there’s something about geometry + architecture

March 28, 2016

Akan Terlihat Seperti Apa Tubuh Kita Jika Masuk ke Dunia Pixar?

Filed under: Uncategorized — khairunnisaliummah @ 10:17

Pixar merupakan salah satu perusahaan animasi terbesar di dunia. Banyak film-film animasi yang dianggap sukses lahir dari rumah animasi ini. Film-film animasi Pixar juga dikenal dapat dinikmati oleh segala kalangan. Cerita-cerita dari rumah animasi ini tentunya mengkisahkan mengenai makhluk hidup. Entah itu yang memang exist  di dunia nyata, maupun makhluk-makhluk baru hasil imajinasi dari para produser Pixar.

Dalam geometri, semua makhluk hidup di dunia ini memiliki proporsi tertentu. Bahkan kita memiliki proporsi special  yang sering disebut-sebut sebagai golden proportion. Dalam dunia nyata, proporsi pada tubuh manusia adalah sebagai berikut.

cc

 

Apabila kita bandingkan dengan proporsi tubuh manusia di dunia Pixar

Dari ketiga tokoh dalam film pixar tersebut, ketiganya menunjukka adanya golden proportion dalam pembuatannya. Saya mencoba melakukan hal yang sama dengan mengukur proporsi manusia di sunia nyata, yaitu pertama-tama dengan menaruh garis tengah pada sejajaran hidung secara vertical. Kemudian melanjutkan prosesnya dan ternyata memang benar bahwa perusahaan animasi sekelas Pixar ppun masih menggunakan proporsi emas yang telah digunakan sejak berates ratus tahun lalu.

Namun, ada sedikit perbedaan dalam penggunaan proporsi emas tersebut. Hanya Violet Parr, karakter dari film the Incredibles  saja yang proporsinya mendekati manusia di dunia nyata. The Incredibles merupakan film pertama Pixar yang menjadikan manusia sebagai tokoh-tokoh utamanya. Selanjutnya, kakek di film UP dan Boo dari film Monster inc juga menggunakan proporsi emas, namun pengaplikasiannya berbeda dari Violet Parr. Dua film ini memang film yang diproduksi setelah the Incredibles. Penggunaan proporsi yang berbeda membuat kedua tokoh selain Violet Parr membuatnya terlihat imut. Violet Parr sendiri sebenarnya masih mendekati proporsi pada manusia asli. Tidak mungkin bukan, memiliki perut sekecil Violet Parr?

Film terbaru Pixar yang memiliki banyak penggemar juga menerapkan proporsi ini. Namun lagi, lagi proporsinya masih mendekati proporsi manusia nyata.

slide_378810_4472416_free

Setelah merubah proporsinya menjadi proporsi dunia nyata, Elsa dalam film Frozen tidak memiliki pinggang sekecil sebelumnya. Namun tidak sedramatis Elsa sebelumnya.

Apabila kita melihat karakter Pixar lainnya yang non human dan merupakan makhluk rekaan.

Kedua karakter dalaam Monster Inc. ini ternyata menggunakan proporsi emas juga, namun jelas-jelas berbeda dengan proporsi pada manusia nyata.

Dari pembahasan ini, saya dapat menyimpulkan bahwa proporsi emas atau golden proportion  masih digunakan dalam produksi film-film fantasi hingga saat ini. Namun, penggunaan yang sedikit berbeda dengan makhluk di dunia nyata mungkin memang diperlukan untuk membuatnya semakin fantasi dan unrealistic, yang memang tidak dapat terjadi di dunia nyata, memberikan pandangan baru mengenai suatu dunia yang baru di alam impian para penonton dan penikmat film-film animasi Pixar yang dapat mengeluarkan kita dari dunia nyata walau hanya sejenak.

 

Referensi

Elam, K. (2011). Geometry of design: studies in proportion and composition. New York: Princeton Architectural Press.

How Pixar Uses Math to Make Characters Look Perfect. (2014, November 11). Retrieved March 27, 2016, from http://gizmodo.com/how-pixar-uses-math-to-make-characters-look-perfect-1657339566

Sieczkowski, C. (2014, October 30). Disney Princesses With Realistic Waistlines Look Utterly Fabulous. Retrieved March 27, 2016, from http://www.huffingtonpost.com/2014/10/30/disney-princess-real-waistline_n_6076634.html

The SCIENCE behind the perfect DISNEY FACE… (2015, June 12). Retrieved March 27, 2016, from http://moviepilot.com/posts/3299302

 

Khairunnisa Liummah – 1306449510

5 Comments »

  1. Manusia memiliki proporsi tubuh yang berbeda namun beberapa anatomi yang sama dengan makhluk hidup lain seperti hewan ataupun karakter animasi yang anda sebut. Mengacu pada proporsi “spesial” pada manusia, apakah golden proportion dapat dipakai untuk mengidentifikasi jenis makhluk hidup atau tokoh animasi? selain itu, dramatisasi pada tokoh animasi dengan mengubah proporsinya dimaksudkan menarik minat penonton melalui permainan imajinasi. Lalu bagaimana pengubahan proporsi manusia sehingga tidak lagi sesuai dengan golden proportion dapat dikatakan lebih “menarik”?

    Comment by aulianasalma — March 28, 2016 @ 11:50

  2. Pembahasan yang sangat menarik mengenai golden proportion dan tokoh-tokoh pixar.
    saya ingin bertanya, untuk karakter pixar yang bukan manusia, acuan utama dalam pembuatan proporsi tubuhnya lebih mengacu pada proporsi tubuh manusia atau lebih mengacu pada golden proportion?

    Comment by athiyahalatas — March 28, 2016 @ 11:52

  3. Seperti yang saya tahu bahwa golden proportion terdapat bada berbagai hal di dunia ini, seperti pada bangunan arsitektural, benda-benda alam (hewan, tanaman) dan termasuk tubuh manusia. namun disini saya ingin bertanya bagaimana tahapan pembuatan tokoh kartun seperti pembahasan diatas, apakah sang pencipta tokoh membuat rectengle golden propotion terlebih dahulu baru menggambar bagian-bagian tubuhnya tau sebaliknya?

    Comment by carynarviany — March 28, 2016 @ 12:30

  4. Menurut saya, golden section pada karakter-karakter pixar ini digunakan untuk membuat penonton mudah tertarik dengan karakter mereka. Sangat menarik bahwa ternyata ada unsur golden section yang diterapkan dalam karakter-karakter ini.

    Comment by tharraayuriany — March 28, 2016 @ 12:42

  5. pembahasannya sangat menarik, namun apakah haya tokoh pixar yang menggunakan proporsi golden section dalam pembuatannya?
    Menurut asumsi saya, sepertinya penggunaan golden section ini juga diterapkan dalam pembuatan tokoh – tokoh animasi lainnya. Akan tetapi penggunaan proporsi ini apakah dilakukan secara disadari (conscious), ataukah ada unsur ketidaksadaran (unconscious) dalam membut proporsi tokoh karakter ini?

    Comment by karenwhrdj — March 28, 2016 @ 15:16


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: