there’s something about geometry + architecture

March 29, 2015

golden section pada fransworth, karya Mies Van Der Rohe

Filed under: Uncategorized — larashintya @ 22:00

Arsitektur tidak akan pernah terlepas dari matematika. Saat desain yang kita buat penuh dengan pengukuran,berarti kita menggunakan matematika untuk memaksimalkan fungsi. Dan saat kita belajar mengenai golden ratio, maka matematika tidak terbatas hanya sebagai penentu dimensi untuk mencapai fungsi ruang, melainkan sisi keindahan. Memang, terdapat berbagai perdebatan mengenai keindahan yang tercipta oleh golden ratio, namun, teori ini dibuktikan oleh beberapa arsitek, bahkan arsitek yang menganut paham moderenisme yaitu Mies Van der Rohe menggunakannya dalam Farnsworth house.

Untitled

Dibangun antara tahun 1945 dan 1951, Franswoth house dibangun dengan material yang khas pada zaman itu yaitu besi dan kaca dengan prinsip simplicity, purity, and perfection. Material kaca yang digunakan pada rumah ini, untuk memaksimalkan kondisi tapak yang hijau. Masa bangunan yang memang kotak, memperlihatkan moderenisme dari sang arsitek.

Apabila kita lihat sekilas dari tampak luarnya, itulah kira kira yang dapat dideskripsikan, namun, ternyata, apabila dilihat dari denahnya, terdapat golden ratio diantara 3 persegi yang membentang sepanjang fransworth.

2

3

4

dari hasil analisis tampak dan denah diatas, secara garis besar dapat dibuktikan bahwa Mies memang menggunakan golden ratio pada karyanya ini. Golden ratio dapat kita lihat berupa kotak kotak persegi yang terjadi berulang pada denah dan tampak depan. Pada tampak depan, mies menggunakan golden ratio untuk menentukan peletakan jendela. Konfigurasi tampak depan dan denah yang menjadi living room, merupakan basis utama dari golden section yang kemudian diterapkan mies secara berulang di seluruh bagian rumah.

Memang, terdapat berbagai argument dari positif hingga negative mengenai golden proportion yang menghasilkan keindahan. Saya sendiri juga melihat lebih banyak kekurangannya daripada kelebihannya dari prinsip tersebut. Namun, pada konteks Rumah Mies ini, secara sadar tidak sadar akan prinsip yang digunakan olehnya, semua orang di artikel yang say abaca berpendapat bahwa memang proporsi tampak pada rumah ini sangat baik. Bangunan ini sampai dinobatkan menjadi bangunan iconic-nya periode arsitektur modern. Karena bentuknya dan materialnya yang khas zaman modern yaitu kotak, kaca dan besi, ditampilkan dengan proporsi yang sempurna, seakan memperlihatkan keindahan dari karya arsitektur periode modern.

Referensi :

http://www.nps.gov/nhl/find/statelists/il/Farnsworth.pdf

https://www.behance.net/gallery/12471003/Mies-van-der-Rohes-Farnsworth-House

https://math300.wordpress.com/2012/12/03/math-in-architecture/

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: