there’s something about geometry + architecture

March 28, 2016

Geometri dalam Desain Seni Islam

Filed under: Uncategorized — Indira Novadiani @ 00:15

Salah satu warisan budaya Islam yang terkenal adalah penggunaan pola geometri pada kesenian dan arsitekturnya. Pada bangunan maupun karya seni bercorak islam pasti sering sekali kita temui pola-pola berulang yang membentuk sebuah pola baru yang menjadi gaya dalam desain seni yang kerap diaplikasikan pada bangunan-bangunan seperti dinding masjid, karpet, maupun karya-karya yang mencirikan kultur umat muslim lainnya. Pengulangan bentuk segitiga, dan bentuk-bentuk bersudut yang membentuk pola menjadi ciri khas dalam ornamen bentuk dalam karya seni Islam. Hubungan antara titik, garis serta bidang sederhana dapat membentuk sebuah abstraksi dan geometri kompleks yang elegan pada pengaplikasiannya.

Arsitektur Islam adalah sebuah karya seni bangunan yang terpancar dari aspek fisik dan metafisik bangunan melalui konsep pemikiran islam yang bersumber dari Al-Qur’an, Sunnah Nabi, Keluarga Nabi, Sahabat, para Ulama maupun cendikiawan muslim. Aspek Fisik adalah sesuatu yang nampak secara jelas oleh panca indera. Dalam hal ini sebuah bangunan dengan fasade yang memiliki bentuk dan langgam budaya islam dan dapat dilihat secara jelas melalui beberapa budaya, seperti budaya arab, cordoba, persia sampai peninggalan wali songo. Bentuk fisik yang biasa diterapkan dalam sebuah bangunan sepetri penggunaan kubah, ornamen kaligrafi, dan sebagainya. (Sumber:wikipedia)

Pola-pola serupa diatas seringkali kita temui pada karya-karya bercorak muslim. Terlihat kesamaan bentuk pada setiap ornamen kesenian islam yang terdiri dari geometri sederhana berulang.

Geometri mengambil peran cukup besar dalam perkembangan karya seni pada peradaban islam, dapat kita lihat dari berbagai desain struktur gaya keseniannya yang banyak kita jumpai menggunakan pola-pola geometri berbentuk garis, lingkaran dan pola lainnya yang tersusun membentuk satu kesatuan yang mengandung makna spiritual dan memiliki nilai estetika atau keindahan yang tinggi. Dengan menggunakan konsep geometri pada matematika, kesenian islam dapat membentuk suatu estetika yang bernilai tinggi.

Bagaimana cara membuat pola kompleks dari bentuk geometri sederhana? Pola-pola yang rumit dapat kita reduksi menjadi sebuah bentuk sederhana, seperti garis dan lingkaran.

7lingkaran

7 lingkaran bersinggungan

geo baru

menemukan geometri baru dari lingkaran

Bentuk bentuk yang dihasilkan dari persinggungan garis, bidang dan membentuk geometri baru.

bentuk

cas

 

 

 

Bentuk-bentuk kompleks yang memiliki nilai estetika tinggi terbentuk dari pola pola sederhana yang dapat kita buat dengan alat alat sederhana seperti busur dan penggaris. Keakuratan serta kesamaan ukuran membuat pola tetap terjaga sehingga dapat membentuk pola-pola mendetail yang lebih kompleks.

Secara garis besar, umumnya yang banyak ditemukan dalam pola desain geometris seni islam terdapat tiga kategori:

  • empatFourfold: ini adalah pola yang dapat didasarkan pada pembagian lingkaran menjadi empat bagian yang sama.
  • limaFivefold: ini adalah pola yang dapat didasarkan pada pembagian lingkaran menjadi lima bagian yang sama
  • enamSixfold lipat: ini adalah pola yang dapat didasarkan pada pembagian lingkaran menjadi empat bagian yang sama.

komplesk

(Pola Sixfold Desain Geometris seni islam, gambar: archnet.org)

Terdapat keunikan pada pola diatas yang memiliki dua belas pola menunjuk bintang. Pola bintang ini dapat dirancang dengan menempatkan:

  • Empat segitiga dalam lingkaran (4 x 3 = 12) atau
  • Tiga kotak di dalam lingkaran (3×4 = 12) atau
  • Dua segi enam di dalam lingkaran (2×6 = 12)

untuk memahami lebih dalam, berikut video mengenai kompleksitas geometri dalam karya seni islam:

INDIRA NOVADIANI

1306392765

 

Referensi:

http://www.dimensisains.com/2015/10/geometri-kompleks-dalam-design-seni.html

http://artofislamicpattern.com/resources/educational-posters/

https://www.metmuseum.org/toah/hd/geom/hd_geom.htm

 

1 Comment »

  1. Hai Indira, di artikel ini sudah dijelaskan bagaimana geometri bekerja sebagai pembentuk dari motif-motif yang ada dalam karya seni kebudayaan Islam. yang ingin saya tanyakan adalah apakah geometri hanya akan menghasilkan sebuah pola, atau sebenarnya ada makna dari ajaran Islam dalam penggunaan geometri dan pembentukan pola tersebut? terima kasih🙂

    Comment by rizkaalmadea — March 28, 2016 @ 01:03


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: