there’s something about geometry + architecture

March 27, 2016

Penggunaan Euclidean Geometry pada Pembentukan Fractal Geometry

“Clouds are not spheres, mountains are not cones, coastlines are not circles, and bark is not smooth nor does light travel in a straight line” (Mandelbrot, Benoit B. 1982. The fractal Geometry of Nature)

Kutipan diatas adalah salah satu quotes terkenal mengenai geometri fraktal. Dimana geometri fraktal membicarakan mengenai geometri yang terinspirasi dari alam. Inspirasi dari alam itulah yang membuat bentuk dari geometri ini tidak teratur, dan masuk kedalam golongan geometri non-euclidean. Contoh observasi geometri fraktal di alam yang sering digunakan adalah awan, pohon, bunga, aliran air, dll.

Namun, bagaimana bila dalam pencapain geometri fraktal tersebut dapat dilakukan dengan penggunaan geometri euclidean? Seperti yang kita ketahui geometri euclidean kerap akan permainan garis, bidang planar, ataupun platonic solid. Dengan eksplorasi lebih jauh bentuk geometri euclidean inilah muncul bentukan alam yang dapat kita bilang sebagai geometri fraktal.

 

Gambar diatas menunjukan permainan bidang planar persegi, dan juga segitiga yang dapat membentuk bentuk pohon.

 

fractalsnowflake

Bidang segitiga yang dimainkan dan kemudian membentuk butiran salju.

 

Gambar diatas adalah eksplorasi digital dari penggunaan persegi yang mereplika bentuk permukaan laut.

Selain itu, tidak hanya bidang planar (2d) sajalah yang bila diekplorasi dapat membentuk geometri fraktal. Permainan platonic solid juga dapat digunakan dan membentuk geometri fraktal.

PythagorasDragon5

Kubik yang di overlap terus menerus dan kemudian membentuk ranting pohon.

4038c5cdf198f44532b1962cef2bd4ea

 

Vania Alisha

1306392720

Referensi:

 

1 Comment »

  1. hallo Vania ,
    Anda menuliskan bahwa “geometri fraktal membicarakan mengenai geometri yang terinspirasi dari alam. Inspirasi dari alam itulah yang membuat bentuk dari geometri ini tidak teratur, dan masuk kedalam golongan geometri non-euclidean.”

    menarik bahwa ternyata komposisi yang “terlihat teratur” ini ternyata berawal dari ketidakteraturan. saya ingin bertanya. Apakah ada rumus atau aturan tertentu dalam penyusunan geometri fraktal ? yang sehingga membuat komposisi tersebut menjadi terlihat indah/teratur ? terimakasih🙂

    Comment by cindythearas — March 28, 2016 @ 00:31


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: