there’s something about geometry + architecture

April 1, 2015

Geometry in Kakigori

Filed under: Uncategorized — Rumaishatul Ulya @ 17:44

Selalu menyenangkan memulai sesuatu dari hal yang kita sukai. Di sini saya akan membahas salah satu dessert yang berbahan dasar es (kesukaan saya), Kakigori. Desert Jepang ini bisa dengan mudah kita buat di rumah, hanya dengan es batu yang diserut halus dan sirup dengan rasa yang kita sukai. Lebih sederhananya, es serut. Pada tulisan ini saya akan membahas sisi komposisi es dan sirup pada Kakigori sehingga menghasilkan kombinasi tekstur es serut yang berpadu dengan warna-warni sirup yang mempercantik penampilan es serut satu ini.

Komposisi erat kaitannya dengan pembagian ruang. Pembagian ruang dengan titik, garis, bidang, hingga volume yang diatur sedemikian rupa. Unsur garis pada prinsip estetika tidak terlepas dalam hal ini. Garis lurus dapat dikategorikan menjadi garis horizontal, vertikal dan diagonal. Garis horizontal memberikan kesan tenang dan melebarkan ruang-ruang informal. Sedangkan garis vertikal memberi kesan kuat resmi dan cenderung menunjukan ketinggian ruang. Garis diagonal memberi kesan gerak yang mebuat mata mengikuti garis tersebut.

Es serut Kakigori memiliki elemen-elemen garis lurus di dalamnya. Berdasarkan garis-garis tersebut, es serut memberikan ketiga kesan pada tiga macam garis tadi. Tenang, kuat dan gerak diperkuat dengan bentuk condong dan tinggi untuk memberikan gambaran gunung es pada Kakigori. Kesan ini juga ditambahkan dari arah gerak dijatuhkannya sirup ke atas es atau penempatan-penempatan aksen es yang diberi warna. Umumnya, sirup diberikan secara merata pada es ini. Tetapi ada juga sirup yang sengaja berpola penempatannya untuk menggambarkan hal menarik lain pada Kakigori.

Dessert memiliki penampilan yang sangat menggiurkan dalam penampilannya. Sentuhan-sentuhan warna dan tekstur yang digunakan di dalamnya menjadi salah satu faktor pembentuknya. Dominasi bahan Kakigori adalah es serut yang memiliki tekstur tajam dan kecil-kecil. Es yang sudah siap dalam wadah diberi sirup dan hasilnya sirup tersebut memberi efek warna-warna pada es yang menyerap ke dalamnya. Tekstur es yang seakan tajam dan tegas akan hilang saat kena sirup. Sehingga tercipta dua kombinasi tekstur; tajam dan halus.

Geometri dalam Kakigori ini menimbulkan keindahan dan kelezatan saat dilihat dan dirasa. Kombinasi ukuran gunung es di mangkuk dan siraman sirup pada Kakigori menjadi salah satu jawabnya.

Referensi:

Gunadarma. 2006. Prinsip Desain sebagai Elemen Komposisi Bentuk. Diakses 31 Maret 2015. Tersedia di:

<http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/estetika/Bab_5.pdf>

Surasetja, R. I. 2007. Fungsi, Ruang, Bentuk dan Ekspresi Dalam Arsitektur. Diakses 31 Maret 2015. Tersedia di:

<https://www.academia.edu/4205413/FUNGSI_RUANG_BENTUK_DAN_EKSPRESI_DALAM_ARSITEKTUR>

Lapointe, Rick. 2000. Kakigori: A Close Shave Doused In Sweet Syrup. Diakses 31 Maret 2015. Tersedia di:

<http://www.japantimes.co.jp/life/2001/08/12/food/kakigori-a-close-shave-doused-in-sweet-syrup-2/>

-rumaishatul ulya-1206204102-

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: