there’s something about geometry + architecture

May 30, 2015

DISPLACEMENT

Filed under: everyday geometry — diahoktaffenti @ 19:35
Tags:

PERPINDAHAN

Dalam dunia arsitektur, saya ingin mengetahui tentang detail pergerakan aktifitas pengguna ruang yang beriringan dengan waktu yang terus berjalan. Untuk alasan efisiensi dan efektifitas dalam sebuah kebutuhan fungsi dan kualitas yang dituntun oleh panca indra. Sering kali kepadatan dari suatu kegiatan dapat menghentikan pergerakan atau perpindahan yang juga dibutuhkan oleh beberapa pengguna ruang yang ingin menghemat waktu.

1bg2

Sumber: http://thescienceclassroom.org/physics/motion-in-1-d/distance-and-displacement/

Kepadatan dapat disebabkan oleh tabrakan-tabrakan jalur yang arahnya saling memotong dalam area yang sama. Seharusnya kondisi ini dapat diatur menjadi lebih baik dengan metode yang sama dari arah pergerakan atau perpindahan. Namun, metodenya dengan membedakan arah pergerakan, misalnya perpindahan A ke B yang bertabrakan dengan C ke D. Hal ini bisa diatur dengan membedakan posisi perpindahannya dengan meletakkannya dalam arah ke tiga yang bersifat tetap, misalnya berbeda ketinggian. Saya mencoba merefleksikan pergerakan yang dimaksud sebagai sebuah Vektor agar lebih jelas penggambarannya.

D1

Sumber: 2057 Michio Kaku

Vektor sering diartikan sebagai sesuatu yang memiliki besar atau arah. Besar yang dimaksud dapat dideskripsikan sebagai nilai atau memiliki parameter tertentu. Sedangkan arah dapat dideskripsikan sebagai orientasi. Nilai dan Orientasi tersebut proporsional dengan bentuk dan arah yang bertepatan dengan konteksnya. Vektor dapat melambangkan perpindahan sesuatu dari satu titik ke titik yang berbeda lainnya. Vektor dapat mendeskripsikan Posisi, Kecepatan, dan Percepatan sesuatu yang bergerak. Dalam merancang arsitektur, vektor dapat menjadi sebuah deskripsi pergerakan pengguna, baik yang menetap maupun yang temporer. Sesuatu yang menetap dalam konteks kebutuhan akan berkegiatan adalah kegiatan bergerak dalam beberapa titik dalam area yang sama, sedangkan temporer lebih banyak titik dan bisa berpindah area yang berbeda-beda.

D

Sumber: Eksplorasi Pribadi Media Sketch Up

Hal ini dapat diilustrasikan dalam kondisi nyata pada sebuah labirin atau sirkulasi suatu kegiatan. Labirin dapat memiliki jalur yang rumit dan bahkan berdekatan dalam area yang sama, sirkulasi juga dapat memiliki jalur yang berbeda namun mungkin dapat diaplikasi dalam fungsi yang berbeda.

2bg2

Sumber: http://colicul.heck.in/game-mazing-day-labirin.xhtml

Perpindahan sesaat dari suatu gerakan, sering diwadahi dengan area transisi dari proses merancang arsitektur. Hal ini dapat dipercepat melalui penarikan sebuah garis lintas yang bisa terasa lebih efisien dalam penggunaan tempat dan waktu. Pada sebuah desain, sering mewadahi perpindahan sesaat yang dapat menjadi salah satu solusi dalam efisiensi besaran ruang dan waktu. Dalam konteks perancangan arsitektur, vektor dapat dijadikan cara yang dapat dihitung namun tak terhitung juga akhir dari besaran nilai dan arah perpindahannya dalam ruang. Vektor, umumnya bergerak dalam 3 arah, pada sumbu X, sumbu Y dan sumbu Z.

my vectors 2

Sumber: Eksplorasi Pribadi Media Sketch Up

Hal ini merupakan gambaran dalam merancang bangunan yang bisa memperluas ke arah vertikal seperti bangunan tinggi dan ke arah horizontal seperti aula yang lebar. Arsitektur tidak hanya “meruang” dalam arti fisik yang bisa dicerap oleh panca indra dengan tuntutan kenyamanan dan kesenangan sebagai sebuah standarnya, tetapi juga dapat sebuah yang tidak terlihat atau “metafisik” yang bisa berupa hal yang tidak ada namun dirasa “hadir”. Vektor yang ada tak selalu hadir secara cerapan indra kita, tetapi juga dapat dirasa dalam jaringan keterhubungan antar manusia atau antar makhluk hidup atau juga antara sesuatu yang dapat berpindah pindah.

3bg2

Sumber: Felix the Cat, 1959 – https://www.youtube.com/watch?v=amGbBFsiuzc

Dalam pembahasan ini, alasan saya memilih hal ini untuk dibahas, dengan tujuan untuk membantu kerumitan yang sering terjadi dalam sebuah jaringan atau jalur-jalur sirkulasi dan juga meringkas besaran ruang yang terpakai dan memperpendek durasi waktu yang dilewatinya. Dalam hal ini pengguna juga perlu menyadari bahwa efisiensi ruang dan waktu dapat dipakai, baik pada kondisi “darurat” maupun yang tidak, agar dapat melakukan kegiatan yang lainnya lagi untuk memperoleh densitas kegiatan yang kompleks dan beragam.

Kata Kunci : Vektor, Perpindahan dan Percepatan, Waktu, Ruang, Sirkulasi

Referensi:

  1. Physics, for scientist and Engineers, Equilibrium, Pearson-Randall D.Knight, 2008
  2. Shape as Memory, A Geometric Theory of Architecture, Michael Leyton, 2006
  3. http://en.wikipedia.org/wiki/Displacement_(vector)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: