there’s something about geometry + architecture

June 19, 2015

Gestalt Theory in “Unfinished Swan”, a Game about Exploring the Unknown

Filed under: Uncategorized — shabyhanifa @ 17:04

keyart_1_swan

Unfinished Swan adalah sebuah game pada platform PS3, yang diciptakan oleh developer bernama Giant Sparrow. Dalam game ini, ada bermain sebagai Monroe, seorang anak laki-laki yang diberi peninggalan sebuah lukisan angsa yang belum diselesaikan oleh ibunya yang telah meninggal. Namun, suatu ketika angsa tersebut menjadi “hidup”, dan pergi meninggalkan Monroe. Monroe mencoba untuk mengejar angsa tersebut dan ia menemukan sebuah pintu yang aneh, yang di dalamnya berisi dunia yang “kosong”, seluruh nya berwarna putih.

Mulai dari sini, anda bermain dengan format first person perspective, dan cara anda menjelajahi dunia putih tersebut adalah dengan “melemparkan” tinta hitam ke sekitar anda, dan cipratan tinta hitam tersebut akan mengenai objek-objek berwarna putih sehingga terlihat gambaran bentuk dari benda tersebut. Dari hal ini anda dapat mengetahui gambaran apa yang ada di sekeliling anda dan jalan mana yang harus anda pilih untuk mencari angsa tersebut. Untuk dapat membayangkan gameplay dari game ini, anda dapat menonton video nya di bawah ini.

Ketika cipratan tinta anda mengenai suatu objek, anda tidak akan mencipratkan tinta ke objek tersebut terus menerus, melainkan hanya sampai benda tersebut menunjukkan form nya, walaupun gambaran objek tersebut tidak sempurna. Dalam proses kita mencipratkan tinta untuk mengenali sekeliling kita, terjadi banyak contoh teori gestalt untuk persepsi 2 dimensi. Sebagai contoh, saya membuat beberapa analisis berdasarkan potongan adegan yang ada dalam game ini.

image_the_unfinished_swan-19057-2506_00062

Teori Gestalt yang berlaku pada potongan gambar di atas adalah law of closure, anda tidak melihat gambaran keseluruhan dari jembatan, namun anda tetap dapat mempersepsikan benda tersebut sebagai sebuah jembatan karena menurut teori Gestalt, otak kita memproses informasi secara keseluruhan, dan dalam kasus di atas, otak kita cenderung mengisi “gap” yang ada di antara garis untuk dapat mengetahui apa benda tersebut. Tentu saja, kita tidak akan dapat mengetahui benda tersebut apabila kita memproses gambar secara satu per-satu. the-unfinished-swan-playstation-3-ps3-1350284851-019

lkjlkj2kjhkjh

Gambar di atas menunjukkan teori Gestalt yaitu law of continuity, kita dapat tahu bahwa benda yang saya tandai dengan garis merah pada gambar kedua adalah sebuah jalan setapak karena otak kita menganggap bahwa garis dari jalan setapak tersebut  memiliki “alur” yang linier sehingga benda yang melewati garis merah tersebut merupakan satu kesatuan. Hal ini didukung oleh gambar ketiga yang menunjukkan bahwa kita tidak menganggap garis yang tidak linier dari yang lain sebagai sebuah jalan setapak, namun sebagai hal lain.

2720148-unfinishedswan3sdfsfda

law of closure

the-unfinished-swan-playstation-3-ps3-1350284851-046sgsfgsgs

law of closure

maxresdefault (2)kjhkjhk

law of closure

theunfinishedswanlkjlkjlkj

pada gambar di atas, menunjukkan teori Gestalt yaitu law of similarity (yang diberi garis kotak tebal berwarna merah), hal ini dikarenakan kita mengetahui bahwa bentuk-bentuk wajik yang berbaris tersebut merupakan kesatuan dan membentuk sebuah pembatas, walaupun bentuk wajik tersebut berbeda warna dan ada yang tidak utuh.

Dari analisis di atas, jelas bahwa kita banyak menerapkan teori Gestalt dalam mempersepsikan sesuatu dalam permainan Unfinished Swan ini. Apabila otak kita tidak bekerja berdasarkan teori Gestalt dalam persepsi 2 dimensi, kemungkinan kita tidak dapat memainkan game ini karena tidak dapat mempersepsikan cipratan tinta yang acak tersebut menjadi sebuah objek yang notabene dibutuhkan untuk dapat memainkan serta menyelesaikan permainan.

Nilai tambah dari game Unfinished Swan ini adalah secara tidak langsung kita melukis sesuatu dari tinta yang kita cipratkan, dan menjadi suatu lukisan yang menarik apabila terlihat dari kejauhan seperti gambar di bawah ini

n,mnmnmn

Referensi : https://www.youtube.com/watch?v=qADXXnPy4hA

http://www.forbes.com/sites/carolpinchefsky/2012/10/29/review-the-unfinished-swan-is-a-splash-of-brilliance-that-soon-fades/

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: