there’s something about geometry + architecture

March 26, 2016

Beaux-Arts Work: Corcoran Gallery of Art

Filed under: Uncategorized — faradinarifiani @ 11:31

Sebagai sekolah arsitektur klasik yang menanami gaya Neoclassical Art, terletak tepatnya di Paris, Perancis, Ecole de Beaux-Arts, sebagai Akademi Parisian yang paling berpengaruh bahkan sampai sekarang. Salah satu yang menonjol dari sekolah ini adalah pencampuran antara gaya Renaissance dan komponen lain dalam sebuah gabungan yang stylish. Sekolah ini juga dapat memproduksi karya yang simple dan menampilkan karakter modern pada masa kini.

Salah satu karya Beaux-Arts yang akan saya bahas adalah Corcoran Gallery of Arts, sebuah galeri seni yang juga merupakan sebuah sekolah yang terletak di Washington D.C. karya dari lulusan Ecole de Beaux-Art, Ernest Flagg.

PJ-BH758_CORCOR_G_20120611175749

Flagg menggunakan metode Beaux Art dalam mempelajari komposisi dan karakter, dengan tetap mempertahankan gaya klasik namun juga menerapkan pergerakan Neo-Grec dan structural dalam kebutuhan tipe dan programnya, sehingga dapat dilihat pada beberapa gambar berikut.

cga 1

cga 2

Dari kedua tampak di atas, dapat dilihat bahwa Corcoran Gallery of Art menerapkan gaya Renaissance Modern serta gaya Neo-Grec. Hal ini dapat dilihat dari:

Renaissance Modern:

  • Terdiri dari tiga partisi bagian
  • Memiliki 3 pintu masuk
  • Terdiri dari loggia (galeri atau ruangan yang memiliki satu atau lebih bagian luar) yang diapit kolom berpasangan
  • Atap pelana dengan cahaya matahari

Neo Grec Modern:

  • Detail ornamen
  • Pahatan dan sculpture
  • Ornamen dari besi tempa

cga 5

Dari gambar potongan di atas, dapat terlihat pula bahwa setiap atap menunjukkan fungsi ruang yang berbeda-beda. Gambar potongan ini juga mengindikasi sequences spatial: galeri, atrium sebagai ruang terbesar pada tempat ini serta exhibition hall.

Denah Corcoran bisa dibilang sebagai kekuatan utama dari bangunan ini. Dengan karakteristik dari komposisi sederhana, eliminasi struktur rigid axial dan hirarki bagian.

cga 6

 

cga 4

Atrium sebagai ruang terbesar memiliki dua level dan dua mezanine diantaranya dengan koridor yang mengitarinya. Atrium ini mengikuti Classical Order menggunakan kolom Doric pada bagian bawah, serta kolom Ionic pada bagian atas, dengan kolom-kolom ini saling mengitari mezzanine dan adanya empat kolom utama pada bagian tengah.

int-10

Penggunaan Kolom doric pada level pertama dan kolom Ionic pada level kedua

Classical_orders_from_the_Encyclopedie

Arsitektur klasik roman dikomposisikan dalam satu Bahasa, yaitu “bentuk”. Elemen klasik arsitektur itu diatur dalam sebutan “Order”. Sampai saat ini terdapat 5 order utama yaitu: Tuscan, Doric, Ionic, Corithian dan Composite. Keseluhan Order ini mempresentasikan tradisi Roman pada masa itu.

Dengan demikian dapat dilihat bahwa Corcoran Gallery of Art ini tidak hanya menerapkan gaya Renaissance dan Neo-Grec Modern tetapi juga menerapkan gaya Arsitektur klasik seperti karya Beaux-Arts lainnya.

Faradina Rifiani

1306367656

Referensi:

Bacon, Mardges. 1986. Ernest Flagg: Beaux-Arts Architects and Urban Reformer. New York: The Mit Press

Muthesius, Hermann. 1994. Style-Architecture and Building-Art: Transformation of Architecture in The Nineteenth Century and Its Present Condition. United States of America: The Getty Center

Corcoran Gallery of Arts and School of Design. 2015. http://www.corcoran.org/

Fuller, 2010. Corcoran Gallery of Art Section and Elevation. http://www.coroflot.com/efuller/projects

Meler, Allison. 2014. Corcoran Gallery of Art floor plan from “Rand, McNally Washington guide to the city and environs” (1917). http://hyperallergic.com/146558/in-the-internet-archives-millions-of-public-domain-images-a-guide-to-museum-history/

The Classical Orders of Architecture: A Handbook of The Classical Tradition. http://theclassicalorders.com/theclassicalorders.html

 

2 Comments »

  1. Saya ingin bertanya, apakah pada saat pereduksian grid si arsitek juga memasukan unsur program ruang? atau hanya sekedar komposisi saja dan program ruang di masukan belakangan?Setahu saya metode pembelajaran yang diajarkan di Beaux Arts juga ada pendekatan Parti atau konsep design sebelum beralih ke komposisi.

    Nadia Amira
    1306405206

    Comment by nadiamirra — March 27, 2016 @ 11:13

  2. Saya tertarik untuk membahas sedikit pembahasan Anda mengenai Column Order. Mengenai jenis kolom Ionic, Doric, Corinthian, Tuscan, dan juga Composite. Tidak seluruhnya merupakan representasi dari tradisi Roman di saat itu. Sepemahaman saya Kolom Ionic, Doric beserta Corinthian merupakan hasil dari representasi berbagai jenis tubuh manusia bangsa Yunani. Apakah kemudian ada alasan lebih lanjut entah aspek filosofis atau teknis dari penempatan Kolom Doric pada lantai 1 dan Ionic pada lantai 2?

    Comment by lissachristielopessurya — March 27, 2016 @ 13:13


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: