there’s something about geometry + architecture

March 29, 2015

Orphism

Filed under: Uncategorized — deynantiprimalaila @ 00:51

Orphisme adalah sebuah sebutan untuk karya-karya lukisan yang memiliki campuran aliran kubisme dan komposisi warna. Orphisme diduga merupakan salah satu aliran lukisan yang menganut geometri karena memang berakar dari aliran Kubisme. Gaya yang ditemukan oleh Robert Delaunay di tahun 1912 ini sebenarnya merupakan respon terhadap lukisan kubisme analitik yang diciptakan oleh Picasso dimana beliau merepresentasikan manusia menjadi fasad-fasad yang saling overlap satu sama lain sehingga seperti terlihat sebuah volume, bukan lagi hanya menjadi komposisi kubik saja.

Potret Ambroise Vollard yang terdiri atas bidang-bidang overlap

Potret Ambroise Vollard yang terdiri atas bidang-bidang overlap yang dilukis oleh Picasso (www.visual-arts-cork.com)

Bahasa Orphisme sendiri sebenarnya ditemukan oleh seorang penyair bernama Apollinaire yang mengartikannya sebagai sosok mitos yang merepresentasikan warna dan musik. Lukisan Orphisme merupakan campuran dari warna (Fauvisme), bidang-bidang fragmen/terpisah (Kubisme) dan dinamisme (Futurisme). Menggunakan komponen-komponen tersebut, Delaunay mencoba untuk mengkomposisikan bidang-bidang datar dengan warna agar menghasilkan suatu lukisan yang tampak bergerak dan memiliki ritmik. Maka dari itu pula Orphisme dipandang sebagai batu loncatan dari aliran lukisan Kubisme yang terdiri dari permainan bidang datar menuju lukisan Abstrak Murni yang mulai bereksperimen dengan warna.

Circular Forms

Circular Forms oleh Robert Delaunay (www.artexpertswebsite.com)

The Windows oleh Robert Delaunay

The Windows oleh Robert Delaunay (www.artexpertswebsite.com)

Simultaneous Window oleh Robert Delaunay

Simultaneous Window oleh Robert Delaunay (www.visual-arts-cork.com)

Analisis bentukan pada lukisan Simultaneous Windows

Analisis bentukan pada lukisan Simultaneous Windows

Setelah iseng-iseng saya mencoba untuk mentracing pola bidang-bidang pada lukisan ini, saya temukan bahwa gradasi warna yang terjadi pada lukisan ini didasari oleh bidang-bidang dasar. Sekilas terlihat lukisan ini memang terbentuk dari susunan bidang-bidang datar dengan permainan warna dan gradasi di dalamnya. Namun setelah saya mencoba untuk mengikuti pola gradasi warna yang ada, ternyata muncul pola-pola bidang datar lainnya seperti segitiga dan persegi yang ikut menjadi rules tersembunyi dalam lukisan ini.

Meskipun adanya permainan warna di dalam lukisan Delaunay yang menyebabkan perubahan pada dunia lukisan yang waktu itu masih seputar bidang datar dan komposisinya, Delaunay tidak melepas pengertiannya mengenai geometri bidang datar dan malah memanfaatkannya dan pengetahuan akan warna untuk menghasilkan lukisan-lukisan yang dinamis. Sehingga Delaunay masih mengikuti dengan presisi aturan mengenai bidang-bidang datar, bahkan dalam menentukan gradasi warna yag terjadi sekalipun.

Referensi:

http://www.artexpertswebsite.com/pages/artists/orphism.php

http://www.britannica.com/EBchecked/topic/433206/Orphism

http://www.visual-arts-cork.com/history-of-art/analytical-cubism.htm

http://www.guggenheim.org/new-york/collections/collection-online/movements/195226

https://www.moma.org/collection/details.php?theme_id=10142

http://www.askart.com/askart/interest/modernism_3.aspx?id=76

Deynanti Primalaila – Arsitektur Interior – 1206262046

1 Comment »

  1. Halo Deynanti, ulasan anda mengenai aliran Orphism ini sangat menarik. Saya dapat melihat dari tracing yang anda lakukan bahwa secara garis besar memang lukisan ini terbentuk dari bidang-bidang geometris. Tersebut dalam postingan anda bahwa aliran Orphism menginginkan agar lukisan yang terbuat nampak bergerak dan memiliki ritmik. Menurut anda manakah yang lebih berperan dalam menghasil ritmik atau gerakan dalam lukisan itu? Apakah komposisi dari bidang geometris yang ada ataukah lebih kepada gradasi warna yang dihadirkan dalam lukisan? Kemudian bolehkah dijelaskan kembali mengenai rules tersembunyi yang anda temui?🙂 Terima kasih!

    Comment by amandaalarissa — March 29, 2015 @ 23:04


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: