuk memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai sejarah arsitektur dan dapat mendesain dengan konsep arsitek ternama jaman dulu.

Namun hal tersebut bukan berarti murid harus mengikuti atau menjiplak karya-karya arsitek tersebut, melainkan pengetahuan tentang arsitektur jaman dulu dipakai sebagai penanaman awal desain proses yang dapat dikembangkan. Proses belajar dilakukan dengan cara sistem studio, pemberian tugas yang sangat banyak dalam waktu yang singkat dan penggambaran detail arsitektural yang akurat.

Karena terpengaruh oleh gaya klasik, Beaux art kemudian memiliki ciri khas desain pada elemen-elemennnya seperti pada kolom, arch dan dome. Beberapa karakter umum yang dapat menjelaskan elemen-elemen arsitekturalnya antara lain, simetri pada bangunan, dekorasi yang cukup banyak, sebuah elemen arsitektural yang diatur sebagai pusat komposisi, kolom kembar, pintu masuk yang besar, ambang pintu yang diatur secara horizontal dan menerus, dan sebagainya.

Dalam mendesain, Beaux art memiliki teknik yang wajib dipakai pada proses mendesain. Teknik tersebut yang akhirnya memunculkan ciri khas pada komposisis bangunan mereka melalui sistem pengaturan fisik dan simbolik. Teknik pengaturan tersebut yang harus diperhatikan antara lain, geometri, hirarki, tone bangunan dan pemakaian simbol-simbol.

Geometri yang dipakai biasanya berbentuk melingkar dan grid. Bentuk grid biasanya dipakai dengan alasan praktikal dan bentuk ini dapat menciptakan kotak-kotak yang proposional untuk kepentingan fungsi ruang yang dibutuhkan dan pengembangan hirarki ruang pada komposisi bangunan.

4075

Hirarki dipakai untuk membedakan kepentingan ruang-ruang pada bangunan, sehingga hirarki merupakan suatu yang relative tergantung pada seberapa penting ruang tersebut bagi arsitek yang mendesain. Hirarki juga menampilkan bagaimana bagian-bagian tersebut menjadi suatu kesatuan meskipun terbagi-bagi oleh seberapa penting ruang tersebut.

Tone bangunan yang biasanya didapat melalui cahaya dan bayangan pada bangunan, pemilihan material dan warna, serta skala pada bangunan. Sedangkan, symbol biasanya didapat melalui pengaturan yang biasa ditemukan pada fasad yang kemudian membedakan fungsi satu bangunan dengan bangunan lainnya.

referensi:

http://www.crt.state.la.us/Assets/OCD/hp/…/historic…/beauxartsREVISED.pdf

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: